Perkiraan tagihan gaji Manchester City tembus Rp5,55 triliun setahun di tengah sorotan kasus finansial

Diposting pada

Perkiraan beban gaji Manchester City kembali menjadi bahan pembicaraan setelah klub asal Inggris itu terseret sorotan baru dalam kasus dugaan pelanggaran aturan keuangan. Berdasarkan data Capology yang dikutip Bein Sports pada Selasa (29/9), total estimasi gaji tetap skuad Manchester City mencapai sekitar EUR 233,2 juta atau setara Rp5,55 triliun per tahun, belum menghitung bonus.

Dalam daftar tersebut, Erling Haaland tercatat sebagai pemain dengan bayaran pokok tertinggi. Penyerang asal Norwegia itu diperkirakan menerima EUR 525.000 per pekan, atau sekitar Rp12,5 miliar, yang jika ditotal setahun mencapai EUR 27,3 juta atau Rp649,9 miliar. Angka ini menempatkannya jauh di atas sebagian besar rekan setimnya dalam struktur gaji yang beredar.

Di bawah Haaland, Enzo Fernández disebut memiliki estimasi pendapatan tahunan EUR 18,2 juta atau sekitar Rp433,3 miliar. Dua nama lain, Phil Foden dan Jérémy Doku, masing-masing diperkirakan berada di kisaran EUR 14,5 juta per tahun atau Rp345,2 miliar. Sementara itu, Gianluigi Donnarumma diperkirakan mengantongi EUR 14,3 juta atau sekitar Rp340,4 miliar per tahun.

Marc Guéhi masuk daftar berikutnya dengan perkiraan gaji sekitar EUR 14 juta per tahun, setara Rp333,3 miliar. Josko Gvardiol dan Rúben Dias juga disebut berada di kelompok pemain dengan bayaran tinggi, masing-masing sekitar EUR 13,5 juta atau Rp321,4 miliar per tahun. Susunan angka ini memperlihatkan betapa besar komitmen finansial klub terhadap para pemainnya.

Namun, seluruh angka tersebut masih bersifat estimasi. Capology bukan sumber gaji resmi yang diumumkan Manchester City, sehingga nilai itu belum tentu mencakup bonus performa, hak citra, maupun bentuk kompensasi lain yang mungkin diterima pemain. Dengan kata lain, jumlah sebenarnya bisa berbeda dari perkiraan yang beredar.

Perhatian terhadap tagihan gaji Manchester City muncul beriringan dengan perkembangan kasus keuangan klub. Laporan yang beredar menyebut komisi independen menemukan pelanggaran atas sebagian besar dari 115 tuduhan yang diajukan Premier League. Manchester City sendiri tetap mempertahankan sikapnya dan diperkirakan akan menempuh banding, sementara sanksi final dalam perkara tersebut belum diumumkan.

Sumber: www.jawapos.com

Tinggalkan Balasan