• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi UMKM

Rancang Cuan Sepatu Bot Artisan

Erwin by Erwin
3 Februari 2026 - 03:37
in UMKM
0

Di jantung Kota Kembang, Bandung, tersembunyi sebuah bengkel kerja yang sarat akan aroma kulit samak, berpadu harmonis dengan deru mesin amplas dan irama ketukan palu. Di sinilah Tegep Boots, sebuah merek sepatu legendaris yang telah berdiri kokoh sejak tahun 1996, terus menghidupkan warisan seni dan keahlian. Bagi Etnawati Melani, sang pemilik, Tegep Boots lebih dari sekadar alas kaki; ia adalah sebuah mahakarya yang memiliki “nyawa” tersendiri.

Kisah Tegep Boots bermula dari tangan dingin almarhum Tegep Oktaviansyah, sang pendiri. Bisnis ini lahir ketika Tegep masih berstatus mahasiswa di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB). Awalnya, sebuah tugas akhir untuk membuat tas golf berbahan kulit memicu kecintaannya pada kerajinan kulit. Ditambah lagi, gairahnya terhadap dunia otomotif, khususnya motor Inggris, mendorongnya untuk menciptakan perlengkapan berkendara yang tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi.

“Almarhum suami saya dulu sangat gemar bersepeda motor dan mengoleksi sepatu bot dari luar negeri. Kemudian muncul ide, mengapa tidak membuat sendiri?” kenang Etnawati saat ditemui dalam sebuah program Kementerian UMKM. Awalnya, produk-produk tersebut dipasarkan dengan label “Clubman”. Namun, atas saran dari dosen pembimbingnya, nama sang pendiri, Tegep, akhirnya dipilih sebagai identitas merek yang abadi.

Tegep Boots secara sadar memilih jalur sebagai produk artisan, sebuah jalan yang sunyi namun penuh makna. Mereka menargetkan segmen pasar yang spesifik, namun dengan daya beli yang tinggi. Keunggulan utama Tegep Boots terletak pada sentuhan tangan yang tak tergantikan. Setiap helai kulit dipotong, diamplas, hingga diwarnai secara manual, sebuah proses yang memakan waktu dan membutuhkan ketelitian tinggi.

Lebih dari sekadar proses manufaktur, Tegep Boots memberikan perlakuan khusus pada setiap lembar kulit. Kulit tersebut seringkali dihiasi dengan tato, lukisan tangan, hingga ukiran embos. Inilah yang, menurut Etnawati, memberikan “nyawa” pada setiap produk yang dihasilkan, menjadikannya unik dan personal.

Baca Juga  Takjil Ramadan Kilat: 7 Ide Bisnis Laris Manis

Tidak hanya setia pada desain klasik yang tahan lama, seperti gaya punk atau riding, Tegep Boots juga terus berinovasi melalui diversifikasi produk. Dari sepatu, lini bisnis ini berkembang merambah ke jaket kulit, rompi, hingga jok motor custom. Bahkan, Tegep Boots pernah merambah ke dunia modifikasi sasis dan tangki motor melalui sub-brand Kamraj. Lini ini kini mulai dihidupkan kembali oleh anak kedua Tegep, melanjutkan estafet kreativitas sang ayah.

Inovasi dalam pemilihan bahan baku juga menjadi salah satu kunci ketahanan bisnis Tegep Boots. Selain menggunakan kulit sapi premium, mereka mulai merambah penggunaan kulit eksotis. Koleksi mereka kini mencakup sepatu dan perlengkapan dari kulit ular, buaya, ikan pari, hingga ikan arapaima. Kesadaran akan tren global yang semakin mengarah pada produk ramah lingkungan mendorong Etnawati untuk mengeksplorasi material vegan. Saat ini, ia tengah giat meneliti penggunaan material seperti kulit kayu dan limbah denim sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan. “Di Eropa sekarang semakin banyak yang beralih ke produk vegan,” jelasnya.

Perhatian terhadap kualitas dan keunikan produk artisan telah membawa Tegep Boots menembus pasar internasional. Etnawati dengan bangga menyebutkan bahwa produk mereka telah berhasil diekspor ke berbagai negara, termasuk Prancis, Inggris, Rusia, dan Amerika Serikat.

Setelah berhasil menancapkan kuku di pasar Eropa dan Amerika, Etnawati kini mengarahkan pandangannya pada pasar Timur Tengah. Negara-negara seperti Qatar dan Arab Saudi menjadi target berikutnya. Potensi pasar di kawasan ini dinilai sangat menjanjikan, mengingat riset pasar mendalam menunjukkan bahwa konsumen di sana memiliki ketertarikan kuat pada produk-produk yang menampilkan kemewahan dan detail bling-bling.

Selain pasar ekspor, Tegep Boots juga kerap menerima pesanan khusus dari instansi kepolisian. Produk-produk mereka, seperti sepatu khusus untuk polisi lalu lintas dan unit Sabhara, menjadi bukti kualitas dan keandalan yang diakui oleh pihak berwenang. Etnawati memiliki visi jangka panjang untuk bisnis ini, yaitu mewariskannya kepada kedua anaknya, memastikan bahwa semangat Tegep Boots akan terus hidup dan berkembang untuk generasi mendatang.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Analisis Lengkap Aturan Baru OJK: Dampak AI pada Pinjaman Online di Bali
Bisnis

Analisis Lengkap Aturan Baru OJK: Dampak AI pada Pinjaman Online di Bali

22 Juni 2026 - 05:38
Dampak UMKM Digital Terhadap PDB Bali: Analisis Kuartal Ini dan Proyeksi Mendatang
Bisnis

Dampak UMKM Digital Terhadap PDB Bali: Analisis Kuartal Ini dan Proyeksi Mendatang

21 Juni 2026 - 23:17
Dampak UMKM Digital Terhadap PDB Jakarta Kuartal Ini: Analisis Mendalam
Bisnis

Dampak UMKM Digital Terhadap PDB Jakarta Kuartal Ini: Analisis Mendalam

19 Juni 2026 - 17:38
Kabar Makassar: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,4 Persen, Dampaknya pada UMKM dan Investasi
Berita Utama

Kabar Makassar: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,4 Persen, Dampaknya pada UMKM dan Investasi

19 Juni 2026 - 07:03
UMKM Digital Dorong PDB Surabaya Kuartal Ini: Peluang dan Tantangan
Bisnis

UMKM Digital Dorong PDB Surabaya Kuartal Ini: Peluang dan Tantangan

18 Juni 2026 - 07:03
Dampak Aturan OJK Terbaru AI Pinjol di Bandung: Apa yang Perlu Anda Ketahui?
berita

Dampak Aturan OJK Terbaru AI Pinjol di Bandung: Apa yang Perlu Anda Ketahui?

13 Juni 2026 - 10:35
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

    Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Virgo: June 4th Wellness Forecast

Virgo: June 4th Wellness Forecast

24 Juni 2026 - 15:34
Prediksi Inflasi Mei 2026 di Bali: Strategi Stabilisasi Harga Pangan dan Dampaknya

Prediksi Inflasi Mei 2026 di Bali: Strategi Stabilisasi Harga Pangan dan Dampaknya

24 Juni 2026 - 15:31
Simonsson’s Eels Exit: Drama and Injury Revealed

Simonsson’s Eels Exit: Drama and Injury Revealed

24 Juni 2026 - 14:55
Prediksi Inflasi Mei 2026 di Yogyakarta: Analisis Dampak Stabilisasi Harga Pangan

Prediksi Inflasi Mei 2026 di Yogyakarta: Analisis Dampak Stabilisasi Harga Pangan

24 Juni 2026 - 14:49
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In