Warga Lamongan Heboh dengan Video Pocong yang Viral
Warga Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dihebohkan oleh beredarnya video yang menampilkan sosok pocong. Video tersebut menunjukkan seseorang yang diduga merupakan pocong sedang berdiri di gang permukiman warga pada malam hari. Sosok ini berada di gang yang minim penerangan, sehingga memperkuat kesan misterius dan menakutkan.
Video tersebut menyebar secara cepat dan membuat warga ketakutan serta penasaran. Lokasi kemunculan sosok tersebut berada di perkampungan yang padat penduduk, sehingga membuat keresahan semakin meluas. Banyak warga mengira bahwa video tersebut adalah kejadian nyata yang memiliki unsur mistis.
Penyelidikan Polisi Mengungkap Fakta
Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Satintelkam Polres Lamongan melakukan penyelidikan. Mereka melakukan patroli siber, monitoring media sosial, dan investigasi untuk memastikan fakta sebenarnya di balik video yang memicu keresahan warga.
Penyelidikan dilakukan pada Sabtu (23/5/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa video tersebut direkam pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB di lingkungan Kelurahan Temenggungan. Hasilnya, Satintelkam Polres Lamongan berhasil mengidentifikasi dua remaja yang terlibat dalam pembuatan video viral tersebut.
Keduanya yakni MA yang berperan sebagai perekam sekaligus penggagas video, serta MM menjadi pemeran pocong. Kedua remaja tersebut mengaku sengaja membuat video hanya untuk bercanda dan menakut-nakuti teman tanpa menyadari dampak luas yang ditimbulkan di masyarakat.
Penggunaan Properti Sederhana
Properti yang digunakan dalam pembuatan video tersebut sangat sederhana. Hanya dua sarung putih yang dibalut menyerupai pocong. Video itu awalnya diunggah melalui fitur Story WhatsApp. Namun kemudian menyebar luas ke berbagai platform media sosial hingga memicu keresahan warga.
Satintelkam Polres Lamongan tidak hanya melakukan penyelidikan, namun juga menindaklanjuti dengan melibatkan Lurah Temenggungan, Junaedi, Bhabinkamtibmas, Kasi Pemerintahan Basuki Rahmad. “Selain kedua remaja pembuat video, orang tua pelaku serta masyarakat kita libatkan,” kata Unit II Ekonomi Satintelkam, Aipda Nanang Sumantri, Sabtu (23/5/2026).
Forum Klarifikasi dan Surat Pernyataan
Dalam forum tersebut, kedua remaja menyampaikan klarifikasi secara terbuka bahwa video penampakan pocong tersebut hanyalah rekayasa dan bukan kejadian mistis seperti yang ramai diperbincangkan masyarakat. Keduanya juga membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa yang disaksikan aparat dan perangkat desa setempat.

















