Konten kreator Willie Salim ternyata telah memeluk Islam sejak sekitar dua tahun lalu. Keterangan itu disampaikan Ustadz Derry Sulaiman setelah prosesi khitan yang dijalani Willie memunculkan tanda tanya di publik soal keyakinan yang dianutnya. Menurut Derry, syahadat Willie bukan terjadi baru-baru ini, melainkan sudah diucapkan jauh sebelum momen khitan tersebut.
Derry menjelaskan, dirinya mengenal perjalanan Willie dalam mempelajari Islam sejak awal pertemuan mereka. Ia menegaskan bahwa pengucapan dua kalimat syahadat itu terjadi ketika keduanya mulai berinteraksi, bukan saat Willie menjalani khitan. Dalam sebuah kesempatan, Derry juga sempat menyebut hal itu saat berbincang di podcast bersama dr. Richard.
Salah satu momen penting yang disebut Derry adalah saat mereka membuat konten memasak rendang di Masjid At-Thohir, Depok, Jawa Barat. Aktivitas itu menjadi titik awal kedekatan mereka sekaligus bagian dari proses Willie mengenal ajaran Islam. Dari situ, Willie disebut terus menjalani pembelajaran agama secara bertahap.
Dukungan keluarga juga disebut ikut mengiringi proses tersebut. Derry mengatakan, ibu Willie bahkan pernah secara langsung menitipkan putranya kepadanya agar dibimbing dalam mempelajari Islam. Hal itu, menurutnya, menunjukkan bahwa perjalanan Willie tidak berlangsung sendiri, melainkan mendapat restu dari lingkungan terdekat.
Meski sudah bersyahadat, Willie belum mengumumkan status agamanya secara terbuka kepada publik. Derry menilai keputusan itu layak dihormati karena memahami Islam, menurutnya, bukan perkara sekali ucap lalu selesai. Ia menekankan bahwa seseorang tetap perlu waktu untuk belajar dan memastikan keyakinannya benar-benar mantap.
Perhatian publik terhadap Willie meningkat setelah ia menjalani khitan belum lama ini. Namun, Derry menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan penanda awal masuk Islam, sebab proses syahadat sudah terjadi sekitar dua tahun lalu. Ia juga membuka kemungkinan Willie akan menyampaikan perjalanan spiritualnya secara lebih terbuka setelah pulih, bahkan mungkin di hadapan publik dan sejumlah ulama.
Sumber: www.jawapos.com




