Adhisty Zara dan Abdullah Tsaqib resmi memasuki fase baru dalam kehidupan keluarga mereka setelah kelahiran anak pertama pada 19 September 2026. Kabar bahagia itu baru diumumkan Zara lewat unggahan Instagram pada Sabtu, 26 September 2026, sekaligus memperkenalkan putra mereka yang diberi nama Benjiro Nayel Ali. Dalam video yang dibagikan, Tsaqib tampak mendampingi istrinya selama proses persalinan, menandai peran barunya sebagai ayah untuk pertama kali.
Meski kini publik lebih mengenalnya sebagai suami Zara, Tsaqib sebenarnya sudah lebih dulu meniti karier di musik. Pria kelahiran 30 Desember 2001 itu mulai bersentuhan dengan dunia musik sejak masih duduk di sekolah dasar. Sejak kecil, ia sudah membentuk beberapa grup dan tampil dari satu panggung ke panggung lain, yang kemudian menjadi pondasi awal perjalanan bermusiknya.
Di masa awal kariernya, Tsaqib sempat bergabung dengan Fantastic Four dan Evo Mars. Langkahnya kemudian berkembang saat ia membentuk grup indie rock Dorkie bersama Kevin Rinaldi. Di proyek ini, Tsaqib tidak hanya tampil sebagai vokalis, tetapi juga aktif menulis lagu. Bersama Dorkie, ia banyak menghasilkan karya berbahasa Inggris sebelum akhirnya memilih jalur solo agar bisa lebih leluasa menuangkan pengalaman pribadi.
Perjalanan sebagai solois mulai menguat ketika Tsaqib menandatangani kontrak dengan Trinity Optima Production pada Desember 2024. Tak lama setelah itu, ia memperkenalkan diri lewat single “Mau Tak Mau” yang dirilis pada 16 April 2025. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang bertahan dalam hubungan yang membuatnya terus mengalah, dan sempat ramai di TikTok hingga mendulang jutaan pendengar.
Setelah itu, Tsaqib merilis “Sudahkah Aku?” pada 2025. Lagu ini terasa lebih personal karena dipersembahkan untuk Zara dan melibatkan istrinya dalam penulisan lirik. Rilisnya bertepatan dengan ulang tahun Zara, dengan tema besar berupa kegelisahan seseorang saat menilai dirinya sendiri di dalam sebuah hubungan. Pada tahun yang sama, ia juga meluncurkan “Roda Berputar”, yang menampilkan warna pop ringan dengan lirik penuh perumpamaan.
Aktivitas bermusik Tsaqib tidak berhenti di karya solonya. Pada 2026, ia bersama Zara ikut menulis lagu “Lupakan Dia” yang dibawakan Katyana dan Widuri bersama Shakira Jasmine serta Rizky Maulana Hidayat. Menjelang kelahiran anak pertamanya, ia juga merilis “Maju Satu Satu” pada September 2026, lagu yang menggambarkan rasa cemas sekaligus keberanian saat menghadapi fase hidup baru, termasuk ketika seseorang bersiap memikul tanggung jawab sebagai kepala keluarga.
Kelahiran Benjiro Nayel Ali membuat perjalanan pribadi dan profesional Tsaqib seolah bertemu di titik baru. Setelah selama ini banyak menuangkan cerita tentang cinta, hubungan, dan keresahan hidup ke dalam lagu, kini ia menjalani pengalaman yang lebih nyata sebagai ayah, berdampingan dengan Zara dalam membesarkan putra pertama mereka.
Sumber: www.grid.id




