Tiga Jemaah Haji Kabupaten Blitar Wafat di Tanah Suci
Blitar, Jawa Timur – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dengan dilaporkannya tiga orang jemaah haji asal daerah tersebut meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi. Ketiga jemaah yang berpulang ke rahmatullah ini semuanya telah memasuki usia lanjut.
Informasi mengenai wafatnya ketiga jemaah haji ini disampaikan oleh Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar, Purnomo, pada hari Selasa, Juni 2026. Menurut penjelasannya, dua jemaah berjenis kelamin laki-laki meninggal dunia pada hari Sabtu, 30 Mei 2026. Sementara itu, satu jemaah berjenis kelamin perempuan menghembuskan napas terakhirnya pada hari Senin, 1 Juni 2026.
Purnomo menegaskan bahwa ketiga jemaah haji yang meninggal dunia tersebut semuanya adalah lansia. Penyebab utama wafatnya mereka adalah karena faktor usia senja atau “sakit sepuh”, bukan karena penyakit berat yang diderita sebelumnya. Kejadian wafatnya ketiganya berlangsung saat mereka sedang beristirahat di kamar hotel, bukan di rumah sakit.
“Ketiganya sakit sepuh, usia lanjut. Meninggal di kamar hotel, tidak di rumah sakit. Jadi, mereka setelah aktivitas pulang ke hotel istirahat, merasa tidak enak badan, tidur, tahu-tahu sudah meninggal dunia,” ujar Purnomo.
Beliau juga menambahkan bahwa ketiga jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia telah dimakamkan di Mekkah sesuai dengan syariat Islam.
Profil Jemaah yang Wafat:
- Muhadi (85 tahun), berasal dari Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi.
- Komarudin (85 tahun), berasal dari Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu.
- Multazamah (66 tahun), berasal dari Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro.
Perkembangan Ibadah dan Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Blitar
Meskipun diliputi duka, Purnomo memberikan kabar baik mengenai perkembangan ibadah jemaah haji asal Kabupaten Blitar. Ia menjelaskan bahwa seluruh rombongan jemaah haji asal Kabupaten Blitar saat ini telah berhasil melaksanakan tawaf ifadah. Tawaf ifadah merupakan salah satu rukun wajib dalam ibadah haji yang berfungsi sebagai penyempurna pelaksanaan ibadah haji.
Terkait dengan kepulangan, jemaah haji asal Kabupaten Blitar dijadwalkan akan kembali ke tanah air pada tanggal 28 hingga 29 Juni 2026. “Jemaah haji dari Kabupaten Blitar diperkirakan sampai Surabaya pada 28-29 Juni 2026,” ungkap Purnomo.
Gambaran Umum Jemaah Haji Kabupaten Blitar
Perlu diketahui, jumlah total jemaah haji asal Kabupaten Blitar tahun ini sebanyak 915 orang. Mereka tergabung dalam gelombang kedua pelaksanaan ibadah haji. Pembagian kloter jemaah haji asal Kabupaten Blitar terbagi menjadi empat kelompok:
- Kloter 106: Gabungan dengan jemaah haji dari Kota Blitar dan Kabupaten Trenggalek.
- Kloter 107: Seluruhnya merupakan Calon Jemaah Haji (CJH) dari Kabupaten Blitar.
- Kloter 108: Seluruhnya merupakan Calon Jemaah Haji (CJH) dari Kabupaten Blitar.
- Kloter 109: Gabungan dengan jemaah haji dari Kabupaten Kediri.
Pemerintah melalui Kementerian Agama terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji, termasuk dalam penanganan jenazah apabila terjadi musibah seperti yang dialami ketiga jemaah dari Blitar. Doa terbaik dipanjatkan agar almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan seluruh jemaah yang masih menjalankan ibadah haji diberikan kelancaran serta kesehatan hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.












