Thailand Akhiri Rekor Tak Terkalahkan Vietnam dan Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Diposting pada

Thailand memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Vietnam pada laga kedua Grup B, hasil yang sekaligus menghentikan catatan tanpa kalah tim asuhan Kim Sang-sik sejak September 2024. Kemenangan ini membuat Thailand mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan dan tetap berada di jalur teratas persaingan grup.

Sejak menit awal, Vietnam tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan berupaya menekan pertahanan Thailand. Namun, justru tim lawan yang lebih dulu memanfaatkan peluang lewat serangan cepat. Umpan silang Suphanan Bureerat dari sisi kanan sempat dipatahkan lini belakang Vietnam, tetapi bola jatuh ke Sarach Yooyen yang berdiri bebas. Dari jarak sekitar 30 meter, gelandang Thailand itu melepas tembakan keras yang meluncur deras tanpa bisa dihentikan Patrik Le Giang. Skor berubah menjadi 1-0.

Tertinggal lebih dulu, Vietnam meningkatkan tempo permainan dan terus mengalirkan bola ke area pertahanan Thailand. Di sisi lain, Thailand memilih bermain rapat, disiplin, dan menunggu kesempatan untuk menyerang balik. Vietnam sempat mengira berhasil menyamakan kedudukan melalui sontekan Nguyen Tai Loc setelah menerima umpan lambung dari Nguyen Dinh Bac, tetapi wasit menganulir gol tersebut karena Tai Loc lebih dulu berada dalam posisi offside. Sampai turun minum, keunggulan Thailand tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, tekanan Vietnam semakin besar. Tim berjuluk The Golden Stars itu kembali menebar ancaman, termasuk lewat peluang dari Nguyen Dinh Bac yang berujung sepakan bebas, meski bola masih melambung. Thailand juga tidak sepenuhnya pasif. Sarach Yooyen sempat menguji Patrik Le Giang lewat tendangan bebas jarak jauh, tetapi kiper Vietnam masih mampu menepisnya. Pada menit ke-59, Vietnam mendapat kans emas dari kombinasi Nguyen Dinh Bac dan Nguyen Hoang Duc, namun penyelesaian Hoang Duc dari ruang terbuka belum mampu menembus Saranon Anuin.

Kim Sang-sik kemudian menambah opsi serangan dengan memasukkan pemain-pemain baru untuk mencari gol penyama. Meski begitu, Vietnam tetap kesulitan menembus blok pertahanan Thailand yang tampil efisien. Ada pula momen nyaris fatal bagi Vietnam saat Patrik Le Giang gagal membersihkan bola liar di kotak penalti, tetapi sepakan Kritsada Kaman masih terlalu lemah untuk berbuah gol. Pada menit ke-80, Thailand hampir menambah keunggulan lewat skema serangan balik yang diakhiri sundulan, lagi-lagi dari situasi yang dibangun Suphanan Bureerat, tetapi Le Giang masih sigap.

Gol penutup akhirnya lahir pada masa injury time babak kedua. Thailand memanfaatkan transisi cepat untuk kembali menghukum Vietnam, dan Chaiyaphon Otton memastikan kemenangan lewat sontekan yang mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-90+4′. Dengan hasil itu, Thailand bukan hanya mengamankan tempat di final, tetapi juga memutus rentetan hasil positif Vietnam yang telah terjaga sejak 2024. Satu-satunya kartu kuning dalam laga ini diterima Kritsada Kaman pada menit ke-71.

Susunan pemain menunjukkan Thailand tampil dengan kombinasi nama-nama berpengalaman dan pemain muda, termasuk Chanathip Songkrasin, Supachai Chaided, dan Nicholas Mickelson. Di kubu Vietnam, Patrik Le Giang menjaga gawang, sementara Nguyen Dinh Bac, Nguyen Tai Loc, dan Nguyen Hoang Duc menjadi bagian dari upaya mengejar ketertinggalan yang pada akhirnya tak membuahkan hasil.

Sumber: www.bolasport.com

Tinggalkan Balasan