No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Moto3 Amerika 2026: Veda Lolos Q2, Ketakutan Legenda MotoGP Malaysia Terbukti

Hidayat by Hidayat
30 Maret 2026 - 02:14
in Olahraga
0

Tantangan Berat Hakim Danish di Sirkuit Austin, Veda Ega Pratama Raih Hasil Lebih Baik

Hari pertama seri Moto3 Amerika Serikat 2026 di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, Amerika Serikat, menyajikan hari yang penuh tantangan bagi pembalap muda Malaysia, Hakim Danish. Sebagai pembalap andalan tim MT Helmets-MSI, Danish menghadapi situasi sulit yang mewarnai perjuangannya sepanjang sesi latihan.

Pembalap berusia 18 tahun ini harus berjuang keras melawan karakteristik lintasan COTA yang terkenal menuntut. Momen crash yang dialaminya di salah satu sesi latihan bebas praktis menghambat upayanya untuk mempertajam catatan waktu. Akibatnya, Hakim Danish harus mengakhiri sesi latihan bebas 1 dengan menempati posisi ke-20, setelah mencatatkan waktu lap terbaik 2 menit 16,651 detik.

Perjuangan Danish tidak menunjukkan kemajuan signifikan pada sesi latihan berikutnya yang bertujuan untuk mengamankan posisi di kualifikasi 2 (Q2). Ia menyelesaikan hari pertama dengan berada di posisi ke-21, dengan waktu lap tercepatnya 2 menit 15,013 detik. Hasil ini menempatkan Danish dalam posisi yang mengharuskannya bekerja ekstra keras. Ia harus memulai upayanya untuk meraih posisi start terbaik dari sesi kualifikasi 1 (Q1), yang berarti ia harus berjuang lebih keras untuk lolos ke sesi kualifikasi utama.

Berbeda dengan Hakim Danish, nasib pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, dalam hari pertama seri Moto3 Amerika Serikat 2026 terbilang jauh lebih baik. Meskipun juga masih dalam tahap adaptasi dengan lintasan COTA, Veda menunjukkan konsistensi yang cukup baik, meskipun belum berhasil menembus posisi 10 besar.

Dengan catatan waktu lap terbaik 2 menit 14,484 detik, Veda Ega Pratama berhasil mengamankan satu tempat menuju sesi kualifikasi 2 (Q2). Pencapaian ini memberinya peluang yang lebih baik untuk memulai balapan dari posisi yang lebih strategis, sebuah keuntungan penting dalam kompetisi Moto3 yang seringkali diwarnai persaingan ketat.

Baca Juga  Bajol Ijo: Prediksi Skor & Line Up Persebaya vs Dewa United demi 5 Kemenangan Beruntun

Analisis Mentor: Karakteristik COTA Jadi Hambatan Utama

Kekhawatiran mengenai performa Hakim Danish di COTA sebenarnya sudah diutarakan oleh mentornya, Zulfahmi Khairuddin. Legenda balap Malaysia yang pernah meraih dua podium di kelas Moto3 pada musim 2012 ini memang telah memprediksi bahwa karakter Sirkuit of The Americas akan menjadi hambatan besar bagi Danish.

“Ini adalah tantangan besar bagi Hakim Danish karena ini adalah kali pertama dia balapan di sini,” ujar Zulfahmi, menjelaskan prediksinya. “Sirkuit ini sangat menantang dan tidak mudah dikuasai.”

Zulfahmi secara spesifik menyoroti titik lemah yang dialami Danish, terutama di sektor 1 dan sektor 2 lintasan. Sektor-sektor ini, yang memiliki tikungan-tikungan teknis, membutuhkan pengendalian motor yang halus serta momentum yang tinggi. Danish sendiri sempat mengalami insiden jatuh saat berusaha melewati tikungan kedua di sesi latihan pagi, yang mengindikasikan betapa sulitnya menaklukkan bagian lintasan tersebut.

“Terutama di Sektor 1 dan Sektor 2 yang memiliki tikungan teknis yang membutuhkan pengendalian yang halus dan momentum tinggi,” tambah Zulfahmi.

Prediksi Zulfahmi yang tidak terlalu membebani Danish dengan ekspektasi tinggi di COTA ternyata terbukti. Ia menyadari bahwa COTA adalah salah satu sirkuit tersulit dalam kalender Moto3, sehingga adaptasi yang cepat menjadi kunci utama.

Meskipun demikian, Zulfahmi tetap memiliki keyakinan pada potensi Danish. Ia berharap hasil yang sangat baik yang diraih Danish di GP Brasil sebelumnya dapat memberikan kepercayaan diri ekstra untuk menghadapi Sirkuit COTA.

“Saya berharap Danish dapat mempelajari seluk-beluk sirkuit ini dengan cepat dan mempertahankan level performa yang sama seperti di Brasil,” ungkap Zulfahmi. “Menurut saya, dalam kalender MotoGP tahun ini, ini adalah sirkuit yang paling sulit untuk diadaptasi.”

Baca Juga  Live Persita vs PSBS: Prediksi Skor & Line-Up

Zulfahmi menutup dengan harapan agar Danish dapat memberikan yang terbaik dan menunjukkan performa yang kompetitif sejak hari pertama balapan. Perjalanan Danish di COTA masih panjang, dan ia dituntut untuk segera menemukan ritme terbaiknya untuk bersaing dengan para pembalap lainnya.

Veda Ega Pratama: Konsistensi dan Peluang Q2

Sementara Hakim Danish berjuang untuk menemukan kecepatannya, Veda Ega Pratama menunjukkan performa yang lebih menjanjikan di hari pertama. Konsistensi yang ditunjukkannya, meski belum mampu menembus posisi teratas, memberikannya keuntungan krusial dengan lolos ke sesi Q2.

Keberhasilan Veda lolos ke Q2 sangat penting karena sesi ini menentukan posisi start para pembalap teratas. Dengan memulai dari grid yang lebih baik, Veda memiliki peluang lebih besar untuk terhindar dari kemacetan di lap-lap awal dan dapat fokus pada strategi balapnya.

Performa Veda di COTA patut diapresiasi, mengingat sirkuit ini memiliki karakteristik yang sangat berbeda dari sirkuit-sirkuit yang mungkin lebih familiar baginya. Tikungan cepat, pengereman yang keras, dan perubahan arah yang signifikan menuntut fisik dan mental yang prima dari para pembalap.

Tantangan Adaptasi Sirkuit

Circuit of The Americas (COTA) memang dikenal sebagai salah satu sirkuit paling menantang dalam kalender balap motor dunia. Dengan panjang lintasan mencapai 5,513 kilometer dan memiliki 20 tikungan (11 ke kiri dan 9 ke kanan), COTA menawarkan kombinasi tikungan cepat, lambat, serta straights yang panjang.

Beberapa karakteristik kunci COTA yang membuatnya sulit ditaklukkan antara lain:

  • Tikungan Pertama yang Tajam: Setelah garis start/finish, pembalap harus menghadapi tikungan pertama yang sangat tajam, diikuti dengan tanjakan curam. Ini membutuhkan pengereman yang kuat dan presisi.
  • Sektor Teknis: Sektor 1 dan 2, yang disebutkan oleh Zulfahmi, memang sangat teknis. Kombinasi tikungan-tikungan yang berliku-liku membutuhkan kemampuan motor yang lincah dan pengendalian yang halus dari pembalap.
  • Straights Panjang: Adanya straights yang panjang, seperti di belakang pit building, memungkinkan pembalap mencapai kecepatan tinggi. Namun, ini juga menuntut kemampuan pengereman yang luar biasa sebelum memasuki tikungan berikutnya.
  • Perubahan Ketinggian: COTA memiliki beberapa bagian sirkuit dengan perubahan ketinggian yang signifikan, yang dapat mempengaruhi dinamika motor dan pandangan pembalap.
Baca Juga  Apa Itu DAZN dan Mengapa Layanan Streaming Olahraga Ini Menarik Perhatian?

Bagi pembalap muda seperti Hakim Danish dan Veda Ega Pratama, adaptasi dengan sirkuit seperti COTA merupakan ujian penting dalam pengembangan karir mereka. Kemampuan untuk belajar dengan cepat, menyesuaikan gaya balap, dan mengatasi rasa gugup menjadi faktor penentu keberhasilan.

Dengan masih ada sesi latihan dan kualifikasi yang akan dijalani, Hakim Danish memiliki kesempatan untuk memperbaiki performanya. Sementara itu, Veda Ega Pratama akan berusaha memanfaatkan momentum positifnya untuk meraih hasil terbaik di balapan utama. Persaingan di kelas Moto3 Amerika Serikat 2026 diprediksi akan tetap sengit.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Hanya 2 Poin, Bojan Hodak Siap Pecahkan Rekor Legenda Persib Bandung
Olahraga

Hanya 2 Poin, Bojan Hodak Siap Pecahkan Rekor Legenda Persib Bandung

18 April 2026 - 23:23
Australia Kalahkan Kamboja, Indonesia Dekati Semifinal ASEAN Cup U-17 2026
Olahraga

Australia Kalahkan Kamboja, Indonesia Dekati Semifinal ASEAN Cup U-17 2026

18 April 2026 - 16:06
Satu Kemenangan Lagi, Bhayangkara Presisi dan Pertamina Enduro ke Final Proliga 2026
Olahraga

Satu Kemenangan Lagi, Bhayangkara Presisi dan Pertamina Enduro ke Final Proliga 2026

18 April 2026 - 14:34
Jadwal Final AFF U17 2026: Live Indonesia vs Timor Leste, Vietnam vs Malaysia, Klasemen
Olahraga

Jadwal Final AFF U17 2026: Live Indonesia vs Timor Leste, Vietnam vs Malaysia, Klasemen

18 April 2026 - 13:03
Jadwal Persib Bandung Berikutnya Usai Kalahkan Bali United 3-2, Ada 7 Laga
Olahraga

Jadwal Persib Bandung Berikutnya Usai Kalahkan Bali United 3-2, Ada 7 Laga

18 April 2026 - 06:41
7 Kekalahan Lawan Persib Bandung, Jalur Juara Semakin Mudah?
Olahraga

7 Kekalahan Lawan Persib Bandung, Jalur Juara Semakin Mudah?

18 April 2026 - 06:22
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Li Claudia Siapkan Langkah Penataan 60 Pasar di Batam, Soroti Standar Pengelolaan Sampah

Li Claudia Siapkan Langkah Penataan 60 Pasar di Batam, Soroti Standar Pengelolaan Sampah

21 April 2026 - 19:01
Pansus Ranperda PSU Perumahan Gelar Lanjutan, Bahas Substansi dan Sinkronisasi

Pansus Ranperda PSU Perumahan Gelar Lanjutan, Bahas Substansi dan Sinkronisasi

21 April 2026 - 19:01
Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Terima Kunker Banmus DPRD Yogyakarta, Bahas Penguatan Peran dalam Penjadwalan Propemperda

Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Terima Kunker Banmus DPRD Yogyakarta, Bahas Penguatan Peran dalam Penjadwalan Propemperda

21 April 2026 - 19:01
Ketua DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Peringatan Hari Kartini dan HUT Satpol PP, Satlinmas, serta Damkar 2026

Ketua DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Peringatan Hari Kartini dan HUT Satpol PP, Satlinmas, serta Damkar 2026

21 April 2026 - 19:01
Kapal Tanpa Awak: Tren Teknologi Masa Depan yang Mengubah Industri Maritim

Kapal Tanpa Awak: Tren Teknologi Masa Depan yang Mengubah Industri Maritim

21 April 2026 - 18:34

Pilihan Redaksi

Li Claudia Siapkan Langkah Penataan 60 Pasar di Batam, Soroti Standar Pengelolaan Sampah

Li Claudia Siapkan Langkah Penataan 60 Pasar di Batam, Soroti Standar Pengelolaan Sampah

21 April 2026 - 19:01
Pansus Ranperda PSU Perumahan Gelar Lanjutan, Bahas Substansi dan Sinkronisasi

Pansus Ranperda PSU Perumahan Gelar Lanjutan, Bahas Substansi dan Sinkronisasi

21 April 2026 - 19:01
Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Terima Kunker Banmus DPRD Yogyakarta, Bahas Penguatan Peran dalam Penjadwalan Propemperda

Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Terima Kunker Banmus DPRD Yogyakarta, Bahas Penguatan Peran dalam Penjadwalan Propemperda

21 April 2026 - 19:01
Ketua DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Peringatan Hari Kartini dan HUT Satpol PP, Satlinmas, serta Damkar 2026

Ketua DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Peringatan Hari Kartini dan HUT Satpol PP, Satlinmas, serta Damkar 2026

21 April 2026 - 19:01
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.