Pemkot Pangkalpinang Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Tahun Baru Imlek dan Ramadan 2026
Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terus memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Tahun Baru Imlek dan bulan suci Ramadan tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk menghindari lonjakan harga yang tidak wajar dan memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan tenang.
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menyampaikan bahwa Pemkot telah melakukan pemantauan terhadap kondisi pasar. Hingga saat ini, belum ditemukan peningkatan harga yang signifikan. Meskipun ada kenaikan harga pada beberapa kebutuhan pokok, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar.
“Sejauh pantauan terakhir, memang ada kenaikan harga di pasar, tapi masih relatif kecil, sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 untuk beberapa kebutuhan pokok. Itu masih bisa kita toleransi,” ujar Dessy.
Ia menegaskan agar para pedagang tidak memanfaatkan momentum besar seperti Tahun Baru Imlek dan Ramadan untuk menaikkan harga secara berlebihan. Menurutnya, kebutuhan pokok merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat, sehingga stabilitas harga harus dipertahankan.
“Kami mengimbau pedagang agar tidak memanfaatkan momen jelang Imlek dan Ramadan dengan menaikkan harga secara berlebihan. Kebutuhan pokok ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.
Selain itu, Dessy juga memastikan bahwa stok bahan pokok di Kota Pangkalpinang dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Ramadan mendatang. Ia menekankan bahwa stabilitas pasokan menjadi perhatian utama Pemkot, terlebih dalam situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Untuk stok, kami pastikan aman. Ini dari kita untuk kita, masyarakat juga yang menikmati. Kalau pun ada kenaikan harga, kami harapkan tidak terlalu tinggi, apalagi kita tahu kondisi ekonomi saat ini sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya.
Perhatian terhadap Cuaca Jelang Imlek
Selain masalah harga dan ketersediaan pangan, Dessy juga menyampaikan perhatiannya terhadap kondisi cuaca menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Ia berharap perayaan tahun ini berlangsung aman tanpa gangguan cuaca ekstrem, khususnya banjir.
“Biasanya Imlek identik dengan hujan, tapi beberapa hari ini justru cuaca panas. Mudah-mudahan Imlek tahun ini tidak disertai banjir dan semua bisa berjalan lancar,” katanya.
Koordinasi dengan Instansi Terkait
Pemkot Pangkalpinang akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pengawasan pasar dan memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang stabil dan terjangkau.
Dessy menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi pasar dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Hal ini bertujuan untuk mencegah kelangkaan barang dan menjaga keseimbangan pasar.
Kesiapan Pemkot dalam Menghadapi Momentum Besar
Dalam rangka menghadapi dua momentum besar tersebut, Pemkot Pangkalpinang telah mempersiapkan berbagai langkah strategis. Mulai dari pengawasan pasar hingga koordinasi dengan pelaku usaha, semuanya dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Dessy juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan semua pihak dapat bersama-sama menghadapi tantangan ekonomi yang sedang dihadapi.




