Tokoh-tokoh Berkekuatan Super di Semesta Stephen King: Lebih dari Sekadar “The Shine”
Serial horor adaptasi novel Stephen King, It: Welcome to Derry, baru saja mengakhiri musim pertamanya. Namun, jejak teror, trauma, dan emosi yang ditinggalkan oleh kisah ini masih membekas kuat di benak penonton. Di antara deretan karakter yang memikat, Dick Hallorann, yang diperankan oleh Chris Chalk, menonjol sebagai sosok krusial. Penggemar setia Stephen King tentu mengenali Hallorann, yang pertama kali muncul sebagai kepala koki di Overlook Hotel dalam The Shining (1980) dan pemilik kekuatan psikis yang dikenal sebagai “the shine.” Dalam It: Welcome to Derry, kemampuan ini kembali memegang peranan penting dalam melawan ancaman Pennywise.
Namun, Hallorann bukanlah satu-satunya protagonis dalam semesta King yang diberkahi—atau dikutuk—dengan kekuatan luar biasa. Ada banyak karakter lain yang memiliki kemampuan setara, bahkan ada yang kekuatannya bisa disamakan dengan bom nuklir. Berikut adalah enam protagonis adaptasi Stephen King lainnya yang tak kalah kuat dari Dick Hallorann:
1. Danny Torrance
Ketika berbicara tentang protagonis berkekuatan super dalam semesta Stephen King, Danny Torrance seringkali menjadi nama yang pertama kali muncul. Sama seperti Dick Hallorann, protagonis dalam The Shining ini telah dianugerahi kemampuan “the shine” sejak usia dini. Danny tidak hanya peka terhadap hal-hal gaib, tetapi juga mampu membaca pikiran, melihat masa depan, dan berkomunikasi jarak jauh.
Pengalamannya yang traumatis di Overlook Hotel menjadi ujian terberat baginya. Di usianya yang masih lima tahun, Danny (diperankan oleh Danny Lloyd) harus menghadapi roh-roh jahat di hotel tersebut, serta ayahnya sendiri yang kehilangan kewarasannya. Tidak mengherankan, ketika dewasa dalam Doctor Sleep (2019), Danny (diperankan oleh Ewan McGregor) bergulat dengan alkoholisme dan trauma masa lalu. Namun, justru di titik terendah inilah ia menemukan makna hidup baru dengan membantu orang-orang sekarat menemukan kedamaian terakhir mereka.
2. Abra Stone

Abra Stone, yang diperankan oleh Kyliegh Curran, pertama kali diperkenalkan dalam Doctor Sleep sebagai seorang remaja dengan kemampuan “the shine” yang luar biasa. Kekuatan energinya yang sangat besar menjadikannya target utama The True Knot, sebuah geng vampir berkekuatan psikis yang dipimpin oleh Rose the Hat (Rebecca Ferguson). Situasi ini mendorongnya untuk berkolaborasi dengan Danny Torrance demi menghentikan ancaman tersebut.
Abra memiliki serangkaian kemampuan yang memukau para penggemar Stephen King. Kemampuan proyeksi astralnya memungkinkan kesadarannya untuk melakukan perjalanan ke mana saja, sementara kekuatan psikisnya dapat menyerang musuh dari jarak jauh—sesuatu yang bahkan Danny, apalagi Hallorann, belum tentu mampu lakukan. Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit dalam film, banyak penggemar meyakini bahwa kekuatannya berasal dari Danny, yang dalam novel merupakan paman sekaligus mentor spiritualnya.
3. Carrie White

Siapa yang bisa melupakan salah satu figur sentral dalam semesta Stephen King ini? Carrie White, yang pertama kali diperankan oleh Sissy Spacek dalam film Carrie versi 1976, adalah seorang remaja yang tumbuh di bawah tekanan fanatisme agama dari ibunya yang otoriter. Menjadi korban perundungan di sekolahnya, Carrie menyimpan potensi telekinesis yang luar biasa, yang akhirnya “meledak” pada malam pesta prom yang berubah menjadi tragedi berdarah.
Hal inilah yang membuat Carrie seringkali disandingkan dengan karakter pemilik “the shine” terkuat dalam semesta Stephen King, seperti Dick Hallorann dan Danny Torrance. Perbedaannya, jika Hallorann dan Danny memiliki kontrol yang presisi, kekuatan Carrie justru liar dan tak terbendung. Bayangkan saja, ia mampu menghancurkan satu kota dan membunuh ratusan orang sekaligus tanpa ampun.
4. John Coffey

Selanjutnya adalah John Coffey, yang diperankan oleh Michael Clarke Duncan, yang kisahnya berhasil membuat penonton kagum sekaligus terharu dalam The Green Mile (1999). Bertubuh besar namun berhati lembut, John adalah seorang terpidana mati yang dijebloskan ke Green Mile atas kejahatan yang tidak pernah ia lakukan. Di balik tatapan matanya yang polos, tersimpan kekuatan spesial yang membuat Paul Edgecomb (Tom Hanks), sang sipir penjara, menyadari bahwa John bukanlah penjahat seperti yang selama ini ia bayangkan.
Coffey dianugerahi kemampuan untuk menyembuhkan penyakit mematikan, menyerap rasa sakit orang lain, bahkan mengembalikan nyawa. Namun, semua kekuatan itu tidak pernah ia gunakan untuk melawan atau membalas ketidakadilan yang menimpanya. Di antara deretan protagonis Stephen King berkekuatan super, John Coffey mungkin bukan yang paling agresif, tetapi jelas merupakan salah satu yang paling membekas dan menyayat hati.
5. Roland Deschain

The Dark Tower (2017) mungkin dianggap sebagai salah satu adaptasi film Stephen King yang paling mengecewakan, terutama jika melihat ambisi besar di balik ceritanya. Namun, sosok Roland Deschain, yang diperankan oleh Idris Elba, sebagai pusat kisah ini tetap tidak bisa diabaikan begitu saja. Deschain adalah gunslinger terakhir dari dunia pasca-apokaliptik bernama Mid-World, yang terobsesi untuk mencapai Dark Tower, poros multisemesta yang ia yakini menjadi kunci keselamatan seluruh realitas.
Dalam hal kemampuan, Roland jelas bukan manusia biasa yang sekadar mahir menembak. Refleksnya hampir supranatural, daya tahannya ekstrem, dan ia memiliki “the Touch,” kemampuan psikis yang memberinya intuisi tajam, firasat, hingga pemahaman tanpa penjelasan logis. Semua kekuatan itu berpadu mematikan dengan sepasang revolver yang ditempa dari baja Excalibur, senjata legendaris yang mampu membunuh makhluk abadi sekalipun.
6. Charlie McGee

Seperti Carrie White, kekuatan destruktif protagonis Firestarter ini menjadikannya salah satu figur paling tragis sekaligus berbahaya di semesta Stephen King. Charlie McGee, yang pertama kali diperankan oleh Drew Barrymore pada tahun 1984, adalah seorang gadis kecil yang lahir sebagai “efek samping” dari eksperimen pemerintah yang dijalani kedua orang tuanya. Sejak awal, hidup Charlie selalu dibayangi pelarian, kehilangan, dan ketakutan akan kekuatan yang ada dalam dirinya sendiri.
Kekuatan utama Charlie adalah pyrokinesis, yaitu kemampuan untuk menciptakan dan mengendalikan api hanya dengan pikirannya, yang ia sebut sebagai “the Bad Thing.” Semakin emosinya terpancing, semakin besar pula ancaman yang bisa ia lepaskan ke dunia sekitarnya. Yang membuat Charlie semakin mengerikan adalah potensi kekuatannya di masa depan. Dalam novel, para ilmuwan bahkan berspekulasi bahwa ia bisa memicu ledakan berskala nuklir atau menghancurkan planet hanya dengan kehendaknya.
Jika saja ada kemungkinan untuk mempertemukan deretan protagonis ini dalam satu film dan saling menguji kekuatan, pasti akan menjadi tontonan yang sangat seru. Jika hal itu benar-benar terjadi, menurut Anda siapa yang akan keluar sebagai yang terkuat di semesta Stephen King?




