Marselino Ferdinan: Pujian Setinggi Langit dari John Herdman

Diposting pada

Sorotan Pelatih Timnas untuk Marselino Ferdinan: Kembalinya Sang Bintang Muda

Kembalinya Marselino Ferdinan ke skuad Tim Nasional Indonesia disambut hangat oleh berbagai pihak, tak terkecuali oleh pelatih kepala, John Herdman. Herdman secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas yang ditunjukkan oleh pemain muda berusia 21 tahun ini. Penampilan terakhir Marselino bersama timnas senior terjadi pada September tahun lalu, sehingga kembalinya ia kali ini menjadi sorotan tersendiri.

“Marselino, bagus banget,” ujar Herdman dengan lugas dalam Bahasa Indonesia, saat ditemui awak media usai sesi latihan Tim Garuda di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta. Pujian ini tidak datang tanpa alasan. Herdman menyaksikan langsung performa Marselino dalam pemusatan latihan yang digelar pekan lalu untuk persiapan Piala ASEAN 2026, serta latihan intensif pekan ini dalam rangka menghadapi FIFA Match Day melawan Oman dan Mozambik.

Herdman menambahkan, “Saya bilang kepadanya setelah latihan bahwa malam ini saya benar-benar melihat level terbaiknya.” Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Marselino telah menunjukkan performa yang impresif dan mendekati puncak potensinya di bawah arahan pelatih asal Inggris tersebut.

Perjalanan Karier Marselino Ferdinan: Dari Debut Dini Hingga Petualangan Eropa

Marselino Ferdinan telah menjadi bagian dari tim senior Indonesia sejak usianya masih 17 tahun. Hingga kini, ia telah mengoleksi 37 penampilan dengan torehan lima gol. Salah satu gol yang paling diingat adalah dua golnya ke gawang Arab Saudi, yang membawa Tim Garuda meraih kemenangan 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada November 2025. Kemenangan krusial ini menjadi tiga poin pertama bagi Indonesia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga.

Lahir pada 9 September 2004, Marselino menunjukkan konsistensi permainan di level klub dengan tampil reguler bersama Persebaya Surabaya selama dua tahun. Namun, keputusannya untuk mencari pengalaman di Eropa mengubah dinamika menit bermainnya.

  • Januari 2023: Memilih pindah ke Belgia untuk bergabung dengan klub KMSK Deinze. Di sana, ia mencatatkan tujuh penampilan dan mencetak satu gol.
  • Musim 2024/2025: Merantau ke Inggris untuk memperkuat Oxford United, yang berkompetisi di kasta kedua liga Inggris. Namun, menit bermainnya semakin terbatas, hanya tampil dua kali.
  • Musim Ini: Takdir kemudian membawanya ke Slovakia dengan status pinjaman untuk membela AS Trencin. Di klub barunya ini, ia telah tampil sebanyak empat kali.

Meskipun menit bermain di level klub mungkin belum begitu signifikan, “magis” Marselino saat mengenakan seragam timnas tidak pernah pudar.

Kontribusi Signifikan Marselino untuk Timnas

Terlepas dari tantangan di level klub, Marselino Ferdinan tetap menjadi pemain kunci bagi Tim Nasional Indonesia. Catatan statistiknya menunjukkan kontribusi besar dalam perjalanan Indonesia menuju babak putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia berhasil mencetak dua gol dan memberikan satu assist dari total 13 penampilannya.

Sebelum kiprahnya di tim senior, Marselino juga merupakan bagian tak terpisahkan dari sejarah Timnas U-23 Indonesia. Ia berperan penting dalam upaya Garuda Muda untuk lolos ke Olimpiade 2024 Paris, setelah membawa tim mencapai perebutan tempat ketiga di Piala Asia U-23 2024.

Potensi Starter di FIFA Match Day

Dengan kualitas yang terus ia tunjukkan, John Herdman menilai Marselino memiliki peluang besar untuk mengisi posisi starter dalam pertandingan melawan Oman yang akan digelar pada Jumat (5/6) pukul 20.00 WIB di SUGBK.

“Jadi, ya, mungkin dia sudah dekat untuk menjadi starter pada hari Jumat. Kita lihat saja. Dia masih punya dua sesi latihan lagi untuk menunjukkan kualitasnya,” ungkap Herdman optimis.

Harapan dari Badan Tim Nasional

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, turut menyambut positif kembalinya Marselino ke Timnas Indonesia. Ia menyampaikan harapan agar Marselino dapat kembali menemukan performa terbaiknya saat menghadapi Oman dan Mozambik dalam agenda FIFA Match Day kali ini.

“Ini tentu harapan kita semua, Marselino yang dahulu akan kembali lagi pada performa terbaiknya dan memperbaiki yang sisi-sisi kurangnya, dan akan dibuktikan ketika nanti di FIFA Matchday ini,” ujar Sumardji dalam kesempatan terpisah. Kembalinya Marselino diharapkan tidak hanya menambah kekuatan tim, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pemain muda lainnya.

Gambar Gravatar
Luna merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan