Duel Sengit di Hari Tahun Baru: Stevenage Jamu Plymouth Argyle di League One
Hari Tahun Baru 2026 akan menjadi saksi bisu pertandingan resmi pertama bagi Stevenage di musim yang baru. Di kandangnya, The Lamex Stadium, tim yang tengah berjuang di Football League One ini akan menjamu Plymouth Argyle, sebuah tim yang saat ini tengah terperosok dalam jurang degradasi. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan duel krusial yang dapat menentukan nasib kedua tim di sisa musim.
Bagi Stevenage, ini merupakan musim ketiga berturut-turut mereka berkompetisi di kasta ketiga sepak bola Inggris. Perjalanan mereka musim ini bisa dibilang bergejolak. Pada pertandingan terakhir mereka di penghujung tahun 2025, Stevenage harus menelan pil pahit setelah takluk 2-1 dari pemuncak klasemen, Cardiff City. Padahal, tim asuhan Alex Revell sempat unggul lebih dulu melalui gol Phoenix Patterson di menit ke-57, memberikan harapan untuk meraih kemenangan mengejutkan di kandang lawan. Namun, Cardiff City bangkit dengan gemilang. Callum Robinson berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-64, sebelum Yousef Salech memastikan kemenangan Bluebirds dengan golnya di menit-menit akhir pertandingan.
Kekalahan tersebut, meskipun mengecewakan, tidak serta merta menjatuhkan mental Stevenage. Mereka tetap kokoh di posisi ketujuh klasemen dengan raihan 36 poin dari 21 pertandingan. Yang menarik, Stevenage memiliki catatan kekalahan yang sama dengan pemuncak klasemen, Cardiff City, yaitu hanya lima kali kalah. Hanya Bradford City yang memiliki rekor lebih baik dengan tiga kekalahan.
Kekuatan Pertahanan Stevenage yang Solid
Salah satu kekuatan utama Stevenage musim ini terletak pada lini pertahanan mereka yang luar biasa solid. Alex Revell berhasil membentuk tim yang sangat sulit ditembus, terbukti dengan hanya kebobolan 17 gol dari 21 pertandingan. Ini menjadikan mereka tim dengan pertahanan terbaik di League One. Namun, ironisnya, ketajaman lini serang menjadi kendala bagi Stevenage untuk merangkak naik ke papan atas. Dengan hanya mencetak 25 gol, mereka menjadi tim dengan torehan gol paling sedikit di antara tim-tim yang menghuni 10 besar klasemen League One. Rata-rata gol yang dicetak per pertandingan pun terbilang rendah, yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih.
Nasib Nahas Plymouth Argyle di Zona Degradasi
Di sisi lain, Plymouth Argyle tengah menghadapi musim yang sangat berat. Mereka bertengger di peringkat ke-21 klasemen, hanya mengoleksi 26 poin. Keunggulan mereka atas zona degradasi pun hanya dua poin, membuat setiap pertandingan menjadi sangat krusial demi menghindari jurang degradasi.
Awal bulan Desember sempat memberikan secercah harapan bagi “The Pilgrims”. Mereka berhasil meraih tiga kemenangan beruntun, membangkitkan optimisme di kalangan penggemar. Namun, euforia tersebut tidak bertahan lama. Rentetan hasil positif itu segera dipatahkan oleh kekalahan telak 4-1 dari Reading, diikuti dengan hasil imbang 1-1 melawan Wycombe Wanderers. Rentetan hasil buruk ini kembali menempatkan mereka dalam tekanan besar.
Rekor Head-to-Head yang Dominan untuk Plymouth
Menariknya, jika melihat catatan pertemuan kedua tim, Plymouth Argyle memiliki rekor yang sangat superior atas Stevenage. Pertandingan pada 1 Januari 2026 ini akan menjadi bentrokan ke-10 antara kedua klub. Dari sembilan pertemuan sebelumnya, Plymouth Argyle berhasil meraih enam kemenangan, sementara Stevenage hanya mampu memetik dua kemenangan.
Lebih lanjut, Plymouth Argyle tercatat telah memenangkan enam pertandingan terakhir mereka secara beruntun melawan Stevenage. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada Januari 2020 di League Two, di mana Plymouth Argyle keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.
Prediksi Pertandingan: Duel Ketat yang Berpotensi Imbang
Meskipun Plymouth Argyle memiliki rekor head-to-head yang mengesankan, performa mereka saat ini tengah menurun drastis. Kondisi ini tentu tidak memberikan keuntungan yang berarti bagi mereka untuk melanjutkan tren kemenangan atas Stevenage.
Di sisi lain, Stevenage, meskipun tidak sedang dalam performa puncak, menunjukkan konsistensi yang lebih baik. Dengan pertahanan yang kokoh, mereka memiliki peluang untuk setidaknya menghindari kekalahan di kandang sendiri. Pertemuan terakhir kedua tim yang tidak berakhir dengan kekalahan bagi Stevenage terjadi pada tahun 2015.
Melihat kondisi kedua tim, pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat. Stevenage kemungkinan akan mengandalkan pertahanan solid mereka untuk meredam serangan Plymouth, sementara Plymouth akan berusaha keras untuk bangkit dari keterpurukan.
Prediksi Skor Akhir:
Stevenage 1 – 1 Plymouth Argyle




