Ambisi Emas Timnas Indonesia: Target Juara Piala ASEAN 2026
Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, telah menegaskan sebuah target ambisius yang tidak main-main: meraih gelar juara Piala AFF 2026, yang kini dikenal dengan nama ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala ASEAN 2026. Turnamen edisi ke-16 ini dijadwalkan akan bergulir mulai akhir Juli mendatang, dan bagi tim nasional Indonesia, ini adalah kesempatan untuk mengakhiri penantian panjang setelah enam kali harus puas sebagai runner-up.
“Target kita tidak main-main, kita kepengin target kita adalah meraih juara untuk AFF ini, senior. Kami merindukan itu,” ujar Sumardji dalam sebuah kesempatan di sela-sela latihan timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta. Pernyataan ini menggarisbawahi keseriusan PSSI dalam upaya mengembalikan kejayaan sepak bola nasional di kancah regional.
Mengembalikan Kepercayaan Publik dan Dominasi di Asia Tenggara
Target juara Piala ASEAN 2026 bukan sekadar ambisi untuk menambah trofi. Sumardji menjelaskan bahwa pencapaian ini memiliki dua dimensi penting. Pertama, ini adalah upaya untuk menegaskan kembali dominasi Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Kedua, dan tak kalah krusial, adalah mengembalikan kepercayaan publik terhadap timnas Indonesia. Ia mengakui bahwa antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap skuad Garuda telah mengalami penurunan, terutama pasca kegagalan timnas lolos ke Piala Dunia 2026.
Oleh karena itu, dengan menjuarai Piala ASEAN 2026, PSSI berharap timnas Indonesia dapat kembali merebut hati para penggemar. “Maka kami ingin membuktikan bahwa memang anak-anak kita ini memang layak untuk bisa diapresiasi dan layak untuk bisa mendapatkan tempat kembali seperti dulu lagi. Punya fans yang betul mengelu-elukan, punya fans yang ketika pertandingan di GBK mereka datang, di luar juga disempatkan datang,” ungkap pria yang pernah menjabat sebagai manajer timnas Indonesia ini.
Persiapan Matang di Bawah Komando John Herdman
Demi mewujudkan target mulia tersebut, pelatih timnas Indonesia, John Herdman, telah menyusun program persiapan yang komprehensif. Tahap pertama pemusatan latihan (TC) telah rampung dilaksanakan di Jakarta. TC perdana ini diikuti oleh 23 pemain, di mana Marselino Ferdinan menjadi satu-satunya pemain diaspora yang dipanggil. Sebagian besar pemain yang hadir berasal dari kompetisi domestik, BRI Liga 1.
Setelah jeda singkat, Herdman akan kembali mengumpulkan para pemain pilihannya untuk tahap kedua TC yang akan digelar di Bali selama 20 hari, dimulai pada awal Juli. Sesi latihan di Pulau Dewata ini menjadi tahapan krusial terakhir sebelum Herdman memutuskan skuad terbaik yang akan dibawa untuk mengarungi Piala ASEAN 2026.
Laga perdana tim Garuda di turnamen ini dijadwalkan akan berlangsung pada 27 Juni di Stadion Pakansari, Bogor, menghadapi Kamboja. Jadwal ini memberikan waktu yang cukup bagi tim untuk mematangkan strategi dan fisik para pemain.
Memanfaatkan Jeda Kompetisi untuk Optimalisasi Performa
Salah satu keuntungan yang dimiliki timnas Indonesia dalam persiapan ini adalah adanya jeda waktu yang cukup panjang antara akhir kompetisi domestik dengan dimulainya Piala ASEAN 2026. Liga domestik Indonesia baru akan bergulir kembali pada bulan September, sementara turnamen regional ini berlangsung dari Juli hingga Agustus.
“Dengan jeda waktu kita, jeda waktu kita yang cukup panjang ini, karena kita kan liga, liga ini kan mulainya September. Sementara AFF ini kan mulainya kan boleh dibilang Juli sampai dengan Agustus. Nah, jeda waktu yang cukup panjang dan anak-anak tidak ada kegiatan inilah yang kita manfaatkan untuk betul-betul mempersiapkan ini dengan sebaik-baiknya,” jelas Sumardji.
Memanfaatkan periode tanpa kompetisi ini, PSSI dan staf pelatih bertekad untuk memaksimalkan setiap momen demi menciptakan tim yang solid, kuat, dan siap untuk bersaing memperebutkan gelar juara yang telah lama dirindukan oleh publik sepak bola Indonesia. Fokus pada fisik, taktik, dan mental menjadi kunci utama dalam setiap sesi latihan yang dijalani.
Rangkuman Persiapan Timnas Indonesia Menuju Piala ASEAN 2026:
- Target Utama: Meraih gelar juara Piala AFF 2026 (ASEAN Hyundai Cup 2026).
- Pelatih: John Herdman.
- Ketua Badan Tim Nasional (BTN): Sumardji.
- Tahap Persiapan:
- Tahap 1: Pemusatan latihan di Jakarta (telah selesai).
- Peserta: 23 pemain, termasuk Marselino Ferdinan (pemain diaspora).
- Tahap 2: Pemusatan latihan di Bali (akan dimulai awal Juli selama 20 hari).
- Tahap 1: Pemusatan latihan di Jakarta (telah selesai).
- Jadwal Pertandingan Perdana: 27 Juni di Stadion Pakansari, Bogor, melawan Kamboja.
- Keuntungan Strategis: Jeda waktu yang panjang antara akhir liga domestik (September) dan dimulainya Piala ASEAN 2026 (Juli-Agustus).
- Tujuan Latihan: Memaksimalkan persiapan fisik, taktik, dan mental pemain untuk menghadapi turnamen.




