• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home berita

Tragedi Siswa SD: Ibu Terkejut, Mimpi Buku-Pena Pupus

Erwin by Erwin
5 Februari 2026 - 01:56
in berita
0

Tragedi Memilukan di NTT: Siswa SD Akhiri Hidup Diduga Tak Mampu Beli Buku dan Pena

Dunia pendidikan Indonesia kembali diguncang oleh peristiwa tragis yang merenggut nyawa seorang siswa sekolah dasar di Desa Naruwolo, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). YBR, seorang bocah berusia 10 tahun yang duduk di bangku kelas IV SD, diduga mengakhiri hidupnya sendiri pada Kamis, 29 Januari 2026. Motif yang paling mengerikan di balik aksi nekat ini adalah ketidakmampuannya untuk membeli buku dan pena, kebutuhan dasar seorang pelajar.

Peristiwa ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat. Nenek YBR, yang sehari-hari bekerja sebagai penjual sayur, membenarkan bahwa cucunya sempat meminta perlengkapan sekolah sebelum ditemukan tewas. Namun, permintaan tersebut menjadi permintaan terakhir yang tak akan pernah terwujud. Himpitan ekonomi membuat sang nenek tidak selalu bisa memenuhi keinginan cucunya, meskipun ia mengaku selalu berusaha semampunya.

Maria Goreti Te’a, ibu YBR yang berusia 47 tahun, tak pernah menyangka buah hatinya akan mengambil jalan pintas yang mengerikan. Sebelum tragedi terjadi, YBR sempat mengeluh pusing dan menyatakan tidak ingin berangkat sekolah. Meski didorong oleh ibunya untuk tetap bersekolah, bahkan dibantu dengan memesankan ojek, YBR ternyata tidak pernah sampai di gerbang sekolah.

Alih-alih berangkat sekolah, YBR pulang ke rumah dan menulis sepucuk surat penuh kesedihan untuk ibundanya. Dalam pesan terakhirnya, YBR meminta agar ibunya tidak bersedih dan tidak mencarinya ketika ia telah tiada.

Bocah malang ini ditemukan meninggal dunia pada Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 12.30 WITA. Ia ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon cengkeh yang terletak di depan pondok sederhana tempat ia tinggal bersama neneknya. Maria Goreti Te’a baru mengetahui kabar duka ini dari para tetangga, yang mengira anaknya masih pergi ke sekolah.

YBR adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sejak kecil, ia hidup dalam keterbatasan. Sejak usia belum genap dua tahun, ia terpaksa tinggal bersama neneknya di sebuah pondok sederhana berdinding bambu, sementara ibunya tinggal di rumah lain. Sang ayah telah merantau ke Kalimantan sejak 11-12 tahun lalu dan tidak pernah kembali. Di lingkungan sekitarnya, YBR dikenal sebagai sosok pendiam dan penurut.

Baca Juga  Ramalan Zodiak 5 Februari 2026: Pisces Impulsif, Capricorn Hadapi Perubahan

Penjelasan Polisi dan Imbauan untuk Orang Tua

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus R. Pissort, menjelaskan bahwa jasad YBR pertama kali ditemukan oleh seorang tetangga berinisial KD (59) saat hendak mengurus hewan ternak. Kejadian ini segera dilaporkan kepada pemerintah desa dan kepolisian.

Tim dari Polres Ngada segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi. Ipda Benediktus menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas nama Polres Ngada kepada keluarga korban. Ia juga mengimbau para orang tua untuk memberikan perhatian lebih kepada anak-anak mereka.

Rocky Gerung: Kebijakan Pusat Gagal Tangani Kemiskinan Ekstrem

Menanggapi tragedi ini, pengamat politik Rocky Gerung memberikan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah pusat. Menurutnya, peristiwa memilukan ini tidak bisa dilepaskan dari dampak kebijakan negara, terutama pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) dan anggaran pendidikan yang dialihkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rocky Gerung menyoroti bahwa sejak awal, banyak daerah di Indonesia, termasuk NTT, tidak memiliki kemampuan ekonomi yang memadai untuk menopang diri sendiri. Pendapatan daerah yang minim, akses terbatas terhadap sumber daya, serta ketiadaan sumber ekonomi berkelanjutan membuat daerah-daerah ini sangat bergantung pada bantuan pusat. Ketika dukungan tersebut dikurangi atau dihilangkan, konsekuensi sosial yang serius tak terhindarkan.

“Jadi semua itu ada konsekuensi dari kebijakan di pusat. Kita mau lihat itu sebagai hasil negative impression terhadap prestasi-prestasi pemerintahan ini,” ujar Rocky Gerung.

Ia berpendapat bahwa klaim keberhasilan pemerintah dalam program perumahan rakyat, Proyek Strategis Nasional (PSN), hilirisasi, atau rencana besar lainnya menjadi kehilangan makna jika akar permasalahan, yaitu kemiskinan warga negara dan ketidakmampuan rakyat untuk bertahan hidup, diabaikan.

Baca Juga  Mahasiswa Untad Palu Juara Riset Stunting, Raih Rp45 Juta dan Pengakuan Internasional

Rocky Gerung juga mengaitkan tragedi ini dengan pidato-pidato Presiden Prabowo Subianto yang berapi-api, janji-janji pemberantasan korupsi, serta narasi tentang kebesaran bangsa dan kebahagiaan hidup di negara ini. Menurutnya, semua retorika tersebut gugur di hadapan fakta-fakta pahit yang dialami oleh warga negara.

“Dan itu yang sering harus diterangkan bahwa pidato yang berapi-api, semua janji untuk mengejar koruptor, semua isu tentang kebesaran bangsa, bahwa kita hidup di negara yang paling berbahagia, iya. Akhirnya semua isu itu akan dibatalkan oleh fakta-fakta kecil tadi, dengan akibat yang besar yaitu keretakan psikologi manusia,” jelas Rocky.

Lebih lanjut, Rocky Gerung menyoroti aspek psikologis dari tragedi ini. Ia menekankan betapa menyedihkannya seorang anak berusia 10 tahun memutuskan mengakhiri hidupnya dengan meninggalkan surat sederhana yang sarat makna. Pesan permintaan maaf dan permintaan agar ibunya tidak bersedih menunjukkan pemahaman YBR terhadap kondisi psikologis ibunya, seorang perempuan yang membesarkan lima anak dengan berbagai kesulitan hidup.

“Dia memahami kondisi psikologi dari ibunya. Dia memahami jalan hidup yang sudah ditempuh oleh ibunya,” ungkap Rocky.

Rocky Gerung menegaskan bahwa tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa isu-isu besar negara bisa runtuh oleh fakta-fakta kecil yang diabaikan. Ia menyimpulkan bahwa hal ini menjadi pedoman pertama untuk mengembalikan hak rakyat menuntut keadilan.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Prabowo Angkat Bicara Soal Kritik Kunjungan Luar Negeri: Ini Penjelasannya
berita

Prabowo Angkat Bicara Soal Kritik Kunjungan Luar Negeri: Ini Penjelasannya

3 Juni 2026 - 05:23
Rusia Murka: Kapal Tanker Dicegat Prancis Picu Kemarahan Luas
berita

Rusia Murka: Kapal Tanker Dicegat Prancis Picu Kemarahan Luas

3 Juni 2026 - 04:24
Sistem Pemilu Digital: Pakar Ingatkan Potensi Risiko Jika Kembali Diusung
berita

Sistem Pemilu Digital: Pakar Ingatkan Potensi Risiko Jika Kembali Diusung

3 Juni 2026 - 02:56
Merpati Berteknologi GPS: Hebohkan Netizen dan Bongkar Rahasia Alam
berita

Merpati Berteknologi GPS: Hebohkan Netizen dan Bongkar Rahasia Alam

3 Juni 2026 - 02:26
Video Viral Aksi Heroik Warga Selamatkan Korban Kebakaran: Kisah Nyata yang Menginspirasi
berita

Video Viral Aksi Heroik Warga Selamatkan Korban Kebakaran: Kisah Nyata yang Menginspirasi

3 Juni 2026 - 00:58
DPRD Soroti Proyek Strategis Mangkrak: Ini Penyebab Utamanya
berita

DPRD Soroti Proyek Strategis Mangkrak: Ini Penyebab Utamanya

2 Juni 2026 - 21:33
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Prabowo Angkat Bicara Soal Kritik Kunjungan Luar Negeri: Ini Penjelasannya

Prabowo Angkat Bicara Soal Kritik Kunjungan Luar Negeri: Ini Penjelasannya

3 Juni 2026 - 05:23
Pulley Kustom Bikin Motor Matic Makin Gesit, Ini Faktanya

Pulley Kustom Bikin Motor Matic Makin Gesit, Ini Faktanya

3 Juni 2026 - 05:10

Rizky Ridho Jadi Kapten Timnas Indonesia: Alasan Mengejutkan Dibaliknya

3 Juni 2026 - 04:53
Rusia Murka: Kapal Tanker Dicegat Prancis Picu Kemarahan Luas

Rusia Murka: Kapal Tanker Dicegat Prancis Picu Kemarahan Luas

3 Juni 2026 - 04:24
Sindikat Judi Online Internasional Dibongkar: Jaringan Gelap yang Meresahkan

Sindikat Judi Online Internasional Dibongkar: Jaringan Gelap yang Meresahkan

3 Juni 2026 - 03:55

Pilihan Redaksi

Prabowo Angkat Bicara Soal Kritik Kunjungan Luar Negeri: Ini Penjelasannya

Prabowo Angkat Bicara Soal Kritik Kunjungan Luar Negeri: Ini Penjelasannya

3 Juni 2026 - 05:23
Pulley Kustom Bikin Motor Matic Makin Gesit, Ini Faktanya

Pulley Kustom Bikin Motor Matic Makin Gesit, Ini Faktanya

3 Juni 2026 - 05:10

Rizky Ridho Jadi Kapten Timnas Indonesia: Alasan Mengejutkan Dibaliknya

3 Juni 2026 - 04:53
Rusia Murka: Kapal Tanker Dicegat Prancis Picu Kemarahan Luas

Rusia Murka: Kapal Tanker Dicegat Prancis Picu Kemarahan Luas

3 Juni 2026 - 04:24
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.