• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Trending

Pakar ITB: Longsor Cisarua KBB, Waspadai Tanda Alam Tersembunyi

Erwin by Erwin
22 Februari 2026 - 20:52
in Trending
0

Waspada Longsor: Mengenali Tanda Alam dan Mitigasi Berbasis Sains

Bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai indikator alam. Seorang pakar geologi longsoran dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr. Eng Imam Ahmad Sadisun, menekankan bahwa pemahaman masyarakat mengenai ancaman longsor perlu diperluas, tidak hanya terbatas pada runtuhnya lereng secara visual.

Salah satu fenomena alam yang seringkali terabaikan namun krusial sebagai peringatan dini longsor adalah menyusutnya atau bahkan hilangnya aliran sungai secara tiba-tiba, terutama ketika hujan masih berlangsung. Fenomena ini bisa menjadi indikasi adanya sumbatan atau pembendungan material di bagian hulu sungai.

“Jika sungai yang biasanya mengalir deras tiba-tiba surut saat hujan lebat, masyarakat harus segera meningkatkan kewaspadaan dan menjauh dari area bantaran sungai,” ujar Dr. Imam dalam sebuah pernyataan tertulis pada Senin, 26 Januari 2026. Beliau berharap, melalui peristiwa ini, kesadaran publik akan bahaya longsoran tidak hanya terpaku pada gambaran klasik runtuhnya tebing, melainkan juga mencakup risiko aliran debris atau lumpur dari hulu yang bisa datang tanpa peringatan visual yang jelas di permukiman.

Ancaman Bahaya Susulan yang Perlu Diwaspadai

Dr. Imam juga secara khusus menyoroti potensi bahaya susulan yang mungkin timbul pasca-longsoran awal. Indikasi adanya sumbatan material di bagian hulu sungai yang menjadi penyebab awal longsoran, masih menjadi perhatian serius. Jika hujan kembali mengguyur dengan intensitas tinggi, sumbatan tersebut berisiko jebol kembali, memicu aliran lumpur atau debris susulan yang dapat membahayakan wilayah di bagian hilir.

Baca Juga  Tren Teknologi 2026 yang Mulai Terlihat: Prediksi dan Perkembangan Terkini

Beliau mengingatkan bahwa tinggal di kawasan sempadan sungai memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi terhadap ancaman aliran lumpur dan debris. Hal ini sangat relevan meskipun sebagian besar area yang terdampak bencana tersebut diklasifikasikan berada dalam zona kerentanan longsor rendah hingga menengah.

“Bahaya tidak selalu berasal dari lereng tempat rumah tersebut berada, tetapi bisa datang dari sistem aliran yang terhubung langsung dengan lereng terjal di bagian hulunya,” jelas Dr. Imam. Pernyataan ini menekankan pentingnya melihat suatu wilayah tidak hanya secara parsial, melainkan sebagai satu kesatuan sistem geologis yang saling terhubung.

Mitigasi Bencana Berbasis Pendekatan Ilmiah

Dalam upaya penanggulangan bencana longsor dan aliran debris, Dr. Imam menggarisbawahi pentingnya peran vegetasi. Vegetasi memiliki dua fungsi krusial dalam menjaga stabilitas lereng. Pertama, secara mekanik, perakaran tumbuhan dapat meningkatkan kohesivitas tanah, membuatnya lebih kuat dan tahan terhadap pergerakan. Kedua, secara hidrologis, vegetasi membantu memperlambat proses kejenuhan tanah oleh air hujan, sehingga mengurangi potensi timbulnya tekanan air dalam tanah yang dapat memicu longsor.

Untuk menghadapi ancaman aliran lumpur dan debris, Dr. Imam memaparkan tiga pendekatan mitigasi utama yang berbasis ilmu pengetahuan:

  1. Stabilisasi Lereng Hulu: Fokus utama harus diberikan pada upaya stabilisasi lereng di bagian hulu yang berpotensi menjadi sumber utama longsoran. Ini bisa mencakup berbagai teknik rekayasa geoteknik.
  2. Pemantauan Jalur Aliran: Pemanfaatan teknologi modern sangat krusial untuk memantau jalur aliran yang berpotensi dilalui debris. Penggunaan sensor getaran, geofon, dan kamera pemantau dapat memberikan deteksi dini terhadap pergerakan yang mencurigakan.
  3. Perlindungan di Jalur Aliran dan Hilir: Pembangunan berbagai struktur pertahanan di sepanjang jalur aliran hingga ke hilir sangat diperlukan. Ini meliputi:
    • Struktur penghalang aliran lumpur/debris (debris flow barrier): Bangunan yang dirancang untuk menahan atau memperlambat laju aliran debris.
    • Tanggul pengelak (deflection wall): Struktur yang berfungsi mengalihkan arah aliran debris agar tidak langsung menuju permukiman.
    • Pagar pemecah aliran (debris fence): Jaringan pagar yang dapat mengurangi energi aliran debris.
    • Cekungan penampung aliran (debris flow catch basin): Area yang dirancang untuk menampung material debris sebelum mencapai area yang lebih luas.
Baca Juga  Swift's Toy Story Tease: Official Collab Announcement Imminent

“Yang paling merusak dalam fenomena ini bukanlah airnya semata, melainkan material sedimen yang terbawa dalam aliran tersebut. Oleh karena itu, sistem mitigasi perlu difokuskan secara strategis pada pengendalian material sedimennya,” tegas Dr. Imam. Pendekatan ini menekankan bahwa penanganan yang efektif harus menyasar akar masalah, yaitu material yang dibawa oleh aliran, bukan hanya dampak dari aliran itu sendiri.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Konser Spektakuler Band Legendaris Dunia di Jakarta dan Bandung: Momen Tak Terlupakan
berita

Konser Spektakuler Band Legendaris Dunia di Jakarta dan Bandung: Momen Tak Terlupakan

15 Juni 2026 - 22:35
R-Rated Spider-Man? Holland Teases Punisher Crossover Post-‘Brand New Day’
Trending

R-Rated Spider-Man? Holland Teases Punisher Crossover Post-‘Brand New Day’

15 Juni 2026 - 22:03
Jejak Spektakuler Konser Band Legendaris Dunia di Jakarta: Analisis Mendalam dan Reaksi Penggemar
berita

Jejak Spektakuler Konser Band Legendaris Dunia di Jakarta: Analisis Mendalam dan Reaksi Penggemar

15 Juni 2026 - 21:10
Konser Band Legendaris Dunia di Jakarta: Nostalgia dan Pesta Penonton
berita

Konser Band Legendaris Dunia di Jakarta: Nostalgia dan Pesta Penonton

15 Juni 2026 - 19:45
Krisis Properti Global Mulai Berdampak pada Pasar Saham Asia Tenggara, Simak Selengkapnya
berita

Mengulang Sejarah: Nostalgia Konser Band Legendaris Dunia di Jakarta yang Mengguncang Media Sosial

15 Juni 2026 - 19:03
10 Lukisan Dunia: Senyum Misterius Hingga Dibuat di RS Jiwa
Trending

10 Lukisan Dunia: Senyum Misterius Hingga Dibuat di RS Jiwa

15 Juni 2026 - 17:30
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Ajinomoto Buka Lowongan Besar Juni 2026: Cek Posisi & Syarat!

Ajinomoto Buka Lowongan Besar Juni 2026: Cek Posisi & Syarat!

15 Juni 2026 - 23:08
EasyJet: US Predator Circles for Takeover

EasyJet: US Predator Circles for Takeover

15 Juni 2026 - 22:42
Presiden Prabowo Pangkas Rombongan Kunjungan Kerja Demi Efisiensi

Presiden Prabowo Pangkas Rombongan Kunjungan Kerja Demi Efisiensi

15 Juni 2026 - 22:42
Konser Spektakuler Band Legendaris Dunia di Jakarta dan Bandung: Momen Tak Terlupakan

Konser Spektakuler Band Legendaris Dunia di Jakarta dan Bandung: Momen Tak Terlupakan

15 Juni 2026 - 22:35
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.