Kekhawatiran Karina Ranau Usai Kehilangan Epy Kusnandar, Trauma Tak Mau Tambah Anak

Diposting pada

Perasaan Duka yang Masih Menyelimuti Hati

Duka masih terasa dalam hati Karina Ranau setelah kepergian suaminya, Epy Kusnandar. Di tengah masa-masa sulit ini, ia akhirnya berbicara tentang perasaan yang selama ini terpendam di hatinya. Dalam sebuah acara, wanita berusia 42 tahun ini tidak bisa menahan air mata saat menceritakan penyesalan terbesarnya sebagai seorang istri.

Bukan soal harta atau hal-hal material, melainkan sebuah permintaan sederhana dari almarhum yang belum dapat ia wujudkan. Karina mengungkapkan bahwa kepergian Epy secara tiba-tiba membuatnya merasa sangat bersalah. Ia merasa belum memberikan yang terbaik sebagai pendamping hidup aktor yang dikenal lewat peran Kang Mus tersebut.

“Kalau dia masih ada, kalau dia bisa hidup kembali, aku pengen minta maaf. Belum menjadi istri yang sempurna. Mungkin aku banyak salah, banyak khilaf,” ujarnya dalam tayangan Rumpi Trans TV, Rabu (18/3/2026).

Permintaan yang Tidak Terpenuhi

Yang paling menyakitkan bagi Karina adalah ketika ia mengungkapkan bahwa ia pernah menolak permintaan almarhum Epy Kusnandar. Saat itu, Epy sangat menginginkan kehadiran anak kedua sebagai adik bagi putra semata wayang mereka, Quentin. Namun, permintaan tersebut bertentangan dengan keinginan Karina.

“Aku nggak mau, aku trauma, capek kan. Aku bilang ‘Que aja sudah cukup’,” kenang Karina. Saat itu, Epy berharap memiliki anak perempuan agar Quentin tidak kesepian.

“Satu saja Bun, cewek, biar Que ada saudara,” kata Karina menirukan ucapan almarhum suaminya. Perasaan ini terasa sangat menyakitkan karena ia tidak bisa memenuhi harapan suaminya.

Kepergian yang Mendadak dan Menyedihkan

Kepergian Epy Kusnandar juga terbilang mendadak hingga Karina mengalami syok berat. Ia menjelaskan bahwa kepergian sang suami terjadi sangat tiba-tiba. Tidak ada tanda-tanda sakit parah sebelumnya. Kejadian tragis itu terjadi di pagi hari setelah mereka sempat menghabiskan waktu bersama dengan ceria di malam sebelumnya.

“Pagi itu tiba-tiba aku dengar suara dia jatuh. Dia jatuh, udah itu udah terakhir, udah nggak ngobrol lagi sama dia,” tutur Karina dengan pilu.

Sejarah Pernikahan yang Harmonis

Sebagai informasi, Karina Ranau dan Epy Kusnandar resmi menikah pada Juli 2008. Meskipun terpaut usia 20 tahun, rumah tangga mereka tergolong sangat harmonis dan jauh dari isu miring selama belasan tahun. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang kini sudah remaja bernama Quentin Stanislavski Kusnandar.

Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025, sekitar pukul 14.24 WIB di RS PON, Cawang, Jakarta Timur, dalam usia 61 tahun. Jenazah Epy dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Kamis pagi, 4 Desember 2025.

Gambar Gravatar
Rizki merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan