No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus Human Interest

Pedas Ampuh Lawan Jantung & Otak: Kata Peneliti

Rizki by Rizki
18 Desember 2025 - 00:29
in Human Interest
0

Sebuah studi baru-baru ini mengungkap potensi manfaat kesehatan dari konsumsi makanan pedas secara rutin, terutama bagi kesehatan jantung dan otak. Temuan ini berasal dari penelitian berskala besar yang dilakukan di Provinsi Sichuan, Tiongkok, melibatkan puluhan ribu orang dewasa. Para peneliti mengamati pola makan partisipan dalam kurun waktu tertentu dan menganalisis korelasinya dengan risiko penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular. Hasilnya cukup mengejutkan: individu yang lebih sering mengonsumsi makanan pedas, khususnya cabai, menunjukkan kecenderungan risiko yang lebih rendah untuk mengalami penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah otak dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsinya.

Temuan ini sejalan dengan penelitian serupa yang telah dilakukan sebelumnya. Marialaura Bonaccio dari IRCCS Neuromed, Italia, yang telah bertahun-tahun meneliti dampak cabai terhadap kesehatan jantung di Eropa, menyatakan bahwa hasil dari Tiongkok ini semakin memperkuat dugaan bahwa cabai memiliki efek protektif terhadap sistem kardiovaskular. Namun, ia juga menekankan pentingnya melihat temuan ini dalam konteks gaya hidup dan budaya masyarakat setempat.

Konsumsi Cabai dan Penurunan Risiko Penyakit Jantung

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah pada tahun 2025 ini menganalisis data dari 54.859 orang dewasa. Para peneliti membandingkan kelompok yang jarang mengonsumsi makanan pedas dengan kelompok yang mengonsumsinya enam hingga tujuh hari dalam seminggu. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang lebih sering mengonsumsi makanan pedas memiliki risiko lebih rendah untuk terkena penyakit jantung iskemik (kondisi di mana aliran darah ke otot jantung berkurang atau terhenti) dan penyakit serebrovaskular (gangguan pada pembuluh darah otak).

Lebih lanjut, penurunan risiko juga teramati pada kasus stroke iskemik, yaitu jenis stroke yang disebabkan oleh penyumbatan aliran darah ke otak. Menariknya, semakin sering seseorang mengonsumsi makanan pedas, semakin rendah pula risiko stroke iskemik yang teramati. Studi ini juga mencatat bahwa intensitas rasa pedas yang sedang justru berkorelasi dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular secara keseluruhan. Kebiasaan mengonsumsi makanan pedas sejak usia muda juga dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah, meskipun efek perlindungan ini tidak ditemukan pada stroke hemoragik (pecahnya pembuluh darah di otak).

Baca Juga  8 Tanda Diam-Diam Anda Menjadi Orang Tua Sulit

Peran Kapsaisin: Senyawa Aktif dalam Cabai

Sensasi pedas yang kita rasakan saat mengonsumsi cabai berasal dari senyawa bioaktif bernama kapsaisin. Kapsaisin tidak hanya memberikan rasa pedas, tetapi juga berinteraksi dengan reseptor tertentu di dalam tubuh, termasuk pada saraf dan lapisan pembuluh darah.

Beberapa penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa stimulasi rutin reseptor ini dapat meningkatkan produksi oksida nitrat. Oksida nitrat adalah senyawa penting yang berperan dalam merelaksasi pembuluh darah, sehingga melancarkan aliran darah. Efek ini dapat berkontribusi pada penurunan tekanan darah, terutama pada individu yang menderita hipertensi. Pembuluh darah yang lebih rileks dan elastis akan mengurangi beban kerja jantung dan meminimalkan risiko kerusakan pembuluh darah dalam jangka panjang. Dengan demikian, manfaat kapsaisin tidak hanya bersifat sementara sebagai sensasi pedas, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan pada kesehatan pembuluh darah.

Dukungan dari Penelitian Sebelumnya

Temuan dari studi di Sichuan ini bukanlah yang pertama kali mengaitkan konsumsi makanan pedas dengan manfaat kesehatan. Penelitian sebelumnya yang diterbitkan pada tahun 2015 dalam jurnal BMJ (Clinical research ed.) menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan pedas 6 hingga 7 hari per minggu memiliki risiko kematian 14 persen lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsinya. Penurunan risiko ini juga terlihat pada kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung iskemik dan penyakit pernapasan.

Selain itu, sebuah studi kohort di Italia menemukan bahwa konsumsi cabai lebih dari empat kali seminggu berkaitan dengan angka kematian total dan kematian akibat penyakit kardiovaskular yang lebih rendah. Hubungan ini tetap signifikan bahkan setelah para peneliti memperhitungkan kepatuhan responden terhadap pola diet Mediterania.

Batasan dan Rekomendasi

Meskipun temuan ini menjanjikan, para peneliti menekankan bahwa konsumsi cabai tidak dapat dianggap sebagai obat untuk penyakit jantung atau otak. Sifat penelitian yang observasional berarti bahwa hubungan sebab-akibat belum dapat dipastikan secara definitif. Namun, konsistensi temuan dari berbagai negara menunjukkan bahwa konsumsi makanan pedas secara teratur memang sering kali berkaitan dengan hasil kesehatan yang lebih baik.

Baca Juga  Balasan menohok Sonny Septian ke Inara Rusli yang rela jadi istri kedua: Agama jadi tameng nafsu

Para ahli berpendapat bahwa manfaat ini kemungkinan merupakan hasil dari kombinasi efek biologis kapsaisin dan pola gaya hidup masyarakat yang secara tradisional terbiasa mengonsumsi cabai. Penting untuk dicatat bahwa manfaat kesehatan lebih terlihat pada konsumsi cabai dengan intensitas ringan hingga sedang, bukan ekstrem.

Bagi masyarakat yang ingin mencoba memasukkan cabai ke dalam pola makan mereka, penggunaan cabai sebagai bumbu masakan sehari-hari dapat menjadi langkah awal yang sederhana. Namun, individu yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti gangguan lambung, disarankan untuk menyesuaikan konsumsi makanan pedas sesuai dengan toleransi tubuh masing-masing dan berkonsultasi dengan tenaga medis jika diperlukan.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki
Alam

Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki

21 April 2026 - 14:36
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi
berita

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya
Budaya

Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya

13 April 2026 - 09:23
Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan
Human Interest

Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan

12 April 2026 - 05:13
Taman Nasional Tanjung Puting: Pengalaman Menyaksikan Orang Utan di Habitat Asli dengan Kapal Klotok
Human Interest

Taman Nasional Tanjung Puting: Pengalaman Menyaksikan Orang Utan di Habitat Asli dengan Kapal Klotok

11 April 2026 - 01:02
Keamanan Laut: Menghadapi Ancaman Bajak Laut dan Penyelundupan
berita

Keamanan Laut: Menghadapi Ancaman Bajak Laut dan Penyelundupan

8 April 2026 - 08:30
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD TKA 2026 dengan Pembahasan Lengkap

Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD TKA 2026 dengan Pembahasan Lengkap

16 April 2026 - 12:36
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Yang Lebih Penting Daripada Cinta dalam Hubungan Jiwa

Yang Lebih Penting Daripada Cinta dalam Hubungan Jiwa

22 April 2026 - 14:13
BKN tindak keras pelanggaran merit: 450 surat peringatan dan 125 data ASN diblokir

BKN tindak keras pelanggaran merit: 450 surat peringatan dan 125 data ASN diblokir

22 April 2026 - 13:46
Menteri Koperasi Tinjau Pesisir Indramayu, Siapkan Kawasan Industri Perikanan Koperasi

Menteri Koperasi Tinjau Pesisir Indramayu, Siapkan Kawasan Industri Perikanan Koperasi

22 April 2026 - 13:19
Transformasi Posyandu, Kader PKK Batam Harus Beradaptasi dengan Perubahan

Transformasi Posyandu, Kader PKK Batam Harus Beradaptasi dengan Perubahan

22 April 2026 - 13:00
Firmansyah: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Kenaikan PAD Batam

Firmansyah: Pelayanan Publik Berkualitas Jadi Kunci Kenaikan PAD Batam

22 April 2026 - 13:00

Pilihan Redaksi

Yang Lebih Penting Daripada Cinta dalam Hubungan Jiwa

Yang Lebih Penting Daripada Cinta dalam Hubungan Jiwa

22 April 2026 - 14:13
BKN tindak keras pelanggaran merit: 450 surat peringatan dan 125 data ASN diblokir

BKN tindak keras pelanggaran merit: 450 surat peringatan dan 125 data ASN diblokir

22 April 2026 - 13:46
Menteri Koperasi Tinjau Pesisir Indramayu, Siapkan Kawasan Industri Perikanan Koperasi

Menteri Koperasi Tinjau Pesisir Indramayu, Siapkan Kawasan Industri Perikanan Koperasi

22 April 2026 - 13:19
Transformasi Posyandu, Kader PKK Batam Harus Beradaptasi dengan Perubahan

Transformasi Posyandu, Kader PKK Batam Harus Beradaptasi dengan Perubahan

22 April 2026 - 13:00
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.