Lionel Messi resmi menutup perjalanan panjangnya bersama tim nasional Argentina setelah menjalani laga terakhir sebagai kapten Albiceleste. Dalam perpisahan yang berlangsung di Stadion Monumental, ia membantu Argentina menang 3-0 atas Benin pada hari sebelumnya, di hadapan lebih dari 85.000 penonton. Bagi Messi, pertandingan itu bukan hanya kemenangan, tetapi juga penanda akhir dari karier internasional yang ia sebut telah memberinya banyak kenangan, baik manis maupun pahit.
Melalui unggahan di Instagram, Messi mengatakan bahwa keputusannya untuk berhenti membela Argentina adalah pilihan yang tepat. Ia mengaku akan sangat merindukan seragam biru muda dan putih yang dikenakannya selama lebih dari dua dekade. Perasaan itu, menurut dia, datang bersamaan dengan kesadaran bahwa waktunya di level internasional memang sudah selesai.
Rekor yang ditinggalkan Messi bersama Argentina juga sulit ditandingi. Ia mengakhiri kiprahnya dengan 208 penampilan dan 126 gol, dua angka yang menjadi catatan tertinggi dalam sejarah tim nasional tersebut. Pada laga pamungkasnya itu, Messi ikut menyumbang satu gol lewat eksekusi penalti, sekaligus menambah daftar panjang kontribusinya untuk Albiceleste.
Dalam pesan perpisahannya, kapten Argentina itu menyampaikan terima kasih kepada banyak pihak yang selama ini mendampingi langkahnya. Ia menyinggung keluarga, teman, rekan setim, pelatih, serta staf kepelatihan yang menurutnya memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya bersama tim nasional. Messi juga tidak melupakan dukungan para penggemar yang terus berada di sisinya dalam setiap fase, termasuk saat menghadapi masa-masa sulit.
Messi turut mengenang Diego Maradona dalam pesannya. Ia memberi penghormatan kepada legenda sepak bola Argentina itu, seraya menekankan besarnya pengaruh Maradona terhadap sepak bola di negaranya dan terhadap perjalanan tim nasional. Sebutan itu menjadi salah satu bagian emosional dari salam terakhir Messi kepada publik Argentina.
Meski sudah memutuskan pensiun dari tugas internasional, Messi mengisyaratkan bahwa ikatan dengan timnas tetap akan ia bawa terus. Ia menyebut sempat ingin bermain untuk Argentina selamanya, namun juga merasa saat untuk berhenti telah tiba. Setelah puluhan tahun menjadi pusat perhatian di tim nasional, Messi menutup lembaran penting dalam kariernya dengan ucapan terima kasih dan rasa rindu yang jelas terhadap para pendukung serta seragam yang telah lama identik dengannya.
Sumber: jawapos.com




