Strategi Pengamanan Jalur Wisata Subang Selatan Saat Libur Nataru
Kawasan Subang Selatan menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Untuk menghadapi lonjakan pengunjung, petugas kepolisian telah menyiapkan sejumlah strategi khusus guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalur wisata.
“Subang memiliki tiga jalur utama. Yang pertama adalah jalur utara, dari pasar hingga Jembatan Sewo. Pada periode liburan nanti, kami berencana memindahkan perayaan Tahun Baru dari lokasi tersebut ke kecamatan lain,” ujar Kepala Polisi Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudi Setiawan, Selasa 2 Desember 2025.
Jalur kedua yang dimaksud adalah jalur tengah, yaitu jalan tol yang menghubungkan perbatasan Kabupaten Purwakarta dengan Indramayu. Kapolda menyebut bahwa persiapan fokus pada area rest area, dengan pengaturan lalu lintas yang ketat untuk kendaraan yang masuk dan keluar.
Sementara itu, jalur ketiga adalah jalur selatan yang menuju kawasan pariwisata mulai dari perbatasan Gunung Tangkubanparahu hingga Kecamatan Ciater dan Jalancagak. Kepolisian Resor Subang telah mengimbau para pengelola objek pariwisata untuk menyediakan lahan parkir yang cukup agar pengunjung tidak terganggu.
“Di wilayah ini ada potensi longsor, sehingga kami telah menyiapkan beko untuk mengangkut material longsor. Kami juga siap menurunkan alat-alat yang diperlukan,” kata Rudi saat berkunjung ke jalur Ciater Subang.
Selain risiko bencana alam, jalur tersebut juga rawan kecelakaan lalu lintas karena jalannya yang curam. Oleh karena itu, Kapolda mengimbau para pengendara untuk mempersiapkan kondisi kesehatan diri dan kendaraannya dengan baik.
Di luar faktor pengemudi dan kendaraan, Rudi juga telah memerintahkan personelnya untuk melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi-lokasi rawan kecelakaan. Selama periode libur Nataru kali ini, sebanyak 500 orang personel kepolisian akan diterjunkan di wilayah Kabupaten Subang.
“Kami akan melakukan penataan jalan-jalan dan mengingatkan kembali tentang disiplin berlalu lintas. Ini harus menjadi prioritas utama ketika mengendarai kendaraan,” ujarnya. Pada kesempatan itu, Kapolda didampingi oleh Kepala Polres, Bupati Subang, dan sejumlah pejabat daerah terkait.
Persiapan Pihak Dinas Pariwisata
Sementara itu, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Subang memastikan seluruh destinasi wisata siap menyambut lonjakan pengunjung saat Nataru 2025-2026. Terutama, di 30 destinasi pariwisata unggulan yang menjadi tujuan utama wisatawan.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Disparpora Kabupaten Subang, Agus Muslim, memastikan hal ini setelah mengunjungi seluruh objek pariwisata. Dia mengaku telah berkoordinasi dengan para pengelola objek pariwisata untuk mempersiapkan strategi khusus menyambut libur Nataru kali ini.
“Destinasi di selatan sudah dikenal sebagai favorit wisatawan lokal maupun luar daerah. Oleh karena itu, kesiapan di sana menjadi prioritas utama. Kami tekankan, pariwisata harus berorientasi pada kualitas, bukan sekadar kuantitas kunjungan,” ujarnya.
Dalam kunjungannya, Disparpora Subang juga menyosialisasikan kembali regulasi dan standar layanan untuk menciptakan suasana yang tertata dan profesional. Agus berharap persiapan tersebut dapat mencapai target kunjungan wisatawan sebanyak 2,5 juta orang pada 2025.
“Target ini realistis melihat peningkatan jumlah destinasi, atraksi, dan promosi yang semakin masif. Dengan kekayaan alam dari pantai di utara hingga wisata alam dan buatan di tengah dan selatan, Subang siap menyambut dengan layanan terbaik,” ujar Agus.

















