Listyo Sigit Tanggapi Isu Pergantian Jabatan, Sebut KSP Jadi Tugas yang Terhormat

Diposting pada

Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara soal kabar yang menyebut dirinya akan meninggalkan jabatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan menerima penugasan baru di lingkungan Istana. Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (1/10), ia mengaku mendengar informasi bahwa dirinya bakal dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Kabar itu muncul di tengah isu perombakan susunan Kabinet Merah Putih dan rencana pelantikan Kapolri baru oleh Presiden Prabowo. Namun, Sigit memilih tidak mendahului keputusan resmi. Ia mengatakan kepastian soal posisinya akan diketahui setelah prosesi pelantikan berlangsung.

“Ya katanya hari ini saya akan dilantik menjadi KSP, tapi nanti jelasnya pada saat setelah dilantik,” kata Listyo. Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa ia belum memberikan konfirmasi final terkait penugasan tersebut, meski informasi yang beredar menyebut namanya masuk dalam daftar pejabat yang akan bergeser.

Dalam kesempatan yang sama, Sigit menyampaikan pandangan bahwa apabila kabar itu benar terjadi, jabatan sebagai KSP adalah amanah yang patut dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menilai setiap penugasan dari negara merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan pengabdian terbaik.

“Itu kehormatan buat kita untuk bisa memberikan pengabdian yang terbaik buat bangsa,” ucap dia. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Sigit memandang kemungkinan perpindahan tugas itu bukan sebagai akhir dari pengabdian, melainkan bagian dari peran baru yang tetap berkaitan dengan kepentingan negara.

Isu mengenai masa depan jabatan Listyo menjadi sorotan karena posisinya sebagai Kapolri selama ini berada di garis depan institusi keamanan nasional. Jika benar dilantik sebagai KSP, maka tugas yang diembannya akan bergeser dari kepemimpinan kepolisian menuju peran strategis di lingkaran kerja presiden. Hingga pernyataan itu disampaikan, kepastian resmi soal pelantikan dan penggantinya masih menunggu pengumuman lanjutan dari Istana.

Sumber: jawapos.com

Tinggalkan Balasan