• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Selat Hormuz: DPR Ingatkan Ancaman Energi Global

Erwin by Erwin
21 Maret 2026 - 07:56
in politik
0

Ketegangan geopolitik di kawasan Teluk Persia, khususnya di Selat Hormuz, telah mencapai titik krusial. Wilayah ini bukan hanya sekadar arena konflik regional, melainkan urat nadi vital bagi pasokan energi global yang secara langsung memengaruhi stabilitas ekonomi dan politik dunia. Sejarah telah berulang kali membuktikan bahwa jalur-jalur energi strategis, mulai dari Terusan Suez hingga Selat Malaka, selalu menjadi titik fokus tarik-menarik kepentingan internasional dan rentan terhadap gejolak.

Selat Hormuz: Titik Rawan yang Menentukan Stabilitas Dunia

Selat Hormuz memegang peranan yang sangat krusial dalam peta energi dunia. Diperkirakan, sekitar seperlima dari total pasokan minyak mentah global melewati jalur sempit ini. Gangguan sekecil apa pun di Selat Hormuz dapat menimbulkan efek domino yang meluas, tidak hanya di kawasan Timur Tengah, tetapi juga merembet ke seluruh penjuru ekonomi global. Dampaknya, sebagaimana diungkapkan oleh seorang pengamat, “Jika ia tersumbat, bahkan hanya beberapa minggu, ekonomi global akan merasakan demamnya.”

Kenaikan drastis harga energi yang dipicu oleh gangguan pasokan dapat memicu gelombang inflasi yang signifikan, membebani masyarakat secara langsung. Lebih jauh lagi, dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi mengguncang stabilitas politik di berbagai negara, menciptakan ketidakpastian dan kerentanan sosial. Dalam konteks kompleksitas konflik yang melibatkan Iran, Israel, serta potensi keterlibatan kekuatan global seperti Amerika Serikat, para pemimpin dunia kini dihadapkan pada situasi di mana mereka harus membaca peta konflik yang sama dari sudut pandang kepentingan yang berbeda-beda.

Tabrakan Kepentingan Global di Teluk Persia

Setiap negara besar memiliki cara pandang dan strategi tersendiri dalam menghadapi situasi genting di Teluk Persia. Di Amerika Serikat, misalnya, mantan Presiden Donald Trump memandang stabilitas Selat Hormuz sebagai elemen fundamental dalam arsitektur keamanan global yang telah dirancang sejak pasca-Perang Dunia II. Kepentingan Amerika adalah menjaga keseimbangan kekuatan dan memastikan kelancaran aliran energi.

Baca Juga  Airlangga Jamin Halal Dagang RI-AS

Sementara itu, di Beijing, Presiden Xi Jinping menempatkan prioritas utama pada stabilitas pasokan energi. Sebagai negara importir minyak terbesar di dunia, China memiliki kepentingan vital untuk memastikan jalur suplai energinya tetap aman dan tidak terganggu, tanpa harus terlibat langsung dalam konfrontasi militer. Fokus China adalah pada kelangsungan ekonomi nasionalnya.

Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin melihat krisis di Timur Tengah sebagai peluang strategis untuk manuver geopolitik. Keterlibatan Amerika Serikat yang intensif di kawasan ini dapat mengalihkan perhatian dan sumber daya dari area lain, sekaligus berpotensi mendorong kenaikan harga energi global yang menguntungkan bagi produsen energi seperti Rusia.

Adapun di kawasan Teluk sendiri, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud menghadapi dilema yang rumit. Ia harus menyeimbangkan upaya untuk menahan pengaruh Iran yang semakin meningkat dengan kebutuhan untuk menjaga stabilitas regional yang rapuh. Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sama-sama menjalankan strategi masing-masing dalam konflik yang terus memanas, dengan tujuan melindungi kepentingan nasional mereka.

Kewaspadaan Global Terhadap Dampak Ekonomi

Pengalaman historis dari konflik-konflik di Timur Tengah menunjukkan bahwa perang besar, dalam bentuk invasi darat skala penuh, mungkin bukan skenario yang paling mungkin terjadi secara langsung. Namun, eskalasi konflik berpotensi meluas ke wilayah-wilayah lain, seperti Lebanon, Suriah, hingga Laut Merah, menciptakan ketidakstabilan regional yang lebih luas.

Yang menjadi perhatian utama, menurut para analis, justru adalah dampak ekonomi yang bisa ditimbulkan. “Kejutan terbesar justru bisa datang dari ekonomi,” ujar seorang pengamat. Jika Selat Hormuz benar-benar mengalami gangguan serius, lonjakan harga energi global yang tajam tidak dapat dihindari. Kondisi ini akan memicu tekanan sosial yang signifikan di berbagai negara, yang berpotensi menimbulkan kerusuhan dan ketidakstabilan internal. Sejarah mencatat bahwa krisis energi seringkali menjadi katalisator bagi perubahan politik domestik yang tak terduga.

Baca Juga  Tekanan Fiskal: Kendala Utama Satu Tahun Kepemimpinan Jabar

Saat ini, dunia berada di titik krusial. Banyak negara mengamati situasi yang sama dengan penuh kewaspadaan, namun masing-masing dengan agenda dan kepentingan yang berbeda. Pesan yang disampaikan sangat jelas: “Siapa yang menguasai jalur energi, dialah yang memegang denyut dunia.” Oleh karena itu, menjaga kelancaran dan keamanan jalur-jalur energi strategis seperti Selat Hormuz menjadi imperatif global demi mencegah krisis yang lebih luas.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Kuba: AS Sengaja Lakukan Genosida
politik

Kuba: AS Sengaja Lakukan Genosida

14 Juni 2026 - 10:48
DPRD Kaltim Selidiki Pansus Pasca Temuan BPK di Beasiswa Gratispol dan Infrastruktur
politik

DPRD Kaltim Selidiki Pansus Pasca Temuan BPK di Beasiswa Gratispol dan Infrastruktur

14 Juni 2026 - 10:12
Trump Maki Netanyahu: “Kamu Gila, Aku Selamatkanmu!”
politik

Trump Maki Netanyahu: “Kamu Gila, Aku Selamatkanmu!”

14 Juni 2026 - 08:38
politik

DPRD Klaten Bahas Raperda Strategis: Narkoba dan Sampah Jadi Sorotan Pemkab

14 Juni 2026 - 07:47
politik

Restu Prabowo untuk MBG Anak Indonesia di Jeddah

14 Juni 2026 - 01:43
Kepada Presiden Prabowo, 5 Saran untuk Kurangi Perjalanan Luar Negeri dan Hemat Miliaran Rupiah
politik

Kepada Presiden Prabowo, 5 Saran untuk Kurangi Perjalanan Luar Negeri dan Hemat Miliaran Rupiah

14 Juni 2026 - 00:49
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Oz On-Ramp Shut After Dozens Wrong-Way Drivers

Oz On-Ramp Shut After Dozens Wrong-Way Drivers

14 Juni 2026 - 12:58

Tiga Jemaah Haji Blitar Wafat di Mekah

14 Juni 2026 - 12:58
Uji Coba Mobil Terbang di Jakarta: Realita atau Sekadar Mimpi Hari Ini?

Uji Coba Mobil Terbang di Jakarta: Realita atau Sekadar Mimpi Hari Ini?

14 Juni 2026 - 12:42
PLN UP3 Sukabumi: Idul Adha, Qurban, dan Kebersamaan

PLN UP3 Sukabumi: Idul Adha, Qurban, dan Kebersamaan

14 Juni 2026 - 12:32
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.