No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Internasional

20.000 Pelaut Terdampar di Selat Hormuz, Bertahan di Atas Kapal

Luna by Luna
8 Mei 2026 - 18:03
in Internasional
0

Krisis Kemanusiaan di Teluk Persia

Selama beberapa minggu terakhir, sekitar 20.000 pelaut terjebak di Teluk Persia akibat penutupan Selat Hormuz yang berlangsung karena konflik antara Iran dan AS-Israel. Mereka menghadapi situasi yang sangat memprihatinkan, dengan ancaman kekurangan makanan, udara segar, serta risiko serangan drone dan ranjau laut. PBB menyebut situasi ini sebagai krisis kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pelaut Terdampar di Kapal Selama Berhari-hari

Situasi ini menimpa puluhan ribu pelaut yang tidak bisa melewati Selat Hormuz, jalur penting untuk transportasi minyak dunia. Menurut laporan PBB, sekitar 20.000 pelaut terjebak di atas kapal selama berhari-hari sejak selat tersebut ditutup oleh Iran pada awal-awal perang dengan AS-Israel. Banyak dari mereka berasal dari negara-negara miskin dan berkembang, sehingga situasi ini semakin memperparah kondisi mereka.

Selain ancaman kekurangan bahan makanan, para pelaut juga berada di jalur perang antara Iran dan AS-Israel. Drone dan ranjau laut menjadi ancaman nyata bagi mereka. Damien Chevallier, Direktur Divisi Keselamatan Maritim di Organisasi Maritim Internasional PBB (IMO), menyampaikan bahwa situasi ini adalah krisis kemanusiaan yang belum pernah dihadapi sebelumnya.

Peraturan Navigasi Baru dan Blokade Angkatan Laut

Sejak perang dimulai pada 28 Februari 2026, Iran berusaha memberlakukan aturan navigasi baru di Teluk Persia. Aturan ini memungkinkan kapal-kapal dari negara-negara yang disebut “sahabat” untuk melewati Selat Hormuz dengan imbalan biaya. Sebagai respons, pemerintahan Trump mengambil langkah untuk memberlakukan blokade angkatan laut yang menargetkan kapal-kapal yang masuk atau keluar dari pelabuhan Iran.

Menurut Chevallier, sekitar 800 hingga 1.000 kapal ingin berlayar melalui Selat Hormuz untuk keluar dari daerah tersebut. Namun, situasi ini membuat banyak kapal terjebak dan tidak bisa bergerak.

Baca Juga  Wichita Christian's Athlete of the Week: Ellie Patterson

Kasus Auroura: Situasi yang Memburuk

Salah satu contoh kasus yang mewakili situasi ini adalah kapal tanker minyak Auroura yang terdampar di Teluk Persia. Para awak kapal mengatakan kepada CNN dalam sebuah wawancara bulan lalu bahwa mereka telah terdampar di atas kapal selama berminggu-minggu setelah perang pecah. Mereka ditekan oleh pemilik kapal untuk berlayar ke Iran meskipun risikonya semakin meningkat.

Para awak kapal, yang semuanya warga negara India, menggambarkan kondisi yang memburuk di atas kapal, termasuk kekurangan makanan dan air bersih. Manoj Yadav, seorang koordinator serikat pekerja di Forward Seamen’s Union of India, mengatakan situasinya sangat buruk.

“Para awak kapal menghadapi kekurangan pasokan kebutuhan dasar,” katanya kepada CNN saat itu. “Mereka ingin pulang. Situasi di kapal ini tidak baik.”

Penelantaran dan Intimidasi

Kasus Auroura bukanlah kasus terisolasi. Federasi Pekerja Transportasi Internasional (ITF), sebuah serikat pekerja global yang mewakili pelaut di seluruh dunia, mengatakan bahwa situasi ini bukan hanya tentang repatriasi, tetapi juga penelantaran. Mohamed Arrachedi, koordinator jaringan bendera kemudahan ITF untuk dunia Arab dan Iran, menyampaikan bahwa beberapa pelaut belum dibayar selama delapan atau bahkan 11 bulan.

Arrachedi menggambarkan laporan-laporan luas tentang intimidasi dan tekanan dari para pemilik kapal. “Ada banyak kasus intimidasi. Beberapa pemilik kapal menjadi sangat marah,” katanya. “Saya memiliki kasus di mana para pelaut diancam secara verbal.”

Para awak kapal Auroura mengklaim bahwa mereka diancam akan ditahan upahnya dan diperingatkan akan “konsekuensi serius” jika mereka menolak berlayar ke Iran dan memuat minyak. Mereka berulang kali meminta untuk turun dari kapal dan dipulangkan, tetapi perusahaan menolak untuk mengatur pelepasan tugas atau pemulangan mereka.

Baca Juga  Massey: C5 Aircross conquers Singapore's potholes

Ancaman Serangan dan Kematian Pelaut

Kekhawatiran tersebut semakin menjadi kenyataan. Setidaknya 10 pelaut telah tewas dalam serangan terhadap kapal sejak perang dengan Iran dimulai, menurut IMO. Situasi ini menunjukkan betapa berbahayanya situasi yang dihadapi para pelaut di Teluk Persia. Mereka tidak hanya terjebak di atas kapal, tetapi juga menghadapi ancaman langsung terhadap keselamatan mereka.

Continue Reading
Tags: 20.000bertahanhormuzinternasionalpelautterdampar
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Kapal Tanker Dikenai Sanksi Marquise Diserang Drone Ukraina di Laut Hitam
Internasional

Kapal Tanker Dikenai Sanksi Marquise Diserang Drone Ukraina di Laut Hitam

1 Mei 2026 - 22:58
Pembatalan Perdamaian, Iran Menolak Negosiasi dan Mengungkap Haknya di Selat Hormuz, Mengkritik Blokade Trump: Kegagalan
Internasional

Pembatalan Perdamaian, Iran Menolak Negosiasi dan Mengungkap Haknya di Selat Hormuz, Mengkritik Blokade Trump: Kegagalan

30 April 2026 - 15:59
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Trump: Mereka Tak Bisa Memeras Kami
Internasional

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Trump: Mereka Tak Bisa Memeras Kami

30 April 2026 - 01:52
Trump marah, ancam hancurkan Iran, IRGC terus perang, siapkan rudal kecepatan tinggi
Internasional

Trump marah, ancam hancurkan Iran, IRGC terus perang, siapkan rudal kecepatan tinggi

28 April 2026 - 10:27
Trump Kirim Delegasi ke Pakistan, Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang di Tengah Krisis Selat Hormuz
Internasional

Trump Kirim Delegasi ke Pakistan, Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang di Tengah Krisis Selat Hormuz

27 April 2026 - 23:14
Masuk Final Keempat dari 6 Turnamen, Fajar/Fikri Incar Gelar Juara French Open 2025!
Internasional

Daftar 89 Negara yang Bisa Dikunjungi Paspor Indonesia Tanpa Visa Tahun 2026

27 April 2026 - 08:10
Please login to join discussion
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.