Tragedi di Jalan Raya Belitang: Pelajar Tewas Terlindas Truk Saat Dibonceng
OKU Timur, Sumatera Selatan – Sebuah insiden lalu lintas yang merenggut nyawa terjadi di Jalan Raya Belitang BK 10, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, pada Minggu (25/1/2026) petang. Kecelakaan tragis ini merenggut nyawa Ulfatus Daryanti (14), seorang pelajar asal Desa Tugumulyo, yang sedang dibonceng oleh bibinya.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB ini melibatkan sebuah sepeda motor Honda Revo bernomor polisi BE 3403 WN dan sebuah truk tronton pengangkut LPG bernomor polisi BG 8786 YC.
Sepeda motor yang dikendarai oleh Sunarsih (38), seorang ibu rumah tangga asal Desa Bumi Harjo, Kecamatan Buay Bahuga, Kabupaten Way Kanan, sedang membonceng keponakannya, Ulfatus Daryanti (14), pelajar asal Desa Tugumulyo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI. Sementara itu, truk tronton LPG dikemudikan oleh Riko Diansyah (30), warga Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, dengan seorang penumpang bernama Yuda Frasetio Utomo (35), warga Kelurahan Terukis Rahayu, Kecamatan Martapura, OKU Timur. Beruntung, kedua awak truk dilaporkan selamat tanpa mengalami luka sedikit pun.
Kronologi Kejadian yang Memicu Tragedi
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh pihak kepolisian, kronologi kejadian bermula saat sepeda motor Honda Revo melaju dari arah Petanggan menuju Pasar Gumawang. Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor berupaya mendahului truk tronton LPG yang melaju di depannya.
Namun, situasi menjadi genting ketika sebuah mobil pribadi, yang identitasnya hingga kini belum teridentifikasi, muncul dari arah berlawanan. Pengendara sepeda motor, Sunarsih, yang menyadari jarak yang terlalu dekat dengan kendaraan dari arah berlawanan, panik. Ia berusaha menghindar dengan melakukan pengereman mendadak dan berbelok ke kiri.
Upaya menghindar tersebut justru berujung pada hilangnya keseimbangan sepeda motor. Kendaraan roda dua itu pun terjatuh ke badan jalan. Tragisnya, saat sepeda motor terjatuh tepat di depan truk tronton, pengemudi truk berusaha menghindar dengan membanting setir ke arah kiri. Namun, karena jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan tak dapat dihindari.
Nahas bagi Ulfatus Daryanti, ia terjatuh ke kolong truk dan terlindas ban belakang sebelah kanan. Sementara itu, bibinya, Sunarsih, terseret ke sisi kiri badan jalan. Akibat insiden mengerikan ini, Ulfatus Daryanti dinyatakan meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. Sunarsih mengalami luka di bagian kepala dan segera mendapatkan perawatan medis.
Pernyataan Pihak Kepolisian dan Imbauan Keselamatan
Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, SIK, MH, melalui Kasat Lantas Polres OKU Timur, AKP Panca Mega Surya, SH, MH, yang didampingi Kanit Gakkum, Ipda Sudiono, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut.
AKP Panca Mega Surya menjelaskan bahwa kecelakaan ini berawal dari manuver mendahului yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor dalam kondisi lalu lintas yang dinilai tidak aman.
“Dari hasil pemeriksaan sementara di lapangan, kecelakaan terjadi saat sepeda motor berusaha mendahului kendaraan besar, namun dari arah berlawanan muncul kendaraan lain sehingga pengendara motor melakukan pengereman mendadak dan kehilangan kendali,” jelas AKP Panca Mega Surya pada Senin (26/1/2026).
Ia menambahkan, tim kepolisian telah melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan, serta memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih terus mendalami seluruh unsur penyebab kecelakaan, termasuk upaya identifikasi kendaraan pribadi yang melintas dari arah berlawanan pada saat kejadian.
Menyikapi insiden yang memilukan ini, Kasat Lantas Polres OKU Timur turut menyampaikan imbauan kepada seluruh pengguna jalan. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian, terutama saat hendak mendahului kendaraan besar.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan jarak aman, kondisi arus lalu lintas, serta tidak memaksakan diri mendahului jika situasi tidak memungkinkan. Keselamatan diri sendiri dan orang lain harus menjadi prioritas utama,” tegas AKP Panca Mega Surya.
Kecelakaan ini menjadi pengingat keras akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan kewaspadaan di jalan raya.



