Persiapan yang matang terus dilakukan oleh Timnas Indonesia menjelang bergulirnya turnamen Piala AFF U-19 atau kini dikenal dengan ASEAN Championship U-19 2026.
Pelatih Nova Arianto dilaporkan telah menyiapkan daftar tujuh pemain keturunan yang berkarier di luar negeri untuk memperkuat skuad Garuda Muda. Langkah agresif PSSI dalam memanggil talenta-talenta diaspora ini menarik perhatian dari berbagai media internasional, termasuk Vietnam.
“Rencananya ada 7 pemain diaspora yang akan kami panggil dan kita akan lihat situasinya,” ujar Nova Arianto. “Termasuk Mathew Baker yang setelah nanti di AFC akan bergabung dengan Timnas U-19.”
“Dan kita lihat siapa-siapa pemain yang akan bergabung kita nanti di AFF U-19,” tambahnya.
Media Vietnam, Soha, menyoroti kekuatan Indonesia yang diprediksi akan mendominasi turnamen tersebut berkat kehadiran para pemain yang mengeyam pendidikan sepak bola di Eropa dan luar negeri.
Kekuatan Tambahan dari Diaspora
Mathew Baker menjadi sorotan utama media Vietnam. Sosoknya dianggap unik karena pernah menolak tawaran Australia. Bek tangguh ini sebelumnya sempat menarik perhatian publik setelah tetap memilih Indonesia meskipun mendapat panggilan dari tim nasional Australia U-17.
Kehadiran Baker dan enam pemain keturunan lainnya diyakini akan memberikan dimensi permainan yang berbeda bagi Indonesia, baik dari sisi fisik maupun kualitas teknik.
Pemanggilan tujuh pemain ini menunjukkan keseriusan PSSI dan tim pelatih untuk tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi juga membidik gelar juara. Selain itu, ajang ini juga diproyeksikan sebagai langkah awal untuk membangun kerangka tim menuju kualifikasi Piala Asia U-20.
“Mathew Baker, bek yang pernah menolak tawaran timnas U-17 Australia untuk bermain bagi timnas U-17 Indonesia di Piala Asia dan Piala Dunia U-17,” tulis Soha.vn.
“Dimasukkannya banyak pemain yang dilatih di luar negeri menunjukkan ambisi besar Indonesia, tak hanya turnamen Asia Tenggara tetapi juga menargetkan Piala Asia U-20.”
Kondisi Kontras di Kubu Lawan
Di saat Indonesia tampak siap dengan skuad mewahnya, kondisi berbeda justru dialami oleh Timnas U-19 Vietnam. Laporan menyebutkan bahwa skuad The Golden Star Warriors tengah menghadapi kendala terkait pemanggilan pemain.
Banyak pemain muda potensial Vietnam saat ini masih terikat jadwal kompetisi domestik di berbagai divisi. Selain itu, masalah klasik mengenai sinkronisasi jadwal sekolah dan ujian kelulusan tingkat SMA bagi pemain kelahiran 2008. Itu menjadi tantangan tersendiri bagi staf pelatih Vietnam untuk mengumpulkan kekuatan penuh di fase awal pemusatan latihan.
Jadwal Turnamen
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ASEAN Championship U-19 2026 dijadwalkan berlangsung di Indonesia pada tanggal 1 hingga 15 Juni 2026. Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) rencananya akan melakukan pengundian grup (drawing) pada 8 Mei mendatang.
Dengan status sebagai tuan rumah dan komposisi pemain yang kuat, Timnas U-19 Indonesia kini memikul ekspektasi tinggi dari publik sepak bola Tanah Air. Dukungan penuh suporter diharapkan mampu menjadi motivasi tambahan bagi anak asuh Nova Arianto untuk mengamankan trofi di rumah sendiri.












