Harta kekayaan Muhammad Qodari kembali menjadi sorotan setelah ia dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Sekretaris Wantimpres. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan Qodari setelah dikurangi utang tercatat sebesar Rp300.591.467.679. Sebelum pengurangan kewajiban, jumlah aset yang ia laporkan mencapai Rp302.768.129.203.
Komposisi kekayaan itu menunjukkan bahwa porsi terbesar berasal dari tanah dan bangunan. Dalam laporan yang disampaikan, nilai properti milik Qodari mencapai Rp195.388.000.000. Di luar sektor tersebut, ia juga mencatat kas dan setara kas sebesar Rp52.644.124.492 serta surat berharga senilai Rp34.516.604.697. Ada pula harta bergerak lainnya yang nilainya Rp18.007.200.000.
Jika dilihat dari sisi aset finansial, komponen kas dan setara kas menjadi salah satu yang paling besar. Nilainya melampaui Rp52,6 miliar dan ditempatkan sebagai bagian dari pelaporan harta, bukan semata-mata saldo di satu rekening. Ketika digabung dengan surat berharga, totalnya berada di kisaran Rp87,16 miliar.
Daftar tanah dan bangunan yang dilaporkan Qodari tersebar di banyak wilayah. Lokasinya mencakup Jakarta Selatan, Depok, Bogor, Palangka Raya, Lombok Utara, Sukabumi, Bandar Lampung, Balikpapan, Pulang Pisau, dan Lampung Utara. Dari deretan itu, aset bernilai paling tinggi adalah tanah dan bangunan seluas 780 meter persegi dan 785 meter persegi di Jakarta Pusat, dengan nilai Rp56,7 miliar.
Masih dari kelompok properti, ada bangunan seluas 2.700 meter persegi di Depok yang dilaporkan senilai Rp11.486.600.000. Qodari juga mencantumkan bangunan lain di kota yang sama seluas 2.183 meter persegi dengan nilai Rp9.287.100.000. Sementara itu, perhatian lain tertuju pada banyaknya bidang tanah yang tercatat di Palangka Raya dengan ukuran yang sangat bervariasi.
Di kota tersebut, laporan memuat tanah seluas 90.275 meter persegi, 110.000 meter persegi, 560.000 meter persegi, 670.000 meter persegi, hingga dua bidang masing-masing 600.000 meter persegi. Untuk tanah 670.000 meter persegi, nilainya tercatat Rp1,041 miliar. Adapun dua bidang 600.000 meter persegi masing-masing bernilai Rp1,89 miliar dan Rp933 juta. Seluruh aset tanah dan bangunan itu dituliskan sebagai hasil sendiri. Selain properti dan simpanan, Qodari juga melaporkan alat transportasi dan mesin senilai Rp1.828.000.000, termasuk Toyota Kijang Innova 2.0 V AT 2018, Neta V-II 2024, Honda CMX500 Rebel 2020, Wuling Air EV Long Range 2022, serta Maxus MIFA 9 tahun 2025 yang bernilai Rp1,088 miliar.
Sumber: trends.tribunnews.com




