
Nyeri otot setelah berolahraga seringkali menjadi masalah yang mengganggu bagi banyak orang, terutama wanita. Rasa sakit atau kaku yang muncul 12–24 jam setelah aktivitas fisik bisa membuat pergerakan terbatas dan mengurangi produktivitas sehari-hari. Namun, apakah kondisi ini benar-benar berbahaya?
Nyeri otot setelah olahraga dikenal dengan istilah DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness). Kondisi ini tidak langsung muncul setelah latihan, melainkan muncul pada waktu tertentu setelah aktivitas fisik. Puncak rasa nyeri biasanya terjadi antara 24 hingga 72 jam setelah olahraga. Meski terasa menyakitkan, hal ini justru merupakan tanda bahwa tubuh sedang beradaptasi terhadap tekanan fisik baru.
Menurut dr. Andi Kurniawan, Sp.KO, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga di Rumah Sakit St Carolus Salemba Jakarta, DOMS adalah hal yang wajar dialami oleh siapa pun, baik itu orang biasa maupun atlet profesional. “Ini adalah proses alami tubuh untuk memperkuat dan memperbarui jaringan otot,” ujarnya.

DOMS terjadi akibat adanya robekan kecil pada serat otot dan peradangan jaringan di sekitarnya saat melakukan aktivitas fisik yang tidak biasa. Misalnya, ketika seseorang mencoba olahraga baru atau meningkatkan intensitas latihan. Nyeri akan semakin terasa jika dilakukan oleh orang yang baru mulai rutin berolahraga atau kembali setelah lama tidak beraktivitas fisik.
Secara umum, DOMS tidak berbahaya dan akan hilang sendiri dalam waktu 3–5 hari. Namun, kamu tetap perlu memperhatikan kondisi ototmu. Jika nyeri sangat hebat hingga mengganggu kemampuan bergerak, atau terdapat bengkak parah di area otot dan sendi, segera konsultasikan ke dokter. Selain itu, perubahan warna urine menjadi gelap seperti teh juga harus diwaspadai karena bisa menjadi tanda dari rhabdomyolisis, yaitu kerusakan otot ekstrem yang dapat membebani ginjal.

Jika Ladies mengalami nyeri dan kaku otot yang mengganggu, ada beberapa langkah penanganan awal yang bisa dilakukan:
- Lakukan pijatan ringan untuk membantu melancarkan aliran darah ke area yang nyeri.
- Gunakan kompres hangat pada area yang sakit. Mandi air hangat juga bisa membantu mengurangi kekakuan.
- Jangan biarkan tubuh diam terus-menerus. Alih-alih hanya berdiam diri, lakukan gerakan ringan seperti jalan santai atau peregangan dinamis agar otot tidak semakin kaku.
- Pastikan minum air yang cukup dan konsumsi protein untuk membantu proses pemulihan sel otot.
Dengan menjaga pola hidup sehat dan memberi perhatian pada kondisi tubuh, kamu bisa lebih cepat pulih dari DOMS tanpa mengalami efek negatif yang berkelanjutan.



















