LANGKAT, .CO – Pangdam I/Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa hadir dalam acara ground breaking pembangunan jembatan perintis di Desa Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, pada Senin (6/4). Acara ini menjadi bagian dari upaya untuk mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Dalam pidatonya, Pangdam Hendy menyampaikan bahwa pembangunan jembatan di wilayah Sumatera Utara merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam rangka pemerataan pembangunan. Ia menekankan pentingnya proyek infrastruktur seperti ini dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dari total 320 jembatan yang direncanakan, sebanyak 144 jembatan telah selesai dibangun. Jenis-jenis jembatan yang dibangun mencakup jembatan Bailey, Aramco, dan jembatan gantung. Salah satu jembatan gantung yang baru saja dikerjakan berada di Kabupaten Langkat dengan panjang 40 meter dan lebar 1,5 meter. Jembatan ini menghubungkan Lingkungan VII Basuki dengan Lingkungan VIII Undian.
Pengerjaan proyek ini melibatkan TNI melalui Kodim 0203/Langkat serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Kolaborasi antara militer dan warga ini menjadi contoh nyata kerja sama yang saling menguntungkan dalam pembangunan infrastruktur.
Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menyampaikan apresiasi atas kontribusi TNI, khususnya Kodam I/BB, dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang langsung berdampak pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, proyek-proyek seperti ini sangat penting dalam membangun fondasi yang kuat untuk kemajuan daerah.
Selama acara, Pangdam Hendy juga melakukan interaksi dengan jajaran Kodim dan Forkopimda melalui video conference. Selain itu, ada beberapa kegiatan lain yang dilakukan, seperti peletakan batu pertama, penyerahan 200 bibit pohon durian dan bantuan sembako secara simbolis, serta dialog interaktif dengan masyarakat.
Beberapa tokoh dan instansi turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Irdam I/BB, Danrem 022/PT, para Asisten Kasdam I/BB, para Kabalakdam I/BB, Dandim 0203/Langkat, Kapolres Langkat, Danyon 100/PS, serta unsur Forkopimda lainnya. Keberadaan mereka menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Proyek pembangunan jembatan ini tidak hanya membuka akses transportasi, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan hubungan antara TNI dan masyarakat. Dengan adanya jembatan, masyarakat akan lebih mudah mengakses fasilitas umum seperti pendidikan, kesehatan, dan pasar.
Selain itu, pembangunan jembatan juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Masyarakat dapat lebih mudah menjual hasil pertanian dan produk lokal ke pasar yang lebih luas. Hal ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya bertugas dalam bidang keamanan, tetapi juga aktif dalam pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi rakyat. Melalui kolaborasi yang baik, TNI dan masyarakat bisa menciptakan lingkungan yang lebih baik dan sejahtera.

















