Penguatan Tata Kelola Akademik Universitas Bangka Belitung: Pelantikan Dosen dengan Tugas Tambahan
Universitas Bangka Belitung (UBB) secara resmi melaksanakan pelantikan dan penugasan sejumlah dosen untuk memegang jabatan dengan tugas tambahan. Langkah strategis ini merupakan bagian integral dari upaya universitas dalam memperkuat tata kelola akademik yang profesional dan adaptif. Acara yang berlangsung khidmat pada Jumat, 27 Maret 2026, menandai komitmen UBB untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi yang berorientasi pada mutu.
Dosen-dosen yang menerima amanah baru ini mencakup beberapa posisi kunci yang vital bagi kelancaran operasional akademik di berbagai fakultas. Mereka adalah:
- Dr. Aimie Sulaiman, M.A., yang dilantik sebagai Ketua Jurusan Sosial dan Politik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
- Agung Priyambada, S.Pi., M.Pi., yang ditugaskan sebagai Koordinator Program Studi S1 Perikanan Tangkap di Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan.
- Iza Guspian, S.E., M.Sc., yang kini menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Manajemen dan Bisnis.
Prosesi pelantikan ini diselenggarakan di Aula Balai Besar Peradaban Kampus Terpadu Balunijuk. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UBB, Prof. Ibrahim. Turut hadir dalam acara penting ini adalah seluruh jajaran pimpinan universitas, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan institusi. Di antaranya adalah Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Devi Valeriani; Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Umum, Henny Helmi; serta Wakil Rektor III Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerja Sama, Hamsani. Selain itu, para dekan dari berbagai fakultas, perwakilan Satuan Pengawas Internal (SPI), dan pejabat struktural di lingkungan Universitas Bangka Belitung turut menyaksikan momen ini.
Peningkatan Kinerja Institusi Melalui Penguatan Sumber Daya Manusia
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan sebuah manifestasi dari upaya UBB untuk secara proaktif memperkuat sumber daya manusia yang ada. Dengan penugasan ini, universitas berharap dapat meningkatkan kinerja institusi secara keseluruhan, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kualitas layanan akademik bagi seluruh sivitas akademika. Penguatan SDM dinilai sebagai fondasi utama dalam mencapai keunggulan akademik dan operasional.
Dalam pidato sambutannya, Rektor UBB, Prof. Ibrahim, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para dosen yang telah bersedia menerima tanggung jawab tambahan ini. Beliau menekankan bahwa kesediaan para dosen untuk mengemban amanah di tengah dinamika dan tuntutan institusi yang terus berkembang adalah sebuah bentuk komitmen yang patut dihargai.
“Penugasan ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah institusi. Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu untuk mengisi posisi yang membutuhkan penguatan, meskipun di tengah kesibukan sebagai dosen,” ujar Prof. Ibrahim, menggarisbawahi pentingnya peran dosen dalam memajukan universitas.

Prof. Ibrahim lebih lanjut menegaskan bahwa pengangkatan para dosen ini, yang dalam beberapa kasus merupakan penggantian antar waktu, menuntut kesiapan untuk segera beradaptasi dan mengambil alih tanggung jawab di tengah proses yang sedang berjalan. Beliau memahami bahwa posisi-posisi tersebut terkadang tidak selalu menjadi pilihan utama, namun lebih merupakan panggilan institusi yang harus dijawab dengan penuh dedikasi.
“Kami menyadari bahwa tanggung jawab ini bukan selalu menjadi pilihan, tetapi merupakan panggilan institusi. Oleh karena itu, kami berharap Bapak/Ibu dapat memaksimalkan peran, berkolaborasi dengan tim di fakultas, serta saling menguatkan dalam menjalankan tugas, khususnya yang berkaitan langsung dengan layanan akademik,” tegas Rektor UBB.
Komitmen Baru untuk Kemajuan Fakultas dan Program Studi
Menanggapi penugasan barunya, Dr. Aimie Sulaiman, M.A., selaku Ketua Jurusan Sosial dan Politik FISIP UBB yang baru dilantik, menyatakan bahwa amanah ini merupakan perwujudan komitmennya terhadap kepentingan institusi. Ia menekankan pentingnya kepatuhan dan kesiapan untuk melayani ketika menyangkut kepentingan lembaga, baik di tingkat fakultas maupun universitas.
“Ketika berbicara kepentingan lembaga, kita harus siap dan patuh terhadap amanah pimpinan, baik di tingkat fakultas maupun universitas. Jabatan ini sebelumnya cukup lama kosong dan dijalankan oleh pelaksana tugas, sehingga membutuhkan perhatian serius,” ungkap Dr. Aimie Sulaiman.
Meskipun menyadari kesibukan yang melekat pada tugas pokok sebagai dosen, Dr. Aimie Sulaiman menegaskan kesiapannya untuk menjalankan tanggung jawab tambahan ini sebagai bentuk kontribusi nyata bagi kemajuan UBB. Ia meyakini bahwa memberikan manfaat bagi orang lain dan institusi adalah nilai yang sangat penting.
“Sepanjang kita bisa memberikan manfaat bagi orang lain dan institusi, maka itu menjadi nilai penting. Ke depan, saya akan berupaya menjalankan tugas pokok dan fungsi ketua jurusan secara optimal, termasuk membina dan mengembangkan program studi agar semakin baik, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” jelasnya optimis.
Melalui serangkaian pelantikan dan penugasan ini, Universitas Bangka Belitung kembali menegaskan komitmennya yang tak tergoyahkan untuk terus memperkuat tata kelola akademik. Fokus utama universitas adalah menciptakan lingkungan akademik yang profesional, mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan, dan senantiasa berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi demi mencetak lulusan yang kompetitif dan berkontribusi bagi masyarakat.


















