Komjen Karyoto Bergeser dari Kabaharkam, Masuk Tahap Akhir Pengabdian di Polri

Diposting pada

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merombak susunan jabatan di tubuh Polri sehari setelah resmi memimpin Korps Bhayangkara. Dalam mutasi yang menyentuh 88 personel, Komjen Pol Karyoto termasuk pejabat tinggi yang bergeser dari posisi Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri menjadi perwira tinggi Baharkam dalam rangka pensiun. Pergantian itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Posisi Kabaharkam yang ditinggalkan Karyoto kini diisi Irjen Pol Hery Herjawan. Sebelum mendapat amanah baru itu, Hery menjabat Kapolda Riau. Rotasi ini menandai berakhirnya masa tugas Karyoto di pucuk pimpinan Baharkam setelah ia dipercaya memegang jabatan tersebut sejak mutasi Polri pada Agustus 2025.

Karyoto bukan nama baru di lingkungan kepolisian. Alumni Akademi Kepolisian 1990 ini lama berkecimpung di bidang reserse, terutama di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Pengalaman di jalur penyidikan kemudian membawanya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tempat ia menjabat Deputi Penindakan dan Eksekusi sejak April 2020.

Usai menuntaskan tugas di KPK, Karyoto kembali ke Polri dan memperoleh kepercayaan sebagai Kapolda Metro Jaya pada Maret 2023. Saat memimpin Polda Metro Jaya, ia menangani wilayah dengan mobilitas tinggi dan berbagai agenda nasional yang kerap menjadi sorotan publik. Tugas itu menempatkannya di tengah dinamika keamanan ibu kota dan sekitarnya.

Pada Agustus 2025, Karyoto kembali mendapat penugasan strategis ketika ditunjuk sebagai Kabaharkam Polri. Jabatan di Baharkam memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus membina fungsi kepolisian di bidang pemeliharaan keamanan. Penunjukan itu menjadi salah satu tahap penting dalam perjalanan kariernya di institusi Polri.

Dengan mutasi terbaru ini, Karyoto memasuki fase akhir pengabdiannya di kepolisian. Ia menjadi salah satu dari para perwira tinggi yang ditempatkan sebagai Pati dalam rangka memasuki masa pensiun, seiring kebijakan rotasi besar-besaran yang dilakukan kepemimpinan baru Polri.

Sumber: jawapos.com

Tinggalkan Balasan