Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan prajurit aktif yang menerima penugasan di kementerian harus lebih dulu menempuh pensiun dini. Ketentuan itu juga berlaku bagi Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa, yang kini dipercaya Presiden Prabowo Subianto menjadi Wakil Menteri Pertanian. Agus menyebut proses pengunduran diri Saleh sudah berjalan. Pernyataan itu disampaikan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).
Agus menekankan bahwa aturan di tubuh militer memang mengharuskan prajurit yang masuk ke jabatan kementerian untuk melepas status aktifnya. Sikap serupa juga disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Menurut dia, Saleh harus keluar dari dinas militer setelah dilantik sebagai wakil menteri, terlebih Kementerian Pertanian bukan termasuk lembaga sipil yang bisa diisi prajurit aktif berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.
Saleh sendiri membenarkan bahwa dirinya sudah mengajukan pengunduran diri dari jabatan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Saat ditemui di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin, ia mengatakan permohonan itu sedang diproses di lingkungan Angkatan Darat. Dengan demikian, status yang akan ia sandang adalah purnawirawan sebelum memegang penuh tugas barunya di kabinet.
Jenderal bintang tiga itu juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah memberi arahan terkait tugas yang akan ia emban di Kementerian Pertanian. Fokus utamanya adalah kedaulatan pangan dan swasembada. Saleh menyebut tantangan ke depan akan berkaitan dengan pembukaan lahan serta peningkatan kesejahteraan petani, dua hal yang menurutnya akan menjadi perhatian dalam kerja kementerian.
Di lingkungan TNI, Saleh Mustafa dikenal memiliki rekam jejak panjang. Ia lahir di Ternate, Maluku Utara, pada 14 Maret 1969, dan merupakan lulusan Akademi Militer 1991 dari kecabangan infanteri. Ia diangkat menjadi Wakasad sejak 15 Agustus 2025 melalui keputusan Panglima TNI Kep/1102/VIII/2025. Sebelum itu, ia juga pernah memegang sejumlah jabatan penting di berbagai satuan Angkatan Darat.
Kariernya berawal di Kopassus, tempat ia pernah menjabat Komandan Batalyon 23 Grup 2, Waasops Danjen, dan Komandan Grup 1. Setelah itu, ia mengisi berbagai posisi strategis, antara lain Asops Kasdam Iskandar Muda, Pasis Sesko TNI, Pamen Ahli Kopassus Bidang Pendidikan dan Latihan, Danrem 132/Tadulako, Wadanpussenif Kodiklatad, hingga Kasdam Jaya. Pada 2023, namanya kembali menonjol setelah menduduki beberapa jabatan penting, termasuk Kepala Staf Kostrad dan kemudian Irjen TNI.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai kehadiran wakil menteri akan membantu membuat kerja Kementerian Pertanian lebih efektif. Meski begitu, pembagian tugas antara dirinya dan Saleh masih akan dibicarakan lebih lanjut. Amran juga menegaskan dirinya tetap perlu turun ke daerah karena persoalan pertanian, terutama sawah, berada di lapangan, bukan di Jakarta.
Sumber: www.idntimes.com




