Kejutan Menyenangkan dalam Program Mudik Balik Bareng Honda 2026
Program Mudik Balik Bareng Honda (MBBH) 2026 kembali menghadirkan momen tak terlupakan bagi para pesertanya. Di tengah hiruk pikuk persiapan kembali ke kampung halaman, kejutan manis menghampiri Agasya Chusnul, seorang remaja berusia 17 tahun asal Kabupaten Tangerang. Wajahnya yang awalnya penuh antisipasi perjalanan mudik bersama kedua orang tuanya menuju Cepu, Blora, berubah menjadi ekspresi gembira bercampur tak percaya saat namanya diumumkan sebagai pemenang hadiah utama.
Agasya, yang awalnya hanya mengira akan mengikuti perjalanan mudik biasa, terkejut bukan kepalang ketika namanya dipanggil dari atas panggung undian. Hadiah utama yang ia raih adalah sebuah sepeda motor listrik Honda Icon e. “Saya sempat mau pulang tadi, tapi disuruh menunggu dulu. Ternyata dipanggil dan dapat hadiah. Enggak nyangka sama sekali,” ujarnya dengan senyum lebar.
Ia mengikuti program yang diselenggarakan oleh Astra Honda Motor ini bersama kedua orang tuanya. Keluarganya yang membawa dua sepeda motor, Honda Vario dan Honda Beat, berhak atas empat kupon undian. Pengalaman mudik kali ini terasa sangat istimewa baginya. “Perjalanannya sangat senang. Fasilitasnya juga bagus, dari makanan sampai kebutuhan perjalanan semuanya disediakan,” ungkapnya.
Tahun ini menandai pengalaman pertama Agasya bergabung dalam program mudik bersama Honda. Pada tahun-tahun sebelumnya, hanya orang tuanya yang berpartisipasi. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan setiap tahunnya, mengingat manfaat besar yang dirasakan oleh para pemudik. “Semoga ke depan acara seperti ini terus diadakan karena sangat membantu masyarakat yang ingin mudik,” harapnya.
Kemudahan dan Kenyamanan Perjalanan Mudik
Bukan hanya Agasya yang merasakan manfaat positif dari program MBBH 2026. Nasrul, seorang wiraswasta asal Demak yang berdomisili di Depok, Jakarta, mengaku telah beberapa kali mengikuti program ini. Ia menilai program MBBH sangat memudahkan perjalanan mudik. Konsepnya yang memisahkan transportasi antara pemudik dan kendaraan memberikan kenyamanan ekstra.
“Pelayanannya nyaman, motor diangkut truk, kita naik bus. Sampai Semarang motornya sudah siap,” tutur Nasrul. Ia memulai perjalanannya dari Depok sekitar pukul 06.30 WIB menuju kampung halaman di Demak bersama anaknya. Menurutnya, program ini juga menawarkan efisiensi biaya yang signifikan dibandingkan menggunakan bus reguler.
“Kalau naik bus biasa bisa sekitar Rp500 ribu. Di sini sekitar Rp150 ribu sekali jalan. Saya ikut pulang-pergi jadi Rp300 ribu,” jelasnya. Selama perjalanan, Nasrul juga mengapresiasi kelengkapan fasilitas yang disediakan, mulai dari konsumsi hingga keberadaan petugas yang memantau kondisi penumpang. “Selama perjalanan nyaman. Ada konsumsi dan petugas yang memantau,” imbuhnya.
Skala Program dan Sejarah Inovasi
Secara keseluruhan, program Mudik Balik Bareng Honda tahun ini berhasil memberangkatkan sekitar 920 pemudik. Mereka diangkut menggunakan 22 bus dengan dua kota tujuan utama, yaitu Semarang dan Yogyakarta.
Wisnu Wardana, perwakilan CS Network Department Head Astra Honda Motor, menjelaskan bahwa program MBBH telah berjalan sejak tahun 2008 dan terus mengalami perkembangan. Awalnya, kegiatan mudik ini dilakukan dengan cara konvoi sepeda motor. Namun, seiring berjalannya waktu, konsepnya mengalami transformasi demi mengutamakan keselamatan para pemudik.
“Dulu kami konvoi motor. Sekarang motornya diangkut menggunakan truk, sementara pemudiknya naik bus agar perjalanan lebih aman,” terang Wisnu. Perubahan ini mencerminkan komitmen Astra Honda Motor untuk terus berinovasi demi memberikan pengalaman mudik yang lebih baik dan aman bagi masyarakat.
Dukungan Layanan Tambahan Selama Lebaran
Eri Kurniadi, Manager Customer Astra Motor Jawa Tengah, menambahkan bahwa program mudik ini merupakan bagian integral dari rangkaian layanan yang disiapkan Honda selama periode Lebaran. Selain program MBBH, Honda juga menyediakan fasilitas pendukung lainnya untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan para pemudik.
Dua titik Bale Santai Honda disiapkan di jalur Tuntang–Salatiga, memberikan tempat istirahat yang nyaman bagi pemudik. Selain itu, layanan AHASS Siaga+ juga hadir di sejumlah titik strategis untuk memberikan bantuan teknis darurat bagi kendaraan yang membutuhkan.
Arus Balik dan Perencanaan
Untuk arus balik, para peserta program MBBH dijadwalkan akan kembali ke Jakarta pada tanggal 28 Maret 2026. Kendaraan roda dua mereka juga akan diangkut kembali menggunakan truk pada hari yang sama. Titik kumpul bagi para pemudik dari Jawa Tengah untuk kembali ke Jakarta adalah di kantor Honda Gajah Mada, Semarang. Dengan segala persiapan dan fasilitas yang telah disediakan, Astra Honda Motor berupaya keras untuk menjadikan momen mudik Lebaran tahun ini lebih bermakna dan bebas dari kekhawatiran bagi seluruh pesertanya.




















