Persipegaf Siap Tempur di Liga 4 Papua Barat, Optimistis Pertahankan Gelar
Manokwari – Tim kebanggaan masyarakat Pegunungan Arfak, Persatuan Sepak Bola Pegunungan Arfak (Persipegaf), telah menyatakan kesiapannya secara penuh untuk mengarungi kompetisi Liga 4 Papua Barat tahun 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Manajer Persipegaf, Jarinus Mandacan, usai mengikuti pertemuan koordinasi pertandingan (Match Coordination Meeting) yang digelar di Stadion Sanggeng, Kabupaten Manokwari, pada Jumat, 27 Maret 2026.
Jadwal kick-off kompetisi sepak bola resmi ini sendiri mengalami sedikit pergeseran, dari yang semula dijadwalkan pada 30 Maret 2026, kini akan dimulai pada tanggal 31 Maret 2026. Namun, penundaan ini tidak menyurutkan semangat Persipegaf. Sebaliknya, tim telah merampungkan berbagai persiapan strategis jauh sebelum jadwal awal kompetisi bergulir.
Persiapan Matang Menuju Gelar Juara
Jarinus Mandacan menegaskan bahwa Persipegaf telah siap tempur 100 persen. “Kami sudah siap 100 persen,” ujarnya penuh keyakinan. Persiapan matang ini mencakup berbagai aspek, mulai dari program latihan yang intensif hingga pembentukan skuad yang solid, yang telah berlangsung selama dua bulan terakhir.
Saat ini, 27 pemain yang tergabung dalam skuad Persipegaf telah berada di Manokwari. Mereka ditempatkan di penginapan yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara untuk menjalani serangkaian pertandingan yang akan segera dimulai.
Dari sisi teknis, tim pelatih telah menggembleng para pemain melalui latihan intensif yang telah berlangsung lebih dari satu bulan. Proses seleksi pemain pun telah dilaksanakan sejak Januari 2026, mencakup wilayah Pegunungan Arfak dan Manokwari. Tujuannya adalah untuk mendapatkan komposisi pemain terbaik yang mampu bersaing di level regional.
Sebagai tim juara bertahan, Persipegaf menunjukkan optimisme tinggi dalam menghadapi delapan tim peserta lainnya di Liga 4 Papua Barat 2026. “Tentu dengan semangat persiapan yang matang kami siap melakoni Liga 4 ini dengan optimistis,” ungkap Jarinus Mandacan.
Skuad Baru, Semangat Lama: Perpaduan Pengalaman dan Potensi Muda
Manajer Persipegaf membeberkan bahwa terdapat sejumlah perubahan signifikan dalam komposisi pemain dibandingkan dengan musim sebelumnya. Penyesuaian ini terutama difokuskan pada aspek usia pemain. Tim kini menjadi perpaduan antara pemain muda yang memiliki semangat dan potensi besar, dengan pemain senior yang membawa pengalaman berharga. Kombinasi ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan permainan yang solid dan sulit ditaklukkan lawan.
Selain mengandalkan talenta lokal dari Pegunungan Arfak dan Manokwari, Persipegaf juga memperkuat kedalaman skuadnya dengan mendatangkan pemain dari luar daerah. Sebanyak dua pemain berasal dari Ambon, dan satu pemain lagi didatangkan dari Teluk Wondama. Kehadiran pemain-pemain baru ini diharapkan dapat menambah variasi taktik dan kekuatan tim secara keseluruhan.
Target Awal: Kemenangan di Laga Pembuka
Menghadapi pertandingan perdana di Liga 4 Papua Barat, Jarinus Mandacan memiliki harapan besar agar timnya dapat menampilkan performa maksimal. Ia sangat berharap Persipegaf dapat memulai kompetisi dengan hasil yang positif, yakni meraih kemenangan. “Harapan kami, di pertandingan pembuka nanti kami bisa meraih kemenangan,” katanya.
Lebih lanjut, Persipegaf menargetkan untuk tampil konsisten di sepanjang gelaran kompetisi. Konsistensi ini menjadi kunci utama dalam upaya mempertahankan gelar juara yang telah diraih sebelumnya. Selain itu, Persipegaf juga bertekad untuk terus menunjukkan kualitas sepak bola terbaik dari Pegunungan Arfak di kancah regional Papua Barat, membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan yang patut diperhitungkan.




















