Mahmud Nazly Harahap Masuk Daftar Mutasi Polri, Pernah Dampingi Suyudi di Uji Kelayakan Kapolri

Diposting pada

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memulai masa jabatannya dengan rotasi besar di tubuh Polri. Melalui surat telegram bernomor ST/2205/X/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026, sebanyak 88 perwira tinggi dan perwira menengah dimutasi. Salah satu nama yang ikut bergeser adalah Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap, perwira lulusan Akpol 1997 yang sebelumnya bertugas sebagai Pati Baintelkam Polri untuk penugasan di BIN.

Nama Nazly menjadi perhatian karena ia bukan sosok baru di lingkungan kepolisian. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah mengisi sejumlah posisi penting, mulai dari Kapolsek Kebayoran Baru pada 2015, lalu Kapolres Sumedang, kemudian Kapolres Bandung. Setelah itu, ia masuk ke jajaran Baintelkam Polri dan mendapat penugasan di Badan Intelijen Negara. Pada fase inilah pangkatnya naik dari Kombes menjadi Brigjen, sebelum kembali meningkat menjadi Irjen pada 2023.

Selain pengalaman lapangan, Nazly juga menempuh pendidikan tinggi di Universitas Jayabaya. Ia tercatat meraih gelar S2 Ilmu Hukum, S2 Manajemen, dan S3 Ilmu Hukum. Dengan capaian akademik itu, nama lengkapnya kerap ditulis sebagai Irjen Pol. Dr. H. Mahmud Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.M. Latar belakang keluarganya juga dikenal publik, karena ayahnya, M Saleh Harahap, pernah menjabat Bupati Tapanuli Selatan periode 1999-2004.

Penempatan Nazly di lingkungan intelijen negara berlangsung sejak Desember 2023 hingga Juni 2026. Dalam periode itu, ia menjalankan tugas sebagai Pati Baintelkam Polri untuk penugasan di BIN. Posisi tersebut membuatnya kerap hadir dalam agenda-agenda strategis kepolisian, termasuk saat proses penentuan pucuk pimpinan Polri berlangsung di DPR RI.

Menariknya, sebelum Suyudi resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), Nazly sempat terlihat mendampingi proses fit and proper test calon Kapolri di gedung DPR RI pada hari yang sama. Ia hadir bersama sejumlah perwira tinggi Polri lain, mengenakan seragam lengkap, dan duduk di area tengah ruang rapat Komisi III DPR RI ketika Suyudi memaparkan program kerjanya.

Mutasi yang diterbitkan sehari setelah pelantikan Suyudi menunjukkan cepatnya penataan struktur di internal Polri di bawah kepemimpinan baru. Dalam daftar itu, Mahmud Nazly Harahap menjadi salah satu perwira senior yang kembali mendapat penugasan baru. Dengan rekam jejak dari kepolisian daerah, intelijen, hingga penugasan di BIN, perwira bintang dua ini termasuk figur yang cukup lama berkutat di jabatan-jabatan strategis Korps Bhayangkara.

Sumber: www.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan