Kontingen Indonesia sudah memenuhi sasaran empat medali emas di Asian Games 2026, namun Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menegaskan misi Merah Putih belum selesai. Tambahan emas masih mungkin diraih dari sisa pertandingan, sehingga para atlet diminta tetap menjaga konsentrasi hingga seluruh nomor tuntas. Indonesia sendiri saat ini berada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan total 31 medali, terdiri atas empat emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Kepastian tercapainya target itu datang pada Rabu (30/9), ketika atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi menjuarai nomor speed putri. Atlet berusia 25 tahun tersebut mencatat waktu 6,062 detik dan mengantarkan Indonesia meraih emas keempat di pesta olahraga Asia itu. Prestasi itu juga membuat Desak menjadi sorotan karena tampil sangat dominan sejak fase penentuan.
Erick menyampaikan apresiasi khusus atas capaian Desak. Dalam keterangannya yang dikutip Kamis (1/10), ia menyebut raihan tersebut bukan hanya menambah koleksi medali, tetapi juga memastikan target yang dipasang Indonesia telah terpenuhi. Ia menilai perjuangan Desak mencerminkan kerja keras atlet nasional yang mampu bersaing di level tertinggi Asia.
Lebih dari sekadar kemenangan, catatan 6,062 detik itu sekaligus memecahkan rekor Asian Games dan rekor Asia. Rekor sebelumnya juga atas nama Desak dengan 6,07 detik saat Kejuaraan Asia 2026 di Meishan, Tiongkok, pada April lalu. Dengan hasil terbaru ini, Desak memperbaiki pencapaiannya sendiri dan menegaskan posisinya sebagai salah satu pemanjat tercepat di Asia.
Menurut Erick, prestasi tersebut menunjukkan bahwa atlet Indonesia bukan hanya peserta, melainkan duta bangsa yang mampu tampil pada level tertinggi dan bersaing untuk gelar juara. Ia menekankan bahwa pencapaian itu sekaligus menjadi bukti ketangguhan Indonesia di arena olahraga kawasan. Di saat yang sama, pemerintah tetap akan mengawal perjuangan para atlet sampai pertandingan terakhir.
Meski target utama sudah diamankan, peluang Indonesia menambah emas belum tertutup rapat. Salah satu harapan masih datang dari cabang panjat tebing, khususnya nomor speed putra. Dari empat emas yang sudah terkumpul, tiga di antaranya sebelumnya berasal dari bulu tangkis dan angkat besi. Bulu tangkis menyumbang dua emas lewat nomor beregu putra dan pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, sedangkan satu emas angkat besi dipersembahkan Rahmat Erwin Abdullah. Erick berharap Indonesia Raya masih bisa kembali berkumandang di Nagoya.
Sumber: jawapos.com




