Perubahan Hidup Onadio Leonardo Pasca Rehabilitasi: Fokus Keluarga dan Permintaan Maaf
Setelah menjalani masa rehabilitasi yang membuatnya terpisah sementara dari orang-orang terkasih, musisi Onadio Leonardo atau yang akrab disapa Onad, kini kembali menyambut hari-harinya dengan senyum lega. Kepulangannya ke pelukan istri dan anak-anaknya pada 28 Januari 2026 lalu menandai babak baru dalam kehidupannya. Kasus penyalahgunaan narkoba yang sempat menjeratnya mengharuskan Onad menjalani proses rehabilitasi selama beberapa bulan, sebuah periode yang penuh tantangan dan memaksa dirinya untuk menjauh dari keluarga.
Kini, pasca dinyatakan bebas, perubahan signifikan mulai terlihat dalam diri Onad. Sang istri, Beby Prisillia, membenarkan adanya pergeseran prioritas suaminya. “Ini beda banget, dia kayak lebih banyak menghabiskan waktu sama kita,” ujar Beby, mengutip pernyataannya. Perubahan ini bukanlah tanpa alasan. Jika sebelumnya Onad dikenal lebih banyak mencurahkan energinya untuk pekerjaan, kini ia memilih untuk lebih selektif dalam mengambil tawaran. Fokus utamanya bergeser, dan ia kini lebih banyak menerima pekerjaan yang hanya berlangsung di akhir pekan.
“Kalau dulu kan fokusnya kerja kerja kerja, terus sekarang kalau kerja kayaknya kita di weekend aja deh,” jelas Beby mengenai penyesuaian jadwal suaminya. Fleksibilitas ini memungkinkan Onad untuk lebih hadir dalam kehidupan sehari-hari keluarganya. Ia kini mampu menyeimbangkan antara kewajiban profesional dan kebutuhan emosional keluarganya.
Menemukan Keseimbangan: Perhatian Lebih untuk Anak dan Keluarga
Perubahan yang paling dirasakan oleh Beby Prisillia adalah peningkatan perhatian Onad terhadap anak-anak mereka. Jika dulu fokus utama bersama adalah “ayo kerja kerja kerja”, kini hari-hari biasa diisi dengan kegiatan bersama keluarga.
- Kualitas Waktu Bersama: Onad kini lebih banyak meluangkan waktu untuk menemani anak-anak. Kegiatan sederhana seperti pergi bersama, makan malam keluarga, dan menghabiskan waktu berkualitas menjadi prioritas utama di hari-hari biasa.
- Perhatian yang Meningkat: Beby Prisillia secara khusus menyoroti bagaimana suaminya kini memberikan perhatian yang lebih besar kepada buah hati mereka. Hal ini menunjukkan kedewasaan dan kesadaran Onad akan pentingnya peran sebagai ayah dan suami.
Keseimbangan yang baru ditemukan ini bukan hanya tentang mengurangi jam kerja, tetapi juga tentang kualitas interaksi. Onad tampaknya telah belajar untuk menghargai setiap momen bersama keluarganya, menjadikannya prioritas utama di luar urusan pekerjaan.
Permintaan Maaf dan Pelajaran Berharga
Pasca bebas dari rehabilitasi, Onad tidak menutup diri dari kesalahannya. Ia dengan tulus menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh penggemar dan pihak-pihak yang mungkin merasa kecewa atau dirugikan atas tindakannya di masa lalu.
“Cuman ya gue minta maaf kalau gue mengecewakan kalian semua, orang kaget,” ungkap Onad. Ia menyadari bahwa kesalahannya tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, tetapi juga merembet kepada keluarga, teman kerja, dan banyak orang lain yang secara tidak langsung turut merasakan kerugian.
Pengalaman pahit ini telah memberinya pelajaran berharga yang tak ternilai. Onad kini bertekad untuk menjalani hidup dengan lebih bijak dan dewasa dalam setiap pengambilan keputusan. “Jadi ini pelajaran lah kalau jadi orang itu lebih dewasa lah dalam memilih-milih yang tidak baik dan baik,” ucapnya, menegaskan komitmennya untuk masa depan yang lebih baik. Keputusan-keputusan yang akan diambilnya kini akan didasari oleh pemahaman yang lebih mendalam tentang konsekuensi dan dampaknya, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya. Perjalanan rehabilitasi ini tampaknya telah membentuk kembali pandangannya tentang prioritas hidup dan pentingnya integritas pribadi.



















