Prakiraan Cuaca di Sulawesi Utara Hari Ini
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Sulawesi Utara akan mengalami hujan pada waktu tertentu hari ini, Senin (3/11/2025). Suhu udara di wilayah tersebut diprediksi berkisar antara 20-30 derajat Celcius dengan kelembapan udara mencapai 64-98 persen. Wilayah yang berpotensi hujan meliputi kabupaten dan kota seperti Bolaang Mongondow, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, hingga Manado dan Bitung.
Berikut daftar wilayah di Sulawesi Utara yang diprakirakan akan mengalami hujan hari ini:
Kabupaten Bolaang Mongondow
Dumoga Barat
Dumoga Timur
Dumoga Utara
Lolak
Bolaang
Lolayan
Passi Timur
Dumoga
Dumoga Tenggara
Dumoga TengahKabupaten Minahasa
Eris
Kombi
Lembean Timur
Tompaso
Remboken
Langowan Timur
Langowan Barat
Sonder
Kawangkoan
Pineleng
Tombulu
Langowan Utara
Kawangkoan Utara
Kawangkoan Barat
Tompaso BaratKabupaten Minahasa Selatan
Modoinding
Tompaso Baru
Ranoyapo
Motoling
MaesaanKabupaten Minahasa Utara
Kema
Kauditan
Airmadidi
KalawatKabupaten Minahasa Tenggara
Pusomaen
Belang
Ratatotok
Silian Raya
Tombatu Utara
Ratahan TimurKabupaten Bolaang Mongondow Utara
Sangkub
Bintauna
Bolangitang Timur
Bolangitang Barat
Kaidipang
PinolosianKabupaten Bolaang Mongondow Timur
Tutuyan
Kotabunan
Nuangan
Modayag
Modayag Barat
MotongkadKabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Posigadan
Pinolosian
Pinolosian Tengah
Pinolosian Timur
Helumo
TominiKota Manado
Wanea
Mapanget
Paal DuaKota Bitung
MatuariKota Tomohon
Tomohon Selatan
Tomohon Tengah
Tomohon BaratKota Kotamobagu
Kotamobagu Selatan
Kotamobagu Barat
Apa Itu Prakiraan Cuaca?
Prakiraan cuaca adalah perkiraan kondisi cuaca untuk suatu wilayah tertentu, dibuat berdasarkan data dari stasiun cuaca, satelit, dan radar. Tujuannya agar masyarakat bisa memantau dan mempersiapkan diri terhadap kondisi cuaca, misalnya hujan, panas, angin kencang, atau badai. BMKG biasanya membuat prakiraan untuk 24 jam, 3 hari, 7 hari, hingga 1 bulan, mencakup informasi seperti suhu udara, kelembapan, angin, dan tekanan udara.
Proses dalam Prakiraan Cuaca
Pengamatan
Pengamatan cuaca dilakukan oleh Stasiun Meteorologi dan Klimatologi secara umum, serta oleh layanan khusus di bandara, perkebunan, pelabuhan, dan pelayaran. Pengamatan kualitas udara dilakukan oleh Stasiun Global Atmosphere Watch (GAW), sedangkan unsur medan bumi seperti percepatan tanah, magnet bumi, dan gempa bumi diamati oleh Stasiun Geofisika.
GAW adalah program internasional yang memantau kondisi atmosfer, termasuk kualitas udara, gas rumah kaca, dan radiasi. Data ini membantu BMKG dan lembaga lain memprediksi cuaca, memantau perubahan iklim, serta mencegah bencana terkait atmosfer.
Pengamatan juga dilakukan secara otomatis dengan bantuan alat-alat canggih untuk mendukung analisis dan prakiraan cuaca. Misalnya, lightning detector yang mendeteksi kejadian petir, termasuk jenis dan tipenya. Radar cuaca digunakan untuk memantau pergerakan awan, curah hujan, jenis awan, dan intensitas hujan secara real time dalam radius hingga 250 kilometer. Selain itu, terdapat ARG (Automatic Rain Gauge), alat penakar hujan otomatis untuk mengukur curah hujan dalam satuan waktu. Ada juga AWS (Automatic Weather Station) yang digunakan untuk mengukur berbagai unsur cuaca seperti suhu, angin, kelembapan, radiasi matahari, curah hujan, dan tekanan udara. Alat ini dipasang di wilayah yang tidak terjangkau stasiun pengamatan.
Pengolahan Data
Data dari stasiun dan alat otomatis kemudian dikirim ke server komputer. Data dari server lokal kemudian dikirim ke server pusat, termasuk data dari satelit cuaca. Semua data ini diatur secara sistematis agar server tetap stabil dan tidak mengalami gangguan. Selanjutnya, data tersebut diolah menggunakan komputer khusus untuk menghasilkan prakiraan cuaca harian dan mingguan. Hasil lainnya mencakup cuaca penerbangan, cuaca maritim, peringatan dini, perubahan dan prakiraan iklim, kualitas udara, hingga informasi gempa bumi dan tsunami. Semua informasi yang dihasilkan kemudian dibagikan ke masyarakat, termasuk prakiraan cuaca yang bisa diakses setiap hari.


















