Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung mengawali masa jabatannya dengan perombakan besar di tubuh Polri. Hanya sehari setelah dilantik, ia mengganti seluruh kepala kepolisian daerah di Pulau Jawa, mulai dari Banten hingga Jawa Timur, melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Perubahan itu menyentuh posisi strategis di Markas Besar Polri dan satuan kerja kewilayahan. Di wilayah Jawa, enam jabatan Kapolda ikut bergeser, termasuk jabatan di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pergantian ini menjadi salah satu langkah awal Suyudi setelah resmi memimpin Korps Bhayangkara.
Rinciannya, Kapolda Banten kini dijabat Brigjen Pol Hendra Kurniawan, menggantikan Irjen Pol Hengki. Di Polda Metro Jaya, tongkat komando berpindah dari Komjen Asep Edi Suheri kepada Irjen Pol Dadang Hartanto. Sementara itu, posisi Kapolda Jawa Barat berganti dari Irjen Pol Pipit Rismanto kepada Irjen Pol Hengki.
Perubahan juga terjadi di Jawa Tengah, ketika Irjen Pol Ribut Hari Wibowo digantikan Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan. Di Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto menyerahkan jabatan kepada Irjen Pol Dekananto Eko Purwono. Adapun di Daerah Istimewa Yogyakarta, Irjen Pol Anggoro Sukartono digantikan Irjen Pol Langgeng Purnomo.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi. Menurut dia, rotasi jabatan diperlukan agar pelaksanaan tugas tetap berjalan berkesinambungan sekaligus membuka ruang pengembangan karier bagi anggota. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut juga menjadi sarana penyegaran di lingkungan kepolisian.
Johnny menambahkan, total ada 88 personel yang masuk daftar mutasi dalam surat telegram itu. Dari jumlah tersebut, 70 personel memperoleh promosi atau menempati jabatan baru. Selain itu, 21 personel mengalami kenaikan pangkat, sementara sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah mendapatkan penyesuaian jenjang jabatan.
Ia berharap para pejabat yang menerima amanah baru bisa segera beradaptasi dengan tugas masing-masing. Mereka diminta melanjutkan program yang sudah berjalan dan memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat tetap optimal. Dengan rotasi ini, Polri menempatkan personel sesuai kebutuhan organisasi sekaligus menjaga kelancaran tugas di berbagai lini.
Sumber: jawapos.com




