Peringkat FIFA: Indonesia Bersiap Menyusul Malaysia Akibat Sanksi AFC
Dunia sepak bola Asia kembali dihebohkan dengan perkembangan terbaru yang berpotensi mengubah peta persaingan peringkat FIFA di kawasan ASEAN. Kali ini, sorotan tertuju pada Tim Nasional Indonesia yang diprediksi akan segera menggeser posisi Malaysia dalam daftar peringkat global. Perubahan ini tidak lepas dari sanksi yang dijatuhkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terhadap federasi sepak bola Malaysia.
AFC, sebagai badan tertinggi sepak bola di benua Asia, baru-baru ini secara resmi menganulir dua kemenangan penting yang diraih oleh Tim Nasional Malaysia dalam Kualifikasi Piala Asia 2027. Dua kemenangan tersebut, yang diraih melawan Nepal pada 25 Maret 2025 dan Vietnam pada 10 Juni 2025, kini tidak lagi tercatat dalam rekor resmi mereka.
Keputusan AFC ini merupakan buntut dari sanksi yang sebelumnya telah dijatuhkan oleh FIFA kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan Timnas Malaysia. Sanksi tersebut dijatuhkan terkait dengan kasus naturalisasi ilegal yang melibatkan tujuh pemain. Konsekuensi dari sanksi ini tidak main-main, dan salah satunya diprediksi akan berdampak signifikan pada peringkat FIFA Malaysia.
Dalam ranking FIFA terkini, Timnas Malaysia masih tertahan di peringkat ke-121 dunia. Sementara itu, Timnas Indonesia hanya terpaut satu strip saja, menduduki posisi ke-122. Situasi ini membuka peluang besar bagi skuad Garuda untuk kembali menyalip posisi Harimau Malaya.
Bagi Timnas Indonesia, ini akan menjadi sebuah “comeback” yang patut dirayakan. Pasalnya, Indonesia sempat digeser oleh Malaysia dalam peringkat FIFA pada Oktober 2025. Kala itu, Timnas Indonesia mengalami hasil yang kurang memuaskan dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sebaliknya, Malaysia berhasil meraih dua kemenangan dalam laga uji coba internasional melawan Singapura dan Palestina pada periode yang sama.
Namun, nasib berkata lain. FIFA kemudian memutuskan untuk menganulir dua kemenangan uji coba tersebut, ditambah lagi dengan hasil pertandingan melawan Cape Verde pada akhir Mei 2025.
Meskipun demikian, belum ada kepastian mengenai seberapa besar kenaikan peringkat yang akan dialami oleh Timnas Indonesia, maupun seberapa jauh penurunan peringkat yang akan menimpa Malaysia. Namun, media ternama asal Vietnam, The Thao 247, telah memprediksi skenario terburuk bagi tim berjuluk Harimau Malaya.
Menurut prediksi The Thao 247, Timnas Malaysia berpotensi terlempar dari peringkat 130 dunia. “Secara spesifik, dua kekalahan yang disebutkan di atas tentu akan menyebabkan ‘Harimau Malaya’ kehilangan poin, dan bahkan mungkin menghadapi risiko terlempar dari peringkat 130 dunia,” demikian tulis media tersebut.
Di sisi lain, Timnas Indonesia juga memiliki peluang untuk menambah pundi-pundi poin dalam ranking FIFA. Hal ini dikarenakan skuad Garuda dijadwalkan akan berpartisipasi dalam turnamen FIFA Series 2026 yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
Dalam turnamen tersebut, Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada tanggal 27 Maret 2026. Jika berhasil meraih kemenangan, tim asuhan pelatih John Herdman ini akan berhadapan dengan pemenang antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon pada tanggal 30 Maret 2026.
Kemenangan dalam pertandingan-pertandingan tersebut tidak hanya akan mengerek peringkat FIFA Timnas Indonesia secara signifikan, tetapi juga akan semakin memperlebar jarak antara Indonesia dan Malaysia dalam daftar peringkat dunia. Momentum ini menjadi peluang emas bagi Indonesia untuk menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan sepak bola terdepan di Asia Tenggara.













