Persebaya Surabaya Kehilangan Dua Pemain Asing Setelah Kompetisi Berakhir
Persebaya Surabaya resmi kehilangan dua pemain asing setelah kompetisi Super League 2025/2026 berakhir. Bruno Paraiba dan Gustavo Fernandes, dua legiun asing asal Brasil, mengumumkan bahwa mereka tidak akan melanjutkan kariernya bersama klub Green Force. Keputusan ini diambil setelah kontrak mereka tidak diperpanjang oleh manajemen Persebaya.
Pergiannya kedua pemain tersebut memicu spekulasi tentang perubahan besar yang akan terjadi di skuad Persebaya menjelang musim depan. Bonek, suporter fanatik Persebaya, mulai bertanya-tanya bagaimana arah tim Green Force dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat.
Cedera Jadi Faktor Utama Perpisahan Bruno Paraiba
Bruno Paraiba menjadi pemain asing pertama yang menyatakan keluar dari Persebaya Surabaya. Striker asal Brasil itu mengunggah pesan perpisahan melalui Instagram Story miliknya @brunoparaiba9. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua suporter dan elemen klub yang telah mendukungnya selama lima bulan.
”Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua suporter dan semua yang menjadi bagian dari Persebaya. Terima kasih atas kasih sayang dan dukungan selama 5 bulan terakhir ini,” tulisnya.
Meski performanya cukup menjanjikan, cedera menjadi alasan utama perpisahannya dengan Persebaya. Saat tiba pada Januari lalu, Bruno Paraiba langsung mengalami masalah kebugaran hingga harus absen hampir dua bulan. Meskipun begitu, ia tetap bekerja keras dan menunjukkan dedikasinya kepada klub.
”Sayangnya, saya mengalami cedera pada bulan Januari yang membuat saya harus absen dari lapangan selama hampir 2 bulan. Namun, dalam masa sulit itu saya tetap bekerja keras dan menunjukkan dedikasi saya kepada klub setiap hari,” tambahnya.
Keputusan akhir tetap di tangan manajemen dan pelatih. Bruno Paraiba menerima keputusan tersebut dengan lapang dada meski berat meninggalkan atmosfer Persebaya dan dukungan Bonek.
Selama lima bulan memperkuat Persebaya, Bruno Paraiba mencatatkan 5 gol dan 2 assist hanya dalam 11 pertandingan. Performanya cukup impresif meski sempat terganggu cedera.
Gustavo Fernandes Ikut Tinggalkan Persebaya
Tidak lama setelah Bruno Paraiba mengumumkan perpisahannya, Gustavo Fernandes juga menyampaikan salam perpisahan melalui unggahan Instagram Story miliknya @_guufernandes99. Bek tengah asal Brasil itu tidak menjelaskan alasan detail di balik kepergiannya, namun ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen tim setelah enam bulan bersama Green Force.
”Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua staf, pelatih, dan para pemain atas 6 bulan yang telah kita lalui bersama. Baik di saat senang maupun sulit, saya akan selalu membawa masa ini dalam hidup saya selamanya,” tulis Gustavo Fernandes.
Meski durasinya singkat, Gustavo Fernandes dianggap memberi stabilitas di sektor pertahanan Persebaya. Kehadirannya membantu klub keluar dari periode inkonsisten saat memasuki paruh kedua musim.
Persebaya Surabaya Siap Bangun Tim Baru Musim Depan
Kepergian dua pemain asing ini memperkuat spekulasi bahwa Persebaya Surabaya akan melakukan perombakan besar di skuadnya. Kompetisi musim depan diprediksi lebih ketat dengan banyak klub yang mulai agresif dalam merekrut pemain asing berkualitas.
Persebaya diyakini akan melakukan evaluasi total setelah gagal bersaing di papan atas hingga akhir musim. Konsistensi performa yang naik turun memaksa manajemen untuk mengambil langkah cepat demi membangun tim yang lebih kompetitif.
Bonek mulai menanti-nantikan nama-nama anyar yang akan datang ke Stadion Gelora Bung Tomo. Beberapa rumor transfer pemain asing mulai bermunculan, termasuk isu ketertarikan Persebaya Surabaya terhadap sejumlah pemain top Super League.
Meski mulai ditinggal pemain asing, hubungan antara pemain dengan Bonek tetap meninggalkan kesan mendalam. Bruno Paraiba dan Gustavo Fernandes sama-sama menutup perpisahan mereka dengan ucapan terima kasih dan doa terbaik untuk Green Force. Kini perhatian suporter tertuju pada langkah manajemen berikutnya: apakah Persebaya Surabaya akan mempertahankan sebagian pemain asing lama atau justru membangun kekuatan baru sepenuhnya untuk menghadapi musim 2026/2027.
















