• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Pejabat Harus Berintegritas: Jalan Keras Menyelamatkan Negeri

Hidayat by Hidayat
9 Mei 2026 - 21:43
in Nasional
0



.CO.ID, JAKARTA —

Korupsi di Indonesia tidak pernah benar-benar menghilang—ia hanya berubah wujud. Ketika satu kasus terungkap, muncul kasus lain dengan nilai yang lebih besar lagi. Indeks Persepsi Korupsi 2025 yang turun ke angka 34/100, yang menempatkan Indonesia di peringkat 109 dari 180 negara, membuktikan bahwa pendekatan yang selama ini digunakan belum cukup efektif. Korupsi bukan sekadar penyimpangan, melainkan telah menjadi pola pemerintahan.

Dampaknya tidak hanya berupa angka triliunan rupiah. Korupsi juga merenggut hak-hak publik atas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Dalam istilah Amartya Sen, korupsi adalah bentuk perampasan capabilities—kemampuan dasar manusia untuk hidup layak.

Selama ini, strategi pemberantasan korupsi berfokus pada penindakan dan reformasi sistem. Namun pengalaman menunjukkan: sistem yang baik sekalipun bisa runtuh jika dioperasikan oleh manusia yang tidak berintegritas. Maka, pertanyaannya tetap sama: bagaimana memastikan integritas itu benar-benar hadir?

Dari Moral ke Regulasi: Kesalehan Harus Dipaksakan

Dalam tradisi sosiologi, Émile Durkheim menegaskan bahwa keteraturan sosial lahir dari norma moral yang kuat. Sementara Max Weber mengingatkan bahwa birokrasi rasional membutuhkan etika tanggung jawab. Masalah Indonesia bukanlah ketiadaan nilai, tetapi kegagalan melembagakan nilai tersebut.

Karena itu, kesalehan tidak cukup didorongkan atau hanya dihimbau—ia perlu dipaksakan agar menjadi standar operasional pejabat publik. Dalam konteks ini, kesalehan tidak boleh direduksi hanya sebagai simbol atau retorika. Ia harus hadir dalam praktik keseharian pejabat, terukur, dan diawasi. Artinya:

  • Pejabat publik tidak cukup hanya menjalankan ibadah formal seperti shalat atau sembahyang, tetapi juga didorong menjalani disiplin spiritual seperti puasa sunnah (misalnya Senin–Kamis) sebagai latihan pengendalian diri.
  • Gaya hidup mereka—rumah, kendaraan, pakaian—harus dijaga agar tidak melampaui rata-rata kewajaran masyarakat, sebagai bentuk empati sosial dan pencegah gaya hidup koruptif.
  • Standar ini tidak berhenti pada individu, tetapi juga mencakup keluarga inti, karena dalam praktik korupsi, relasi keluarga sering menjadi pintu masuk terjadinya korupsi.
  • Praktik filantropi seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISW) perlu dilaporkan secara transparan kepada suatu lembaga pengawas, sebagai indikator komitmen sosial dan akuntabilitas moral.
Baca Juga  Rizky Ridho Jadi Kapten Timnas Indonesia: Alasan Mengejutkan Dibaliknya

Gagasan ini mungkin terdengar keras. Namun dalam kerangka kontrak sosial ala Jean-Jacques Rousseau, pejabat memang bukan warga biasa—mereka adalah pemegang amanah publik yang hak-haknya secara sah dapat dibatasi.

Mengapa Pendekatan Ini Masuk Akal?

Pertama, korupsi adalah kejahatan luar biasa dengan dampak luas, sehingga membutuhkan langkah luar biasa. Dalam etika utilitarian Jeremy Bentham, pembatasan terhadap sebagian kecil (pejabat) dapat dibenarkan jika menghasilkan manfaat besar bagi masyarakat luas.

Kedua, gaya hidup adalah indikator awal korupsi. Banyak kasus besar terungkap dari ketidakwajaran gaya hidup pejabat dan keluarganya. Dengan membatasi standar hidup, ruang akumulasi kekayaan ilegal bisa ditekan sejak awal.

Ketiga, disiplin yang dipaksakan dapat membentuk karakter. Dalam teori Pierre Bourdieu, praktik yang terus diulang akan membentuk habitus. Dengan kata lain, kesalehan yang awalnya dipaksakan berpotensi menjadi kebiasaan yang terinternalisasi.

Menuju Infrastruktur Moral Negara

Selama ini, pemberantasan korupsi terlalu bergantung pada hukum dan teknologi pengawasan. Padahal, yang dibutuhkan adalah sesuatu yang lebih dalam: infrastruktur moral negara. Kesalehan—dalam arti integritas, kesederhanaan, dan tanggung jawab sosial—harus dijadikan standar minimum pejabat publik, bukan sekadar pilihan pribadi.

Negara tidak hanya mengatur apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, tetapi juga bagaimana seharusnya seorang pejabat hidup. Memang, pendekatan ini tidak tanpa risiko. Namun mempertahankan status quo—membiarkan pejabat hidup tanpa disiplin moral yang ketat di tengah kerugian publik yang masif—jauh lebih berbahaya.

Jika korupsi adalah penyakit kronis bangsa, maka mungkin sudah saatnya kita berhenti mengandalkan obat biasa. Disiplin keras—bahkan hingga memaksa kesalehan dalam batas tertentu—bisa jadi adalah terapi yang kita butuhkan. Kesalehan jangan hanya dihimbaukan dan dianjurkan dalam forum-forum pidato atau pengajian, tapi harus dipaksakan perwujudannya dalam hidup sehari-hari para pejabat pengemban amanat rakyat itu.

Baca Juga  Update Terbaru: Proyek Strategis Nasional Kereta Cepat Trans-Sumatera Hari Ini - Apa yang Presiden Tinjau?
Tags: berintegritas:menyelamatkannasionalnegeripejabat
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo: Infrastruktur Jalan adalah Fondasi Ketahanan Pangan dan Energi
Nasional

Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo: Infrastruktur Jalan adalah Fondasi Ketahanan Pangan dan Energi

23 Juni 2026 - 14:02
Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Perkuat Konektivitas hingga Pelosok Indonesia
Nasional

Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Perkuat Konektivitas hingga Pelosok Indonesia

23 Juni 2026 - 14:02
Dari Kabupaten Sampang hingga Bangkalan, Presiden Prabowo akan Resmikan Infrastruktur serta Hadiri Munas dan Konbes NU
Nasional

Dari Kabupaten Sampang hingga Bangkalan, Presiden Prabowo akan Resmikan Infrastruktur serta Hadiri Munas dan Konbes NU

23 Juni 2026 - 11:02
Presiden Prabowo Terima Laporan Perkembangan Hilirisasi, Ketahanan Energi, dan Stabilitas Kelistrikan Nasional
Nasional

Presiden Prabowo Terima Laporan Perkembangan Hilirisasi, Ketahanan Energi, dan Stabilitas Kelistrikan Nasional

23 Juni 2026 - 10:02
Presiden Prabowo Instruksikan Penataan Ulang Kawasan GBK untuk Ciptakan Pusat Ekonomi Baru
Nasional

Presiden Prabowo Instruksikan Penataan Ulang Kawasan GBK untuk Ciptakan Pusat Ekonomi Baru

23 Juni 2026 - 10:02
Presiden Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dengan Imperial College London, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains
Nasional

Presiden Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dengan Imperial College London, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains

23 Juni 2026 - 10:02
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

    Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Prakiraan Cuaca Banten 31 Mei 2026: Wilayah Berawan

24 Juni 2026 - 01:41
Analisis Mendalam: Siapa Menteri yang Berpotensi Diganti dalam Reshuffle Kabinet Terbaru di Indonesia?

Analisis Mendalam: Siapa Menteri yang Berpotensi Diganti dalam Reshuffle Kabinet Terbaru di Indonesia?

24 Juni 2026 - 01:24
State of Play: Tonight’s Verdict?

State of Play: Tonight’s Verdict?

24 Juni 2026 - 01:17
Analisis Isu Reshuffle Kabinet Terbaru: Siapa Menteri yang Berpotensi Diganti dan Dampaknya

Analisis Isu Reshuffle Kabinet Terbaru: Siapa Menteri yang Berpotensi Diganti dan Dampaknya

24 Juni 2026 - 00:42
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In