Drama Lima Gol di Emirates: Manchester United Kalahkan Arsenal 3-2
Pertandingan pekan ke-23 Liga Inggris musim 2025/26 menyajikan duel sengit antara Arsenal dan Manchester United di Emirates Stadium, London, pada Minggu malam, 25 Januari 2026. Drama lima gol mewarnai laga tersebut, di mana tim tamu, Manchester United, berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 3-2. Gol penentu kemenangan Setan Merah dicetak oleh Matheus Cunha di menit-menit akhir pertandingan.
Kemenangan ini memberikan dampak signifikan pada klasemen sementara. Manchester United berhasil merangsek naik ke peringkat keempat dengan mengoleksi 47 poin. Sementara itu, Arsenal, meskipun kalah, masih kokoh bertengger di puncak klasemen dengan 50 poin, unggul empat angka dari Manchester City yang berada di posisi kedua.
Babak Pertama: Gol Bunuh Diri dan Penyeimbang Cepat
Sejak peluit awal dibunyikan, Arsenal menunjukkan dominasi yang cukup jelas. Mereka menguasai jalannya pertandingan dengan pola serangan yang terus dibangun. Namun, pertahanan rapat yang digalang oleh Manchester United membuat The Gunners kesulitan untuk menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya.
Peluang pertama yang cukup berarti bagi Arsenal datang melalui Declan Rice. Ia mencoba memanfaatkan umpan tarik dari Bukayo Saka, namun tembakannya masih mampu diblok oleh Lisandro Martinez. Tekanan dari Arsenal akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-29. Sebuah umpan tarik dari Saka di sisi kanan pertahanan MU berbelok arah setelah mengenai Martin Odegaard dan kemudian membentur Lisandro Martinez, yang berujung pada gol bunuh diri. Arsenal unggul 1-0.
Tak lama berselang, Manchester United menunjukkan respons yang cepat. Kesalahan fatal dilakukan oleh Martin Zubimendi saat mencoba melakukan backpass. Bryan Mbeumo dengan sigap memanfaatkan momen tersebut untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-37. Penyerang MU ini berhasil mengecoh kiper David Raya sebelum menceploskan bola ke dalam gawang. Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Babak Kedua: Setan Merah Berbalik Unggul, Arsenal Sempat Menyamakan
Memasuki babak kedua, Manchester United tampil dengan intensitas yang lebih tinggi dan lebih agresif. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-50. Patrick Dorgu berhasil membawa MU berbalik unggul melalui sebuah sepakan keras yang berawal dari kerja sama apik dengan Bruno Fernandes. Bola sempat menghantam mistar gawang sebelum akhirnya bersarang di dalam jaring Arsenal.
Tertinggal satu gol, Arsenal meningkatkan tekanan mereka untuk mengejar ketertinggalan. Berbagai upaya dilancarkan, namun baru pada menit ke-84 gol penyama kedudukan tercipta. Dalam kemelut yang terjadi setelah tendangan sudut, kiper MU, Sanne Lammens, gagal mengantisipasi bola dengan baik. Mikel Merino yang berada di posisi bebas sukses menyontek bola menjadi gol, mengubah skor menjadi 2-2.
Namun, kegembiraan para pendukung Arsenal hanya berlangsung singkat. Tiga menit berselang, Manchester United kembali mencetak gol. Matheus Cunha menjadi pahlawan bagi Setan Merah dengan sebuah sepakan melengkung indah dari luar kotak penalti. Menerima umpan dari Bruno Fernandes, Cunha melepaskan tembakan yang bersarang di pojok kiri gawang Arsenal tanpa mampu dijangkau oleh David Raya. Skor 3-2 untuk keunggulan Manchester United bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Chelsea Raih Tiga Poin di Kandang Crystal Palace
Di pertandingan lain yang juga berlangsung pada Minggu malam WIB, Chelsea berhasil membawa pulang tiga poin penting setelah menundukkan tuan rumah Crystal Palace dengan skor 3-1 di Selhurst Park. Tiga gol kemenangan Chelsea dicetak oleh Estevao, Joao Pedro, dan Enzo Fernandez. Sementara itu, satu-satunya gol balasan dari Crystal Palace dicetak oleh Chris Richards pada babak kedua.
Kemenangan ini membuat Chelsea untuk sementara waktu naik ke peringkat keempat klasemen dengan raihan 37 poin. Crystal Palace sendiri masih tertahan di posisi ke-15 dengan 28 poin.
Chelsea membuka keunggulan pada menit ke-34 melalui gol dari Estevao. Ia memanfaatkan kesalahan backpass dari Jaydee Canvot. Estevao berhasil merebut bola, menggiringnya ke dalam kotak penalti, dan dengan tenang menaklukkan kiper Dean Henderson.
Memasuki babak kedua, Chelsea menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-50 melalui gol dari Joao Pedro, yang menerima assist dari Estevao. Enam belas menit kemudian, keunggulan Chelsea semakin lebar melalui eksekusi penalti Enzo Fernandez. Hadiah penalti diberikan setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) menyatakan Canvot melakukan pelanggaran handball.
Situasi Crystal Palace semakin sulit ketika Adam Wharton diganjar kartu merah pada menit ke-72 setelah menerima kartu kuning kedua. Meskipun bermain dengan sepuluh orang, Palace sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-88 melalui sundulan Chris Richards yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan Palace dari kekalahan. Kemenangan ini menandai kemenangan ketiga beruntun bagi Chelsea di semua kompetisi yang mereka ikuti.


















