No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Nasional

PDIP Tanggapi Pernyataan JK: Bukti Jokowi Tidak Hormati Tokoh Berjasa

Luna by Luna
23 April 2026 - 20:18
in Nasional
0

Peran dan Kritik terhadap Joko Widodo dari PDIP

Hubungan antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan mantan kadernya, Joko Widodo (Jokowi), kembali memanas setelah pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), yang mengklaim bahwa dirinya adalah sosok di balik kesuksesan Jokowi menuju kursi presiden pada 2014 silam. Pernyataan ini menimbulkan reaksi keras dari PDIP, terutama dari politikus partai tersebut, Guntur Romli.

Guntur Romli menilai pengakuan JK tersebut memperkuat pandangan bahwa Jokowi sering melukai pihak-pihak yang telah membantunya dalam karier politiknya. Ia menegaskan bahwa secara organisatoris, PDIP sudah tidak ingin lagi dikaitkan dengan Jokowi. Sebagaimana diketahui, PDIP telah resmi memecat Jokowi beserta putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, dan menantunya, Bobby Nasution, pada 16 Desember 2024 lalu.

Pernyataan JK menurut Guntur menjadi validasi atas perasaan internal partai banteng yang selama ini merasa dikhianati oleh Jokowi. “PDIP sudah tutup buku dengan Pak Jokowi, sudah dipecat. Tidak mau lagi membahas dan dikaitkan dengan Jokowi. Tapi kesan dari pernyataan Pak JK, Jokowi itu memang berkhianat dan melukai pada orang-orang yang berjasa besar padanya,” tegas Guntur Romli kepada Tribunnews.com, Minggu (19/4/2026).

Daftar Panjang “Korban” Pengkhianatan

Tidak hanya JK dan Megawati Soekarnoputri, Guntur Romli juga menyebutkan sejumlah nama besar yang memiliki andil masif dalam karier politik Jokowi sejak dari Solo hingga ke Jakarta. Nama-nama seperti Hasto Kristiyanto, Pramono Anung, serta mentor politiknya di Solo, FX Hadi Rudyatmo (FX Rudy), disebut sebagai pilar utama kesuksesan Jokowi.

Bahkan, Guntur memperluas daftar tersebut ke tokoh di luar PDIP, seperti Anies Baswedan dan Tom Lembong, yang pernah menjadi menteri serta tim sukses Jokowi pada periode pertama (2014-2019). “Dan tidak hanya ke orang-orang PDI Perjuangan, juga pada Pak Anies Baswedan, dan Pak Tom Lembong, yang semuanya pernah membantu Jokowi. Nama-nama yang saya sebut itu semua berkontribusi besar terhadap karier Jokowi. Tapi apa balasannya? Pengkhianatan dan menyakitkan,” lanjut Guntur dengan nada getir.

Baca Juga  Pertikaian Maut: Rando Tewas, Pelaku Agung Tertangkap

Sentilan Balik atas Klaim Senioritas JK

Sebelumnya, Jusuf Kalla memicu diskusi publik dengan menyebut dirinya sebagai sosok yang meyakinkan Megawati untuk memboyong Jokowi ke Jakarta demi kursi Gubernur DKI. JK merasa bahwa tanpa dukungan senioritasnya kala itu, karier Jokowi tidak akan sampai ke kursi Presiden.

Bagi PDIP, pernyataan JK ini bukan sekadar klaim sejarah, melainkan bentuk kekecewaan mendalam dari para tokoh senior bangsa yang merasa visi dan etika politik mereka telah diabaikan oleh sosok yang mereka bantu orbitkan sendiri.

JK: Jokowi Jadi Presiden karena Saya

Sebelumnya, JK menegaskan perannya dalam karier politik Jokowi hingga bisa menjadi Presiden RI. Dia mengungkapkan perannya yang besar terhadap Jokowi. JK turut menyinggung ‘termul-termul’ untuk membandingkan dengan perannya tersebut. Termul merupakan akronim dari ‘Ternak Mulyono’ yang kerap ditujukan sebagai relawan Jokowi.

JK mengatakan dalam kontestasi Pilgub DKI Jakarta 2012, Megawati menolak untuk mengusung Jokowi sebagai cagub. Lalu, JK mengeklaim bahwa dirinya membawa Jokowi ke Megawati dan mempromosikannya dengan representasi sebagai sosok ‘orang baik’. “Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi Gubernur. Saya bawa. Saya ke Ibu Mega, ‘Ibu ini ada calon baik orang PDIP’. (Megawati menjawab) ‘Ah jangan’. Saya datang lagi, akhirnya beliau setuju jadilah Gubernur,” kata JK dalam konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

JK lantas menyebut Jokowi berterima kasih kepadanya karena telah membuat dia menang Pilgub DKI Jakarta 2012. Lewat pernyataan itu, dirinya lantas mengeklaim bahwa tanpa jasanya, Jokowi tidak mungkin bisa maju menjadi capres pada Pilpres 2014 dan berujung menang.

“Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi Presiden karena saya. Kan tanpa Gubernur mana bisa jadi Presiden?” tegas JK dengan suara lantang.

Baca Juga  Lubang Raksasa Aceh: BRIN Ungkap Fenomena Longsor, Bukan Sinkhole

Pada momen tersebut, JK menyebut Megawati juga sempat enggan untuk mengusung Jokowi menjadi capres dalam Pilpres 2014 jika bukan dirinya yang menjadi cawapres. “2 tahun dia gubernur (DKI Jakarta), oke silakan, saya tidak campur, saya tidak pernah datang waktu Gubernur. Tiba-tiba jadi Presiden, saya bilanglah, eh belum cukup pengalaman jangan, nanti rusak negeri ini. Ah tapi Ibu Mega kasih tahu saya, dia tidak mau teken kalau saya tidak wakilnya (cawapres pada Pilpres 2014),” kata JK.

Dia menjelaskan Megawati mau untuk memasangkan Jokowi dengannya karena berpengalaman. Megawati ingin agar JK membimbing Jokowi. Kala itu, JK mengaku sempat bimbang karena berencana untuk pulang ke kampung halamannya di Makassar. Namun, akhirnya mau untuk menuruti permintaan Megawati.

“Aduh saya mau pulang kampung waktu itu mau pulang ke Makassar, Ibu Mega bilang jangan, ‘Pak Yusuf dampingi. Saya tidak mau teken kalau bukan Pak Yusuf’ Ya bukan saya minta, bukan,” kata JK.

“Ibu Mega yang minta sama saya agar dampingi karena beliau tidak berpengalaman. Mengerti? Jadi jangan coba. Minta maaf ya, kasih tahu semua itu buzzer-buzzer itu. Dia tidak jadi Gubernur kalau bukan saya,” imbuh dia.

Tags: berjasahormatijokowinasionalpernyataan:tanggapi
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Indef: Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Sesuai Harga Minyak Global
Nasional

Indef: Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Sesuai Harga Minyak Global

23 April 2026 - 21:28
Siapa Nus Kei? Profil Ketua Golkar yang Tewas di Bandara
Nasional

Siapa Nus Kei? Profil Ketua Golkar yang Tewas di Bandara

23 April 2026 - 21:09
Satgas PRR Percepat Pemulihan Infrastruktur dengan Fokus pada Ketahanan Bencana
Nasional

Satgas PRR Percepat Pemulihan Infrastruktur dengan Fokus pada Ketahanan Bencana

23 April 2026 - 20:55
Terinspirasi dari Inggris, Ini Alasan Kimberly Ryder Memilih Bidan saat Melahirkan
Kesehatan

Terinspirasi dari Inggris, Ini Alasan Kimberly Ryder Memilih Bidan saat Melahirkan

23 April 2026 - 20:30
Unhas Perketat Pengawasan UTBK SNBT 2026 dengan 15 Lokasi Ujian dan CCTV Baru
Nasional

Unhas Perketat Pengawasan UTBK SNBT 2026 dengan 15 Lokasi Ujian dan CCTV Baru

23 April 2026 - 19:13
8 anak tewas dalam penembakan di Louisiana
Nasional

8 anak tewas dalam penembakan di Louisiana

23 April 2026 - 18:27
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Asippindo beberkan peran penting lembaga jaminan bagi UMKM

Asippindo beberkan peran penting lembaga jaminan bagi UMKM

23 April 2026 - 21:47
Dua Pemain Timnas Indonesia di Luar Negeri, Striker Garuda Terancam Turun Kasta dan Hadapi Joey Pelupessy

Dua Pemain Timnas Indonesia di Luar Negeri, Striker Garuda Terancam Turun Kasta dan Hadapi Joey Pelupessy

23 April 2026 - 21:32
Indef: Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Sesuai Harga Minyak Global

Indef: Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Sesuai Harga Minyak Global

23 April 2026 - 21:28
Siapa Nus Kei? Profil Ketua Golkar yang Tewas di Bandara

Siapa Nus Kei? Profil Ketua Golkar yang Tewas di Bandara

23 April 2026 - 21:09
WFH, Pemko Batam Targetkan Efisiensi Belanja hingga Rp18,1 Miliar

WFH, Pemko Batam Targetkan Efisiensi Belanja hingga Rp18,1 Miliar

23 April 2026 - 21:00

Pilihan Redaksi

Asippindo beberkan peran penting lembaga jaminan bagi UMKM

Asippindo beberkan peran penting lembaga jaminan bagi UMKM

23 April 2026 - 21:47
Dua Pemain Timnas Indonesia di Luar Negeri, Striker Garuda Terancam Turun Kasta dan Hadapi Joey Pelupessy

Dua Pemain Timnas Indonesia di Luar Negeri, Striker Garuda Terancam Turun Kasta dan Hadapi Joey Pelupessy

23 April 2026 - 21:32
Indef: Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Sesuai Harga Minyak Global

Indef: Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Sesuai Harga Minyak Global

23 April 2026 - 21:28
Siapa Nus Kei? Profil Ketua Golkar yang Tewas di Bandara

Siapa Nus Kei? Profil Ketua Golkar yang Tewas di Bandara

23 April 2026 - 21:09
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.