Wayne Rooney diisukan menjadi pelatih Oxford United meskipun punya reputasi buruk sebagai juru taktik di Liga Inggris.
Ketum PSSI dan Menpora RI Erick Thohir harus berhati-hati menentukan pelatih selanjutnya bagi Oxford United.
Erick sedang mencari pelatih baru di level klub setelah menemukan orang untuk posisi yang sama di timnas Indonesia.
John Herdman akan menjadi pelatih timnas Indonesia pekan depan, tetapi lowongan di Oxford United belum juga terisi.
Manajemen Oxford memecat Gary Rowett pada 23 Desember lalu akibat hasil buruk di kasta kedua Liga Inggris.
Saat ini, klub berjuluk The U’s terbenam di peringkat 23 (dari 24 tim) di Divisi Championship dengan hanya 22 poin.
Ole Romeny dkk bermain satu laga lebih banyak dibanding peringkat 21 Portsmouth, tetapi tertinggal tiga poin.
Siapa pun pelatih selanjutnya ditugasi mempertahankan Oxford di Divisi Championship dan menghindari degradasi ke League One.
Sayangnya, kabar terbaru dari media setempat Oxford Mail justru menghembuskan isu pelatih “spesialis” degradasi.
Pelatih tersebut adalah legenda Manchester United dan timnas Inggris, Wayne Rooney.
Rooney memang punya karier mengilap sebagai pemain, tetapi sungguh sangat jelek sebagai pelatih.
“Wayne Rooney berada dalam daftar nama yang akan menjadi manajer Oxford United,” tulis Oxford Mail pada Selasa (6/1/2026).
“Bandar judi menaruh nama Rooney untuk berada di Kassam Stadium sebagai pemberhentian selanjutnya di karier melatihnya.”
“Rooney pertama kali melatih Derby County setelah gantung sepatu sebelum hijrah ke Amerika Serikat untuk DC United.”
Dalam dua pekerjaan berikutnya setelah DC, Rooney menunjukkan ketidakbisaannya memimpin tim di kasta bawah Liga Inggris.
Pada Oktober 2023, ia ditunjuk menangani Birmingham City yang berada di peringkat enam Divisi Championship dengan target promosi.
Alih-alih mendekati zona promosi, Birmingham justru dibawa Rooney ke peringkat 20 dalam waktu dua bulan sehingga dipecat!
Lantas pada musim 2024/25, ia ditunjuk melatih Plymouth Argyle yang di divisi yang sama.
Namun dalam enam bulan, Plymouth Argyle justru mendekam di dasar klasemen sehingga Rooney lagi-lagi dipecat.
Dengan curriculum vitae seburuk itu, Rooney tampak bukan orang yang tepat untuk membawa Oxford United selamat dari degradasi.
Meski begitu Erick Thohir pernah menunjuk sosok sekontroversial Patrick Kluivert di timnas Indonesia, mungkinkah Rooney menjadi percobaan berikutnya?



















