Bek muda Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, menunjukkan ekspresi kecewa setelah Macan Kemayoran kalah dari Bhayangkara FC. Namun, ia tidak membiarkan rasa sedih menguasai dirinya dan justru mengingatkan rekan-rekannya untuk segera bangkit dan fokus pada delapan pertandingan tersisa di Super League 2025/2026 yang harus dimenangkan.
Persija kalah 2-3 dari Bhayangkara FC dalam laga pekan ke-26 Super League 2025/2026, yang berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026). Meski tampil meyakinkan di awal pertandingan, tim asuhan Mauricio Souza gagal mempertahankan keunggulan mereka hingga akhir laga.
Pada babak pertama, Persija mencetak gol cepat melalui Rayhan Hannan pada menit ke-34. Namun, Bhayangkara FC langsung merespons dengan menyamakan skor melalui Moussa Sidibe pada menit ke-28. Setelah itu, Persija kembali memimpin melalui gol Fabio Calonego pada menit ke-63. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Bhayangkara FC berhasil membalikkan skor dalam waktu singkat.
Dalam injury time, Bhayangkara FC mencetak dua gol penting melalui Dendy Sulistyawan pada menit ke-86 dan Moussa Sidibe di menit ke-90+4′. Kemenangan ini membuat Bhayangkara FC unggul 3-2 atas Persija. Selain itu, Persija juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Jordi Amat mendapat kartu merah pada menit ke-49.
Kehilangan satu pemain di babak kedua memengaruhi performa Persija secara keseluruhan. Dony Tri Pamungkas mengakui bahwa hasil ini bukan yang diharapkan, tetapi ia melihatnya sebagai pelajaran berharga bagi tim.
“Pertandingan hari ini sangat keras,” ujar Dony Tri Pamungkas kepada awak media dalam konferensi pers, Minggu (5/4/2026).
“Iya, hasilnya bukan yang kami harapkan, tapi ini menjadi pengalaman berharga bagi kami untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.”
Meski mengaku kecewa, Dony Tri Pamungkas tidak ingin para pemain Persija terlalu larut dalam kesedihan. Ia menekankan bahwa perjalanan Macan Kemayoran belum selesai dan masih ada delapan pertandingan yang harus dimenangkan.
“Ya, pasti kecewa dengan hasil malam ini,” katanya.
“Tapi kita tidak boleh berlarut-larut karena masih ada delapan pertandingan lagi. Kita semua harus siap menghadapi laga-laga ke depan,” tambahnya.
Sebagai informasi tambahan, Persija akan segera menghadapi duel klasik melawan Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-27 Super League. Pertandingan ini akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS), pada Sabtu (11/4/2026).
Beberapa poin penting dari pertandingan ini antara lain:
- Persija kalah 2-3 dari Bhayangkara FC dalam laga pekan ke-26 Super League 2025/2026.
- Gol cepat dari Rayhan Hannan pada menit ke-34, namun Bhayangkara FC mampu menyamakan skor melalui Moussa Sidibe.
- Persija kembali memimpin melalui gol Fabio Calonego, tetapi Bhayangkara FC membalikkan skor di injury time.
- Jordi Amat mendapat kartu merah pada menit ke-49, sehingga Persija bermain dengan 10 pemain di babak kedua.
- Dony Tri Pamungkas mengakui kekecewaan, tetapi tetap optimis untuk bangkit dan memenuhi target delapan laga sisa.
Persija Jakarta kini harus segera fokus pada laga berikutnya melawan Persebaya Surabaya. Ini merupakan pertandingan penting yang bisa memberikan momentum positif bagi tim. Dony Tri Pamungkas berharap para pemain bisa belajar dari kekalahan ini dan tampil lebih baik di laga berikutnya.
















