Penembakan Tokoh Sentral KKB oleh TNI
Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, mengonfirmasi bahwa pasukan TNI telah menembak mati tokoh sentral Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM), Jeki Murib. Keputusan ini diambil setelah TNI menduga kuat bahwa Jeki Murib adalah otak di balik berbagai aksi kekerasan yang terjadi di wilayah Papua.
Dugaan Aksi Kekerasan
Jeki Murib diduga menjadi dalang dari sejumlah serangan terhadap personel TNI dan juga pembunuhan karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. Lucky menjelaskan bahwa penembakan terhadap Jeki Murib dilakukan sebagai tindakan tegas dan terukur untuk melindungi keselamatan rakyat dan personel di lapangan.
“Benar, Jeki Murib terpaksa kita lumpuhkan setelah yang bersangkutan dan kelompoknya melakukan serangan mendadak terhadap prajurit TNI,” kata Lucky kepada wartawan, Senin (27/4/2026).
Peristiwa penyerangan KKB terjadi saat pasukan TNI sedang melaksanakan patroli rutin di sekitar Desa Pinapa, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Saat itu, KKB menembak secara membabi buta. Akibat serangan tiba-tiba ini, satu prajurit TNI terkena tembakan. Langkah lanjutan yang diambil oleh para prajurit di lokasi adalah tindakan tegas dan terukur sesuai Rules of Engagement (RoE) untuk melindungi keselamatan rakyat setempat dan personel di lapangan.
“Tindakan yang dilakukan prajurit merupakan bentuk profesionalisme TNI dalam menjaga keselamatan rakyat dan personel di lapangan,” jelasnya.
Tantangan Berat di Lapangan
Dalam situasi tersebut, prajurit TNI di lapangan juga dihadapkan pada tantangan berat, karena Jeki Murib dan kelompoknya kerap memanfaatkan warga sipil seperti anak-anak, perempuan, dan lansia sebagai tameng hidup atau sandera. Lucky menegaskan, keputusan tegas dan terukur diambil lantaran prajurit TNI memegang prinsip keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.
“Dengan penuh kehati-hatian dan rasa tanggung jawab besar, prajurit kita tetap mampu bertindak tepat sasaran. Jeki Murib berhasil dilumpuhkan dengan dua tembakan, meski situasi saat itu sangat terjepit,” ungkap Lucky.
Jasad Jeki Murib Dibakar oleh Kelompoknya
Menurut informasi dari hasil pemantauan di lokasi, Jeki Murib yang tertembak sempat diseret oleh anggota kelompoknya menjauh dari titik persembunyian. Sementara itu, anggota KKB lainnya melarikan diri ke dalam hutan. Informasi sementara menyebutkan bahwa jasad Jeki Murib kemudian dibakar oleh kelompoknya. Kabar tewasnya Jeki Murib juga beredar melalui jaringan simpatisan KKB di berbagai platform media sosial.
Rekam Jejak Jeki Murib
Selain kasus pembunuhan karyawan Freeport Indonesia, Jeki Murib dan kelompoknya juga diduga terlibat dalam sejumlah aksi teror lain, antara lain:
- Pembunuhan pekerja pembangunan puskesmas di Desa Eromaga
- Penembakan di Bandara Amingaru
- Pembakaran gereja di Desa Pinapa
- Pembakaran sekolah di Desa Pinggil
- Perusakan dua unit rumah bupati serta kantor pemerintah Kabupaten Puncak pada pertengahan 2025.
Lucky kembali menegaskan, ketegasan terhadap berbagai aksi teror yang menargetkan rakyat Papua dan kedaulatan negara, diharapkan dapat membawa harapan baru untuk masyarakat hidup lebih aman dan sejahtera.
“Langkah tegas ini diharapkan membawa harapan baru bagi masyarakat Papua untuk hidup lebih aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya.




















