Sektor maritim memiliki peran penting dalam perekonomian global, terutama dalam perdagangan internasional dan logistik. Dengan perkembangan teknologi dan permintaan pasar yang meningkat, peluang karir di bidang ini semakin menjanjikan. Jika kamu tertarik membangun karir di sektor maritim, mulai dari pelatihan hingga pengembangan keterampilan, berikut panduan lengkapnya.
Mengapa Memilih Karir di Sektor Maritim?

Sektor maritim menawarkan banyak keuntungan bagi para profesional yang ingin berkembang secara profesional dan finansial. Berikut alasan utama mengapa memilih karir di sektor ini:
- Peluang stabil dan beragam – Mulai dari posisi operasional (seperti pengelola gudang dan terminal) hingga manajemen rantai pasok.
- Mobilitas karir tinggi – Pengalaman di lapangan sering membuka peluang untuk posisi manajerial atau spesialis internasional.
- Skala global – Bekerja dengan klien dan mitra internasional meningkatkan kemampuan bahasa dan jaringan profesional.
Peran Umum di Perusahaan Maritim
![]()
Perusahaan maritim seperti BJM menawarkan berbagai peran yang cocok untuk berbagai latar belakang pendidikan dan minat. Beberapa peran umum antara lain:
- Operational Staff – Menangani kargo, dokumentasi muat, dan koordinasi dengan pelabuhan serta trucking.
- Customs Clearance / Brevet – Mengurus izin ekspor-impor dan kepabeanan.
- Freight Forwarder – Merancang rute pengiriman, negosiasi tarif, dan membuat house bill of lading.
- Warehouse & Inventory – Manajemen gudang, WMS, dan quality control.
- Sales & Customer Service – Menawarkan layanan logistik dan menjaga hubungan klien.
- Supply Chain Analyst – Mengoptimalkan biaya, analisis data, dan forecasting.
Keterampilan yang Dicari di Sektor Maritim

Selain pendidikan formal, keterampilan praktis sangat penting dalam sektor maritim. Berikut beberapa keterampilan yang dicari oleh perusahaan:
- Keterampilan teknis – Dasar freight forwarding, dokumentasi ekspor-impor, penggunaan TMS/WMS, dan Microsoft Excel tingkat lanjut.
- Sertifikasi & pelatihan – Sertifikasi seperti Brevet A/B (untuk kepabeanan di Indonesia), kursus FIATA, CSCP/CLTD (APICS), atau sertifikat terkait supply chain.
- Kemampuan bahasa – Bahasa Inggris bisnis sangat dihargai; bahasa asing lain menjadi nilai tambah.
- Kemampuan komunikasi & negosiasi – Penting untuk koordinasi dengan pihak pelabuhan, vendor, dan klien.
- Soft skills – Problem solving, ketahanan terhadap tekanan, dan kemampuan bekerja shift atau di lapangan.
Langkah Praktis Memulai Karir di Sektor Maritim

Jika kamu baru memulai, berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:
- Pelajari dasar-dasar lewat kursus singkat atau program vokasi (SMK logistik, maritime college, atau kelas online).
- Cari pengalaman lapangan melalui magang atau kerja entry-level (warehouse, admin operasional).
- Ambil sertifikasi penting seperti Brevet A/B atau pelatihan FIATA sesuai minat.
- Kembangkan kemampuan digital – Belajar Excel, dasar ERP, dan penggunaan aplikasi TMS/WMS.
- Bangun jaringan – Hadiri job fair, seminar industri, dan bergabung dengan komunitas logistik.
Tips Melamar Kerja di Perusahaan Maritim

Jika kamu ingin melamar kerja di perusahaan seperti BJM, berikut tips yang bisa kamu gunakan:
- Sesuaikan CV dengan kata kunci industri: freight forwarding, container handling, customs clearance.
- Tonjolkan pengalaman praktis, walau hanya magang atau kerja paruh waktu di gudang.
- Siapkan portofolio kecil – Contoh laporan inventory, diagram proses kerja, atau kasus efisiensi yang pernah kamu bantu selesaikan.
- Persiapkan wawancara teknis – Pahami istilah seperti bill of lading, manifest, demurrage, laytime.
- Tunjukkan sikap – Kesiapan kerja lapangan, fleksibilitas jam, dan kemampuan berkomunikasi lintas tim.
Tren Industri yang Perlu Diperhatikan

Sektor maritim terus berkembang seiring inovasi dan perubahan global. Beberapa tren yang perlu diperhatikan antara lain:
- Digitalisasi – Otomatisasi terminal, penggunaan TMS/WMS, dan analitik data menjadi kunci efisiensi.
- Keberlanjutan – Upaya pengurangan emisi (decarbonization) memengaruhi rute dan jenis bahan bakar kapal.
- E-commerce – Mempercepat permintaan untuk solusi last-mile dan cross-border logistics.
- Regulasi – Perubahan kebijakan kepabeanan dan keamanan maritim memerlukan adaptasi cepat.
FAQ: Pertanyaan yang Sering Muncul
Q: Bagaimana cara memulai jika saya tidak punya pengalaman sama sekali?
A: Mulai dari posisi entry-level seperti staf gudang, admin operasional, atau customer service. Ikuti kursus singkat (mis. dasar logistik, Brevet A/B), dan manfaatkan magang untuk mengumpulkan pengalaman. Banyak perusahaan lebih menghargai sikap dan kemampuan belajar cepat dibandingkan pengalaman panjang di awal.
Q: Sertifikasi apa yang paling berguna untuk karir di logistik laut?
A: Untuk pasar Indonesia, Brevet A dan B sangat berguna untuk urusan kepabeanan. Sertifikasi internasional seperti FIATA Diploma, CSCP, atau CLTD memberi nilai tambah untuk peran global. Selain itu, pelatihan WMS/TMS dan Excel lanjutan sangat praktis untuk sehari-hari.
Q: Apakah bahasa Inggris wajib?
A: Tidak selalu wajib untuk semua posisi, tapi bahasa Inggris bisnis jelas meningkatkan peluang, terutama untuk peran yang berhubungan dengan klien internasional, dokumen ekspor-impor, atau koordinasi lintas negara.
Q: Seberapa cepat kenaikan karir bisa terjadi?
A: Bervariasi. Dengan kombinasi pengalaman lapangan, sertifikasi, dan kemampuan kepemimpinan, kenaikan ke posisi supervisor bisa terjadi dalam 1–3 tahun. Untuk peran manajerial atau spesialis internasional mungkin butuh 3–7 tahun pengalaman tergantung ukuran perusahaan dan kesempatan pengembangan internal.
Q: Bagaimana kompetisi di perusahaan besar seperti BJM?
A: Perusahaan besar biasanya memiliki struktur HR yang teratur dan program pelatihan, tapi juga standar yang tinggi. Untuk bersaing, fokus pada spesialisasi (mis. customs, freight forwarding, atau WMS) dan tunjukkan bukti kontribusi nyata dari pengalamanmu.
Kesimpulan
Membangun karir di sektor maritim menawarkan jalur yang dinamis dan penuh peluang. Kunci suksesnya adalah kombinasi pengalaman praktis, sertifikasi relevan, kemampuan digital, dan kemampuan berkomunikasi. Perusahaan seperti BJM mencari individu yang siap bekerja lapangan, cepat belajar, dan bisa beradaptasi dengan perubahan industri.
Jika kamu serius menjajaki bidang ini, mulailah dari langkah kecil: kursus singkat, magang, dan membangun jaringan. Konsistensi dan keinginan belajar akan membuka banyak pintu.
Ingin saran lebih spesifik sesuai latar belakangmu? Ceritakan pengalaman atau tujuan karirmu — saya siap membantu menyusun rencana langkah demi langkah!
wafaul
















