Kondisi kesehatan Ferdy Sambo terungkap saat ia ikut dalam pemeriksaan medis gratis di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada kegiatan bakti sosial bertajuk GOTD Limitless – Love Without Limits. Mantan Kadiv Propam Polri itu menjalani pengecekan bersama ratusan warga binaan lain di tengah sorotan publik atas namanya, mulai dari kabar fasilitas mewah di lapas hingga duka karena ibunya, Ridha Sambo Sampetondok, baru saja meninggal dunia.
Dalam kegiatan yang digelar Gereja Oikumene Terang Dunia (GOTD) Lapas Cibinong bersama sejumlah mitra gereja dan yayasan Kristen itu, pemeriksaan dilakukan bertahap. Para warga binaan lebih dulu mendaftar, lalu dicek tekanan darahnya sebelum menjalani skrining kesehatan. Sekitar 500 warga binaan mengikuti layanan tersebut, termasuk Ferdy Sambo yang juga mendapat pemeriksaan laboratorium.
Dokter yang terlibat, dr Yenny Candrawaty, menyebut sejumlah indikator kesehatan Sambo masih tergolong baik. Menurut dia, hasil pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol berada dalam kondisi aman. Hanya saja, tekanan darahnya tercatat lebih tinggi dari normal. “Kita cek tiga-tiga gini. Gula darah, asam urat, kolesterol masih bagus. Cuman tensinya agak tinggi,” ujar Yenny.
Yenny menambahkan, kondisi tekanan darah seperti itu bisa dipengaruhi riwayat hipertensi maupun kurang istirahat. Pemeriksaan kesehatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pengecekan fisik, tetapi juga bagian dari pelayanan kepada warga binaan agar mereka mendapat perhatian medis yang layak selama menjalani masa pidana. Pihak lapas pun mengapresiasi keterlibatan mitra gereja yang membantu penyelenggaraan layanan kesehatan itu.
Di sela kegiatan, Ferdy Sambo juga berbicara di hadapan warga binaan. Ia menyinggung soal kasih, kepedulian, dan harapan, serta mendorong mereka untuk tetap melihat kemungkinan berubah menjadi lebih baik. Sambo juga mengajak para warga binaan mensyukuri kesempatan berkumpul dan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, yang menurutnya bukan semata layanan medis, melainkan bentuk perhatian antarsesama.
Kegiatan bakti sosial tersebut melibatkan PD GBI & PGLII Kabupaten Bogor, Gereja Katolik Paroki Kota Wisata Cibubur, GBI Tapak Siring, Shama Ministry, GPIB Pengharapan, dan GPIB Trinitas. Di sisi lain, nama Ferdy Sambo belakangan kembali mencuat dalam rapat dengar pendapat Komisi XIII DPR RI yang membahas fasilitas istimewa di Lapas Cibinong. Pada saat yang sama, ia juga tengah berduka karena ibunya wafat pada Minggu (27/9/2026) pukul 23.00 WITA di Rumah Sakit Hermina Makassar. Kuasa hukumnya, Arman Hanis, memastikan Sambo tidak hadir di pemakaman, sementara kakaknya, Leo Sambo, menyebut prosesi itu akan diikuti secara virtual dari lapas melalui Zoom.
Ferdy Sambo sendiri menjalani hukuman penjara seumur hidup setelah Mahkamah Agung pada 8 Agustus 2023 mengubah vonis mati dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Putusan itu terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Josua Hutabarat atau Brigadir J, perkara yang semula direkayasa seolah-olah sebagai baku tembak antaranggota Polri.
Sumber: surabaya.tribunnews.com




