Kondisi TPS HKSN di Banjarmasin Terlihat Bersih, Namun Masih Ada Permasalahan Infrastruktur
Di kawasan Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Tempat Pembuangan Sampah (TPS) HKSN kembali terpantau bersih tanpa tumpukan sampah yang meluber. Pada hari Selasa (27/4/2026) pukul 11.00 Wita, kondisi lokasi terlihat lega dan nyaman. Hal ini berbeda dengan beberapa bulan lalu saat sampah menumpuk hingga menutup sisi jalan. Warga sekitar mengungkapkan rasa lega atas perubahan tersebut.
“Ulun lewat sudah bersih am, lawas sudah bersih tuh,” ujar Fikriyanto, warga yang kerap melintas di depan TPS. Ia menyampaikan bahwa kebersihan kini menjadi prioritas utama masyarakat setempat.
Meski demikian, perhatian warga tidak hanya terfokus pada kebersihan. Masih ada permasalahan infrastruktur yang belum terselesaikan, terutama pada bangunan TPS itu sendiri. Dinding TPS tampak rusak, dengan lubang-lubang yang telah ditambal menggunakan papan dan seng. Meskipun begitu, kerusakan tetap terlihat jelas.
“Rusak karena biasa ketumpuk sampah lo,” kata Suri, warga sekitar, menjelaskan penyebab rapuhnya bangunan TPS. Ia menilai bahwa tekanan dari tumpukan sampah dalam jangka waktu yang lama menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan.
Selain dinding, tutup gorong-gorong di seberang TPS juga mengalami kerusakan. Kondisi ini disebut akibat seringnya kendaraan besar terinjak saat jalan macet akibat sampah yang meluber beberapa waktu lalu. Kerusakan pada tutup gorong-gorong ini menimbulkan risiko bagi pengguna jalan, terutama saat kendaraan melewati area tersebut.
Warga berharap agar pemerintah tidak hanya fokus pada kebersihan TPS, tetapi juga melakukan pembenahan infrastruktur pendukung. Dinding TPS dan tutup selokan yang rusak dinilai penting untuk diperbaiki agar kawasan benar-benar nyaman dan aman bagi pengguna jalan.
“Kalau kawa diperbaiki am, kasihan ada pick up dulu kami dorong,” tambah Suri, mengingat pengalaman warga yang harus membantu kendaraan tersangkut di gorong-gorong rusak. Ia berharap pemerintah segera menangani masalah infrastruktur ini agar tidak lagi mengganggu aktivitas warga sehari-hari.
Masalah Infrastruktur yang Mengancam Keamanan Jalan
Beberapa masalah infrastruktur yang masih terjadi di sekitar TPS HKSN di Banjarmasin antara lain:
- Dinding TPS yang rusak: Lubang-lubang pada dinding TPS telah ditambal dengan papan dan seng, namun kerusakan tetap terlihat jelas. Hal ini menunjukkan bahwa dinding TPS membutuhkan perbaikan permanen.
- Tutup gorong-gorong yang rusak: Kerusakan pada tutup gorong-gorong disebabkan oleh tekanan kendaraan besar yang sering melewati area tersebut. Ini menimbulkan risiko bagi pengendara dan pejalan kaki.
- Jalan yang sempit dan rawan kemacetan: Saat sampah meluber, jalan menjadi sempit dan rentan terjadi kemacetan. Hal ini meningkatkan risiko kerusakan pada infrastruktur lain seperti gorong-gorong dan saluran air.
Harapan Masyarakat terhadap Pemerintah
Masyarakat sekitar TPS HKSN berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap infrastruktur pendukung. Mereka menilai bahwa kebersihan saja tidak cukup, tetapi juga diperlukan perbaikan fisik yang signifikan agar kawasan tersebut menjadi lebih nyaman dan aman.
- Perbaikan dinding TPS: Dinding yang rusak perlu diperbaiki secara permanen untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
- Pemeliharaan tutup gorong-gorong: Tutup gorong-gorong yang rusak perlu segera diperbaiki agar tidak mengganggu lalu lintas dan mengurangi risiko kecelakaan.
- Peningkatan kualitas jalan: Jalan di sekitar TPS perlu diperbaiki agar tidak mudah macet dan aman untuk semua pengguna jalan.





