Kabar duka menyelimuti dunia musik Indonesia. Lucky Widja, vokalis grup band Element, menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 22.26 WIB di Rumah Sakit Halim, Jakarta. Pria yang dikenal dengan suara merdunya itu meninggal di usia 49 tahun setelah berjuang melawan penyakit TB ginjal yang dideritanya. Jenazahnya dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Senin (26/1/2026) siang.
Di balik perjuangannya melawan penyakit yang cukup serius, terselip secercah harapan. Aleima Sharuna, istri dari mendiang Lucky Widja, mengungkapkan bahwa suaminya sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan kondisi fisik dalam satu bulan terakhir sebelum kepergiannya.
Menurut Sharuna, Lucky tampak lebih segar dan bersemangat. Kabar ini tentu menjadi sedikit penghibur di tengah kesedihan yang mendalam. Sharuna menuturkan bahwa kondisi Lucky memang sempat membaik selama kurang lebih satu bulan. Namun, sayangnya, kondisi tersebut berubah drastis beberapa hari terakhir sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
“Enggak, sebulan tidak drop. Baru enggak enak-enak aja beberapa hari terakhir. Baru lemas di Minggu ke rumah sakit, langsung masuk ICU,” ungkap Sharuna dengan nada sedih saat ditemui di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Senin (26/1/2026).
Semangat juang Lucky Widja patut diacungi jempol. Meskipun tengah berjuang melawan penyakitnya, ia tetap berusaha menjaga kondisi tubuhnya. Salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan rutin melakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki. Aktivitas ini dilakukannya untuk melatih otot-ototnya agar tidak mengecil akibat penyakit yang dideritanya.
“Olahraga itu bukan olahraga berat sih, lebih jalan kaki. Karena dia perlu melatih ototnya supaya enggak mengecil,” jelas Sharuna.
Namun, beberapa hari sebelum meninggal dunia, Lucky mulai merasakan ketidaknyamanan pada tubuhnya. Meskipun demikian, ia belum bersedia untuk dibawa ke rumah sakit. Mungkin ia berharap kondisinya akan membaik dengan sendirinya.
“Sebenarnya sudah enggak enak beberapa hari terakhir, tapi belum mau dibawa ke rumah sakit,” imbuh Sharuna.
Hingga akhirnya, pada hari Minggu, kondisi Lucky semakin memburuk. Ia kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebuah rumah sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan, Lucky langsung mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU. Sayangnya, segala upaya medis yang dilakukan tidak mampu menyelamatkan nyawanya.
Kepergian Lucky Widja meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, kerabat, sahabat, dan tentunya para penggemarnya. Ia dikenal sebagai sosok yang ramah, rendah hati, dan memiliki semangat juang yang tinggi.
Di akhir pernyataannya, Sharuna memohon doa dari seluruh masyarakat agar perjalanan sang suami dilancarkan dan segala kesalahannya dimaafkan. Ia juga memohon maaf apabila selama hidupnya, Lucky pernah melakukan kesalahan atau mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati orang lain.
“Mohon doanya agar Almarhum suami saya dilancarkan perjalanannya. Tolong minta maaf kalau ada kata-kata yang menyakiti hati,” tutup Sharuna dengan suara bergetar.
Berikut adalah beberapa poin penting terkait kepergian Lucky Widja:
- Tanggal Meninggal: Minggu, 25 Januari 2026
- Waktu Meninggal: 22.26 WIB
- Tempat Meninggal: Rumah Sakit Halim, Jakarta
- Usia: 49 tahun
- Penyebab Meninggal: TB Ginjal
- Tempat Pemakaman: TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan
Kepergian Lucky Widja merupakan kehilangan besar bagi dunia musik Indonesia. Karya-karyanya akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi para musisi muda. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.



















