Matthaus Nilai Kepergian Ronaldo dari Portugal Bukan Sekadar Soal Pelatih

Diposting pada

Lothar Matthaus menilai polemik seputar Cristiano Ronaldo di timnas Portugal tidak bisa dijelaskan hanya dengan hubungan yang renggang dengan pelatih Jorge Jesus. Mantan gelandang timnas Jerman itu berpendapat, ada persoalan yang lebih dalam di balik keputusan Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal, termasuk kemungkinan menurunnya dukungan dari sesama pemain. Ronaldo sendiri meninggalkan kamp Portugal sebelum laga melawan Denmark di Kopenhagen yang berakhir 4-2, lalu terbang dengan pesawat pribadi ke Madrid dan pada Minggu kemarin menuju Riyadh untuk kembali bergabung dengan Al Nassr.

Perdebatan itu menguat setelah Portugal menundukkan Norwegia 2-1. Seusai pertandingan, Jorge Jesus membuka peluang rekonsiliasi dan menyatakan dirinya siap menyambut Ronaldo kembali ke skuad nasional, asalkan sang penyerang masih bermain untuk Al Nassr dan memang ingin pulang ke timnas. Menurut Jesus, jalan menuju kesepakatan tetap bergantung pada percakapan langsung antara kedua pihak, bukan pada keputusan sepihak dari dirinya.

Di sisi lain, Matthaus justru melihat situasi tersebut tidak sesederhana soal pelatih dan pemain. Dalam komentar yang dikutip surat kabar Abola, ia menegaskan bahwa Ronaldo telah memberi kontribusi besar bagi sepak bola dunia dan layak mendapat penghormatan yang lebih baik. Ia juga menyampaikan apresiasi pribadi kepada kapten Portugal itu atas perjalanan kariernya yang panjang dan gemilang.

“Dia memiliki perjalanan karier yang luar biasa dan aku mengucapkan selamat kepadanya dari lubuk hatiku,” kata Matthaus. Ia menambahkan bahwa jasa Ronaldo tidak bisa diabaikan, sehingga cara ia meninggalkan timnas semestinya berlangsung dengan lebih terhormat. Bagi Matthaus, cara berpisah yang pantas justru menjadi bagian dari pengakuan atas status Ronaldo sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah.

Namun, mantan bintang Bayern Munich itu tidak berhenti pada pujian. Ia menduga ada jarak yang lebih lebar antara Ronaldo dan lingkungan tim nasionalnya, bukan hanya dengan pelatih. Matthaus bahkan menyiratkan bahwa sang penyerang mungkin tidak lagi memiliki pijakan kuat di ruang ganti, sehingga masalah utamanya bukan sekadar keputusan untuk menempatkannya di bangku cadangan.

Matthaus berharap pada akhirnya semua pihak bisa berbicara langsung dan menyelesaikan ketegangan yang ada. Menurutnya, jika benar Ronaldo ingin kembali, pembicaraan terbuka akan menjadi langkah paling masuk akal. Sampai saat ini, masa depan Ronaldo bersama timnas Portugal masih menjadi tanda tanya, sementara ia sudah kembali fokus bersama Al Nassr di Arab Saudi.

Sumber: www.goal.com

Tinggalkan Balasan